Pengaruh Pencampuran Biodiesel Minyak Dedak Padi dan Metanol dengan Katalis KOH Terhadap Propertis Bahan Bakar

Erfangga Yoga Putra

Abstract


Biodiesel merupakan bahan bakar alternative yang berasal dari sumber terbaharukan (renewable resource). Meningkatnya daya beli masyarakat akan kendaraan bermotor khususnya kendaraan bermotor diesel telah menimbulkan beberapa masalah salah satunya dalam hal ketersediaan BBM (Bahan Bakar Minyak) yang semakin menipis, peneliti berupaya memanfaatkan minyak dedak padi yang berasal dari hasil samping pengolahan beras menjadi alternatif bahan bakar. Berdasarkan hasil pengujian penambahan minyak dedak padi 10%, 20%, 30% berhasil menurunkan nilai viskositas yang tinggi dari minyak dedak padi dengan nilai 3,76577 cSt; 5,33705 cSt; dan 5,65727 cSt. Pada pengujian berat jenis hanya sampel dengan penambahan 30% minyak dedak padi yang memenuhi syarat mutu biodiesel dengan nilai 0,8517 g/ml. Pada pengujian kadar air, angka asam, dan kadar abu ketiga sampel yang diuji semua tidak memenuhi syarat mutu biodiesel.

Kata kunci: Biodiesel, Minyak Dedak Padi, Metanol, Propertis Bahan Bakar


Full Text:

PDF Remote

Refbacks

  • There are currently no refbacks.