PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L) DALAM AIR MINUM TERHADAP BERAT DAN PERSENTASE KARKAS BROILER

Authors

  • Rasbawati Rasbawati Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Almahdali Almahdali
  • Munir Munir

DOI:

https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v4i1.15749

Keywords:

ekstrak daun papaya, broiler, berat karkas, persentase karkas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun papaya dalam air minum terhadap berat dan persentase karkas broiler. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan ekstrak daun papaya dalam air minum masing-masing P0 (sebagai kontrol), P1 (30 ml/liter air), P2 (50 ml/liter air), P3 (70 ml/liter air). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap unit terdiri dari 5 ekor broiler sehingga total pengamatan sebanyak 60 ekor broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian ekstrak daun papaya dalam air minum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap berat karkas broiler. Berat karkas tertinggi dari semua perlakuan ditunjukkan perlakuan  P3 (penambahan ekstrak daun papaya 70 ml/liter air) yaitu sebesar 1450,53 gr. Perlakuan pemberian ekstrak daun papaya dalam air minum berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap persentasi karkas ayam broiler. Persentase karkas tertinggi dari semua perlakuan ditunjukkan perlakuan  P3 (penambahan ekstrak daun papaya 70 ml/liter air) yaitu sebesar  76,71%. Perlakuan terbaik pada penelitian ditunjukkan perlakuan ditunjukkan perlakuan P3 (70 ml ekstrak daun papaya / liter air).

Author Biography

Rasbawati Rasbawati, Universitas Muhammadiyah Parepare

Program studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan

References

Bell, D. D., Weafer, W. D. 2002. Commercial Chicken Meat and Egg Production. 5thedition. New York: Springer Science+Bussines. Inc. Spiring Street.

BSN. 2009. Mutu Karkas dan Daging Ayam. SNI 3924-2009. Jakarta

Hayse, P. L. and Merion, W. W. 1973. Eviscerated Yield Components Part and Meat Skin Bone Ration in Chicken Broiler. Poul. Sci. 52: 718 – 721.

Kamaruddin, M. dan Salim. 2006. Pengaruh Pemberian Air Perasan Daun Pepaya Pada Ayam : Respon Patofisiologik Hepar. J. Sci. Vet.: 37-43.

Kiha, A. F. 2012. Pengaruh Pemeraman Ransum Dengan Sari Daun Pepaya Terhadap Kecernaan Lemak dan Energi Metabolis Ayam Broiler. (Skripsi). Fakultas Peternakan dan Pertanian. Universitas Diponegoro. Semarang.

Murtidjo, B. A. 1987. Pedoman Beternak Ayam Broiler. Yogyakarta: Kanisius.

Qurniawan, A., Arief, I. I. dan Afnan, R. 2016. Performans produksi Ayam Pedaging pada lingkungan pemeliharaan dengan ketinggian yang berbeda di Sulawesi Selatan. J. Vet. 7(4): 622-633.

Subekti, K., Abbas, H., & Zura, K. A. 2012. Kualitas karkas (berat karkas, persentase karkas dan lemak abdomen) ayam Broiler yang diberi kombinasi CPO (Crude Palm Oil) dan vitamin C (ascorbic acid) dalam ransum sebagai anti stress. Indonesia J. of Anim Sci., 14(3):447-453. https://doi.org/10.25077/jpi.14.3. 447-453.2012.

Suprijatna, E. Atmomarsono,U., Kartasudjana, R. 2005. Ilmu dasar ternak unggas. Jakarta: Penebar Swadaya.

Suprijatna, E. 2010. Strategi Pengembangan Ayam Lokal Berbasis Sumber Daya Lokal dan Berwawasan Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Unggas Lokal ke IV. Hal. 55-79.

Wahju, J. 2004. Cara Pemberian Dan Penyusunan Ransum Unggas. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Downloads

Published

2022-06-10