PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

p-ISSN 2549 – 4317

e-ISSN 2686 – 083X

Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib) Ketika sudah berada diantara keragaman atau hidup dengan manusia lain dalam ranah multikultural, namun gagal memberikan yang terbaik atau bermanfaat bagi sesamanya (temannya), maka benar kata Sahabat Ali, bahwa ia layak disebut sosok paling lemah. Semestinya kesempatn hidup dalam ranah masyarakat multikultural ini, seseorang bisa belajar dan belajar atau mengedukasikan dirinya supaya menjadi sosok humanis dan progresif. Dalam tulisan yang dideskripsikan para periset atau penulis dalam jurnal ini menunjukkan seperti yang “dipesankan” oleh sahabat Ali di atas, bahwa di tengah pluralitas atau masyarakat multikultural, seseorang harus terlibat dalam proses pembelajaran, baik formal maupun non formal, yang proses ini akan berdampak dalam memberikan manfaat besar terhadap diri dan siapapun yang terlibat interaksi edukatif dengannya. Jurnal Pendidikan Multikultural ini diharapkan membuka wawasan dan kemudian mengembangkannya di masa-masa mendatang.


Journal Homepage Image

Announcements

 

Call for Papers periode Agustus 2020

 
 
Posted: 2020-05-17
 
More Announcements...

Vol 4, No 1 (2020): FEBRUARI

Table of Contents

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

Asrul Anan
PDF
1-22
Muhammad Hifdil Islam
PDF
23-44
Sauqi Futaqi
PDF
45-64
Mohammad Irmawan Jauhari
PDF
65-82
Bambang Satriya
PDF
83-94
Muzamil Muzamil
PDF
95-111
Fauzan Fauzan
PDF
112-123