Evaluasi Kualitas Air Perairan Tambak Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) dan Ikan Bandeng (Chanos chanos) di Kecamatan Duduk Sampeyan Kabupaten Gresik

elok muwafiqoh, Saimul Laili, Hamdani Dwi Prasetyo

Abstract


Pre-harvest fish mortality was often found in polyculture vannamei shrimp and milkfish in Duduksampeyan. This is thought to be caused by declining water quality. This study aims to evaluate water quality based on physico-chemical parameters and biotic index in vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) and milkfish (Chanos chanos) ponds. The study was carried out in February-March 2021 in Duduksampeyan using a purposive sampling method from 3 stations, vannamei shrimp ponds (station 1), milkfish ponds (station 2) and polyculture ponds (station 3) at 3 sampling points located at the inlet/outlet, middle and edge. Data analysis using ANOVA followed Tukey's test to compare data from the three stations. Correlation analysis, PCA and cluster to determine the relationship between environmental parameters and plankton. The physico-chemical parameter values were in accordance with SNI8037.1:2014 except for salinity, suspended solids at the three stations, brightness at station 3, dissolved solids at station 2. Station 1 found 8 classes with 17 genera, station 2 contained 8 classes with 11 genera and stations 3 there are 7 classes with 14 genera. The most common genera found at station 1 were Synechocystis, Spirulina, station 2 Synechocystis, Pandornia, Chaetoceros, station 3 Synechocystis, Pandornia, Spirulina. The diversity index value is between 1.7-3.1ind/L. Human activities such as settlements, livestock and agriculture are thought to be the cause of the decline in water quality from being eutrophic to hypereutrophic (TDI). The relationship between plankton and environmental parameters shows that at station 3 the optimum results are obtained to support the life of aquatic biota.

Keywords: Physics-Chemistry, Diversity Index, Water Quality, Plankton

ABSTRAK

Kematian ikan pra panen banyak dijumpai pada tambak budidaya polikultur udang vannamei dan ikan bandeng di Kecamatan Duduksampeyan. Hal ini diduga disebabkan oleh menurunnya kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air berdasarkan parameter fisika-kimia dan indeks biotik di tambak udang vannamei (Litopenaeus vannamei) dan ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian dilaksanakan pada Februari-Maret 2021 di Kecamatan Duduksampeyan menggunakan metode purposive sampling dari 3 stasiun yaitu tambak udang vannamei (stasiun 1), tambak ikan bandeng (stasiun 2) dan tambak polikultur (stasiun 3) di 3 titik sampling yang berada di inlet/outlet, tengah dan tepi. Analisis data menggunakan ANOVA dilanjutkan Uji Tukey untuk membandingkan data dari ketiga stasiun. Selanjutnya dianalisis korelasi, PCA dan cluster untuk mengetahui hubungan antara parameter lingkungan dengan plankton. Nilai parameter fisika-kimia telah sesuai SNI 8037.1:2014 terkecuali salinitas, padatan tersuspensi di ketiga stasiun, kecerahan pada stasiun 3 dan padatan terlarut pada stasiun 2. Stasiun 1 ditemukan 8 kelas dengan 17 genus, stasiun 2 terdapat 8 kelas dengan 11 genus dan stasiun 3 terdapat 7 kelas dengan 14 genus. Genus yang paling banyak ditemukan pada stasiun 1 yaitu Synechocystis, Spirulina, stasiun 2 Synechocystis, Pandornia, Chaetoceros, stasiun 3 Synechocystis, Pandornia, Spirulina. Nilai indeks diversitas antara 1.7-3.1ind/L. Aktivitas manusia seperti pemukiman, peternakan dan pertanian diduga menjadi penyebab menurunnya kualitas air menjadi eutrofik hingga hipereutrofik (TDI). Hubungan antara plankton dengan parameter lingkungan menunjukkan bahwa pada stasiun 3 diperoleh hasil yang optimum untuk mendukung kehidupan biota perairan.

Kata kunci : Fisika-Kimia, Indeks Keanekaragaman, Kualitas Air, Plankton


Full Text:

PDF 37-48

References


Suparjo N. M. 2008. Daya Dukung Lingkungan Perairan Tambak Desa Mororejo Kabupaten Kendal. Jurnal Saintek Perikanan. Vol. 4(1): 50-55.

Soesono, S.1983. Budidya Ikan dan Udang dalam Tambak. Jakarta: Gramedia

Latuconsina, H. 2020. Ekologi Perairan Tropis: Prinsip Dasar Pengelolaan Sumber Daya Hayati Perairan. Cetakan ke-3. UGM Press. Yogyakarta

Rahayu Pamuji A. Muntalim. 2017. Evaluasi Tingkat Kelayakan Kualitas Air dan Pencemaran pada Tambak Polikultur Berdasarkan Kepadatan Plankton di Desa Pelangwot Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan. Jurnal Grouper. Vol 8 (2): 6-14. ISSN 2086 – 8480.

Odum, E.P. 1998. Dasar-dasar Ekologi: Terjemahan dari Fundamentals of Ecology. Ahli Bahasa Samingan, T. Edisi ketiga. Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta. 697 p.

Bengen, D.G. 2000. Sinopsis Ekosistem dan Sumber Daya Alam Pesisir. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Nogor.

Zelinka, M. & Marvan, P. 1961. Zur Prazisierung der Biologischen Klassifikation des Reinheit fliessender Gewasser. Archiv fur Hydrobiologie 57. 389-407

Standar Nasional Indonesia. 2006. Produksi Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Tambak dengan Teknologi Intensif. Badan Standar nasional. SNI 01-7246-2006

Standar Nasional Indonesia. 2014. Produksi Induk Model Indoor Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Badan Standarisasi Nasional. SNI 8037.1:2014

Shirota, A. 1966. The plankton of South Viet-Nam: Freshwater and Marine plankton.

Over.Tech.Coop. Agen. Japan.

Hasan Z, Syawalludin IN, Lili W. 2013. Struktur Komunitas Plankton di Situ Cisanti Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jurnal Akuatika 4(1): 80–88.

Hidayat D. Elvyra R. Fitmawati. 2015. Keanekaragaman Plankton di Danau Simbad Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jom FMIPA. Vol.2(1).

Odum EP. 1998. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi Ketiga Diterjemahkan oleh Tjahjono Samingan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Lee, H-W., Ban, S., Ikeda, T. and Matsuishi, T. 2003. Effect of temperature on development, growth and reproduction in the marine copepod Pseudocalanus newmani at satiating food condition. Journal of Plankton Research, 25(3): 261-271

Pipit S. A. 2019. Hubungan Struktur Komunitas Fitoplankton dan Kualitas Air di Perairan Tongkas Kabupaten Probolinggo. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Surabaya

Dwi Y. W. Niken T.M.P. Enan M.A. 2014. Distribusi Spasial Fitoplankton di Perairan Pesisir Tangerang (Spatial Distribution of Phytoplankton in the Coast of Tangerang). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Vol 19(3): 156-162. ISSN 0853-4217

Viani Z. D. Retnaningdyah, C. 2018. Evaluasi Status Trofik dan Pencemaran Bahan Organik di Waduk Lahor Malang Menggunakan Bioindikator Diatom. Jurnal Biotropika. Vol. 6 No. 1.

Aprianti S. N. Sulardiono B., Nitisupardjo M. 2015. Kajian Tentang Fitoplankton Yang Berpotensi Sebagai HABs (HARMFUL ALGAL BLOOMs) di Muara Sungai Plumbon, Semarang. Management of Aquatic Resources. Vol 4(3). Hal 132-138.

Ma’arif Muhammad Chusnan. 2018. Perbandingan Keanekaragaman dan Kelimpahan Plankton pada Ekosistem Terumbu Karang Alami dengan Terumbu Buatan di Perairan Pasir Putih Situbondo. Program Studi Ilmu Kelautan. Jurusan Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Surabaya

Anggraini A, Sudarsono, Sukiya. 2016. Kelimpahan dan Tingkat Kesuburan Plankton di Perairan Sungai Bedog. Jurnal Biologi 5(6): 1–9.




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/j.sa.v4i2.11871

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tekinfo FMIPA - Gugus Penjaminan Mutu Jurusan Biologi Unisma

Indeks Google - GarudaPengunjung Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) atau J.KnownNat