Analisis Kerusakan Jaringan Insang Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) Setelah Terpapar Pestisida Klorpirifos

Viki Amaliyah, Hari Santoso, Ahmad Syauqi

Abstract


The use of chlorpyrifos pesticide as an agricultural pest exterminator if excessive and carried out continuously can have a large negative impact on biotic and abiotic life. Fish as one of the environmental bioindicators of pesticide contamination, because the gill organs will receive chemical effects in taking oxygen in pesticide-contaminated water ponds. The purpose of this study was to analyze the level of damage to the gill tissue of carp (Cyprinus carpio) exposed to the pesticide chlorpyrifos at various concentration levels. This research was carried out at the Punten Freshwater Cultivation Installation, Batu City, East Java. Using the experimental method with concentrations of acute toxicity treatment (LC50) namely K1 0.25 ppm, K2 0.30 ppm, K3 0.35 ppm, K4 0.40 ppm, K5 0.45 ppm. The research data were analyzed descriptively in the form of tables and graphs. The results of the preliminary acute toxicity test (LC50) were in the range of K1 0.25 ppm and K2 0.30 ppm. Furthermore, Alizarin Red staining was performed to give color to the gills. The results of acute toxicity test (LC50) Total percentage of damage at a concentration of 0.25 ppm 22.28% and a concentration of 0.30 ppm 77.54%. Damage to gill tissue exposed to the pesticide chlorpyrifos showed an acute level occurred at a concentration of 0.30ppm, where the higher the concentration, the higher the gill damage.

Keywords: Chorphyrifos Pesticide, Cyprinus carpio,  Precentage of Damage

ABSTRAK

Penggunaan pestisida klorpirifos sebagai pembasmi hama pertanian bila berlebihan dan dilakukan secara terus menerus dapat menimbulkan dampak negatif yang besar bagi kehidupan biotik dan abiotik. Ikan sebagai salah satu bioindikator lingkungan tercemar pestisida, karena organ insang akan menerima efek kimiawi dalam mengambil oksigen pada kolam perairan yang tercemar pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kerusakan jaringan insang ikan mas (Cyprinus carpio) yang terpapar pestisida klorpirifos pada berbagai level konsentrasi. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Budidaya Air Tawar Punten, Kota Batu, Jawa Timur. Menggunakan metode eksperimen dengankonsentrasi perlakuan toksisitas akut (LC50) yaitu K1 0,25 ppm, K2 0,30 ppm, K3 0,35 ppm, K4 0,40 ppm, K5 0,45 ppm. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk Tabel dan Grafik. Hasil uji pendahuluan toksisitas akut (LC50) berada pada kisaran K1 0,25 ppm dan K2 0,30 ppm. Selanjutnya dilakukan pewarnaan Alizarin Red untuk memberi warna pada insang. Hasil uji toksisitas akut (LC50) Total presentase kerusakan pada konsentrasi 0,25 ppm 22,28% dan konsentrasi 0,30 ppm 77,54%. Kerusakan jaringan insang yang terpapar pestisida klorpirifos memperlihatkan tingkat akut terjadi pada perlakuan konsentrasi 0,30ppm, dimana semakin tinggi konsentrasi akan semakin tinggi kerusakan insang.

Kata kunci : Pestisida Klorpirifos, Cyprinus carpio, Kerusakan Insang.


Full Text:

PDF 10-17

References


Soerjani, M. 1990. Kecenderungan penggunaan pestisida di Indonesia dan berbagai negara Asia serta dampaknya terhadap lingkungan. Dalam'. Perlindungan Tanaman Menuju Terwujudnya Pertanian Tangguh dan Kelestarian Lingkungan. PT Agricon-Bogor. p. 7'19-7 45.

Sunarjo, P.l. 1990. Dampak pestisida pada biota perairan. Tinjauan Hasil Penelitian Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. 14 pp.

Hermawanto, T. 2006. Uji Toksisitas Akut Insektisida Klorpirifos Terhadap Ikan Mujair (Tilapia ossambicus) dan Ikan Tawes (Puntius javanicus, Blkr). Tugas Akhir Jurusan Teknik Lingkungan. ITS. Surabaya.

Roberts, R.J. 2001. Fish Pathology. 3th ed. WB Saunders, Toronto.

Ersa, I. M. 2008. Gambaran Histopatologi Insang, Usus, dan Otot pada Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) di Daerah Ciampea Bogor. Skripsi Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor.

Devi, Y and Abha, M. 2013. Histopathological Alterations in Gill and Liver Anatomy of Fresh Water, Air Breathing Fish Channa Punctatus after Pesticide Hilban (Chlorpyrifos) Treatment. Babasaheb Bhimrao Ambedkar University (A Central University): India. Adv. Biores., Vol 4 (2) June 2013: 57-62.

US EPA (United States Environmental Protection Agency). 2002. Method for Measuring the Acute Toxicity of Effluents and Receiving Waters to Freshwater and Marine Organism. Fifth Edition. EPA-821-R-02- 012. Office of Water (43035). Washington, DC.

Hervin I. C. A., 2017. Uji Pengaruh SubLethal Insektisida Organofosfat dengan Bahan Aktif Dimetoat Terhadap Kelangsungan Hidup Ikan Mas (Cyprinus carpio). Skripsi. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan. Malang : Universitas Brawijaya.

Komisi Pestisida. 1983. Pedoman Umum Pengujian Laboratorium Toksisitas Lethal Pestisida pada Ikan untuk Keperluan Pendaftaran. Departemen Pertanian, Jakarta. 24 p.

Aminah, S, N., 1995. Evaluasi Tiga Jenis Tumbuhan Sebagai Insektisida dan Repelan Terhadap Nyamuk di Laboraturium. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Ferlianova, C. L. 2018. Uji Toksisitas Akut Insektisida Karbamat Terhadap Ikan Mas, Cyprinus carpio Linnaeus, 1758. Jurnal Iktiologi Indonesia. 18(3): 191-198.

Guedenon P, Edorh AP, Hounkpatin ASY, Alimba CG, Ogunkanmi A, Nwokejiegbe EG,Boko M. 2012. Acute toxicity of mercury (HgCl2) to African Catfish, Clarias gariepinus. Research Journal of Chemical Sciences, 2(3) : 41-45.

Ihsan, T., Edwin, T., Vitri, R. Y. 2017. Analisis LC50 Logam Pb Co dan Cr terhadap Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) pada Limbah Cair Industri Percetakan Kota Padang. Jurnal Dampak Teknik Lingkungan, 14(2), hal. 98 – 103.

Rahmi, A.R. 2017. Analisis Hispatologi Insang Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Uji Toksisitas Akut Pestisida Berbahan Aktif Sipermethrin. Skripsi. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan. Malang : Universitas Brawijaya.

Nofyan et al. 2011. Perairan. Sekolah Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Maspari Journal 43 hlm.

Fujaya, Y. 2008. Fisiologi Ikan. Rineka Cipta. Jakarta.

Saputra., H. Marta., N. Marusin, dan P. Santoso. 2013. Struktur Histologis Insang dan Kadar Hemoglobin Ikan Asang (Osteochillus hasseltii C. V.) di Danau Singkarak dan Maninjau, Sumatera Barat. Jurnal Biologi Universitas Andalas. 2 (2) : 138 – 144.

Kinasih, I., A. Supriyatna., dan R. N. Rusputa. 2013. Uji Toksisitas Ekstrak Daun Babadotan (Ageratum conyzoides Linn) Terhadap Ikan Mas (Cyprinus carpio Linn.) Sebagai Organisme Non-Target. Jurnal Kajian Islam, Sains dan Teknologi (ISTEK). 7(2) : 121-132.

Rahimah, R.A. 2021. Analisis Pestisida Klorpirifos Pada Konsentrasi Letal Ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Skripsi. Malang : Universitas Islam malang.

Suparjo, M.N. 2010. Kerusakan Jaringan Insang Ikan Nila (Oreochromis niloticus L.) Akibat Deterjen. Jurnal Saintek Perikanan. 5(2):1-7.

Tandjung S.D. 1995. Toksikologi Lingkungan. Yogyakarta, Gadjah Mada University Press.

Pantung, N., Kersting G. H., Herbert F. H., dan V. Cheevaporn. 2008. Histopatological Alterations of Hybird Walking Catfish (Clarias macrocephalus x Clarias gariepinus) in Acute and Subacute Cadmium Exposure. Environtment Asia. 1 : 22-27.




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/j.sa.v4i2.11255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tekinfo FMIPA - Gugus Penjaminan Mutu Jurusan Biologi Unisma

Indeks Google - GarudaPengunjung Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) atau J.KnownNat