Harmonisasi Kehidupan Masyarakat (kajian nilai-nilai pendidikan antara Islam, Hindu dan Kristen) di Desa Senduro,Kec.Senduro, Lumajang.

Imam Safi’i

Sari


 

ABSTRAK

 

Kata kunci: Harmonisasi, Kehidupan, Masyarakat, Nilai Pendidikan

 

Hubungan antar umat beragama yang ada di Indonesia secara menyeluruh masih belum bisa dikatakan harmonis ini bisa dilihat ketika masih ada konflik atas nama agama yang terjadi belum lama ini di Tolikara, dan Aceh. Hal ini bisa dikatakan pemahaman masyarakat yang masih belum bisa menerima sebuah perbedaan dan masih merasa paling benar sendiri, akan tetapi ada beberapa wilayah yang masyarakatnya sudah bisa saling memahami dan pengertian antar umat beragama seperti di wilayah Desa Senduro,Kecamatan Senduro, Lumajang. Melihat didaerah Senduro bahwa disini terdapat multi agama yaitu agama Islam, Hindu dan Kristen yang sebenarnya secara teori disini rawan konflik dengan adanya sebuah hubungan yang terjalin antar umat beragama dan pasti ada benih-benih yang itu menimbulkan sebuah konflik akan tetapi diDesa Senduro terlihat bisa dikatakan antar umat beragama itu saling toleransi, gotong royong dan saling membantu satu sama lainnya, seperti ada sebuah nilai-nilai tertentu yang menjadikan tali perekat antar agama.bisa itu nilai yang terkandung didalam ajaran agama masing-masing atau bisa itu nilai-nilai pendidikan yang diajarkan dan diterapkan dalam hubungan antar umat beragama dalam kehidupan sosial.

Oleh sebab itu, peneliti ini bertujuan untuk menganalisa dan menginterpretasikan tentang bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam, Hindu dan Kristen diDesa Senduro dan bagaimana proses merealisasikan keselarasan dan keseimbangan dalam kehidupan antara umat Islam, Hindu dan Kristen diDesa Senduro, serta bagaimana harmonisasi yang terjalin antara umat Islam, Hindu dan Kristen di Desa Senduro, Lumajang. Jenis penelitian ini adalah grounded theory, karena penelitian bersifat lapangan, yang mana penelitian ini referensinya terdiri dari data primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data melalui studi observasi, interview dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil kesimpulan yaitu Nilai pendidikan yang diterapkan oleh umat Islam didalam kehidupan sosial di Desa Senduro adalah nilai toleransi, moderat, tawazun, demokrasi, kerja keras, cinta tanah air, peduli sosial dan kejujuran. Dari umat Hindu nilai pendidikan yang bisa dilihat didalam kehidupan sosial adalah nilai kesetaraan, toleransi, kerjasama dan cinta damai. Sedangkan dari agama Kristen lebih menekankan Nilai cinta kasih, nilai kesabaran dan nilai tanggung jawab.

Adapun Terealisasinya keselarasan dan keseimbangan antar umat Beragama yang ada di Desa Senduro dikarenakan pertama, ada sebuah integrasi sosial yang merata tidak ada diskriminasi antar masyarakat atau antar umat beragama.

Kedua,  proses komunikasi yang baik antar masyarakat dan pemerintah yang menghasilkan sebuah keselarasan dalam kehidupan masyarakat dan mengurangi sebuah kesalahpahaman antar masyarakat.

ketiga, masyarakat antar umat beragama ketika ada sebuah masalah melakukan sikap secepatnya meredakan dan mendamaikan agar kembali stabil hubungan antar umat beragama. Keempat, masyarakat senduro mempunyai nenek moyang yang sama dan mempunyai tujuan yang sama jadi tidak membeda-bedakan antar suku, agama akan tetapi bersama-sama mencapai tujuan kehidupan yang damai dan tentram. Kelima, di Senduro juga ada akulturasi budaya Madura dan jawa serta akulturasi agama Islam dengan Hindu. Keenam, masyarakat melakukan sebuah kerjasama yang saling menguntungkan disini terjadi sebuah keselarasan dan keseimbangan.

Sedangkan harmonisasi kehidupan masyarakat yang terjalin diDesa Senduro adalah harmonisasi dibidang keagamaan, bidang sosial, bidang ekonomi dan bidang politik.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


 Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

 Bakri, Masykuri.2013. Metode Penelitian Kualitatif Tinjauan Teoritis dan Praktis. Surabaya: Lembaga Penelitian Universitas Islam Malang Kerjasama dengan Visiprees Media

 Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menegah, Jakarta: Diknas

 Depag RI. 2010. Al-Qur’an dan Terjemah Tafsir Per Kata. Bandung: CV Penerbit Sygma Publishing.

 Goesniadhie, Kusnu. 2006. Harmonisasi dalam Persepektif Perundang-undangan ( lex Spesialis Masalah. Surabaya.

 Moleong, Lexy J. 1998. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

 Miles & Huberman. 1992. Analisis Data kualitatif. Jakarta: UI Press.

 Mulyana, Rohmat. 2004. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai , Bandung: Alfabeta

 Muhaimin, dkk. 1994. Dimensi-dimensi Studi Islam. Surabaya: Karya Abditama

 Zulkarnain, 2008. Transformasi Nilai-nilai Pendidikan Islam. Bengkulu: pustaka pelajar

 Lemhanas, 1988. Pendidikan Kewiraan Untuk Mahasiswa. Jakarta: PT Gramedia bekerjasama dengan Dikti

 Risdianto,2008. Kerukunan umat beragama (studi hubungan pemeluk budha dan islam di desa jatimulyo, kec.Girimulyo, Kab.Kulon progo).

 Tribawani,Gian, Yani. 2014. Eksistensi Agama Hindu di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Tahun 1973-2012. Skripsi tidak diterbitkan. Jember: UNEJ

 Nasih & Agung. 2011. Harmoni Relasi Sosial Umat Muslim dan Hindu di Malang Raya.

 Sugiyono, 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta

 Emzir. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Raja Grafindo.

 Setiadi, Elly M dan Kolip Usman. 2011. Pengantar Sosiologi. Jakarta; Kencana.

 Sugiyono. 2010. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

 Soerjono Soekanto, 2003. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 Roqib, Muhammad. 2007. Harmoni dalam Budaya Jawa ( Dimensi Edukasi dan Keadilan Gender). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

 Wahid Abdurrahman.2006. Islamku Islam Anda Islam Kita, Jakarta, The Wahid Institute


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.