Analisis Struktur Komunitas Fitoplankton pada Perairan Tambak Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Ilvi Iftitahur Rahmah, Saimul Laili, Ratna Djuniwati Lisminingsih

Abstract


Phytoplankton is microscopic organisms that has a role primary producer and  bioindicator of a waters. This study aims to analyze the differences in the phytoplankton community in ponds near and far from settlements as well as to find the condition of the waters. Stations by purposive sampling at 2 stations. The research was conducted in February 2021 in Tanggulrejo Village, Manyar District, Gresik Regency. Phytoplankton samples were analyzed using diversity index (H'), uniformity index (E), dominance index (C), and important value index (INP). The water quality parameters measured were temperature, air brightness, TDS, salinity, DO, dissolved CO2, pH, and nitrate. Statistical test analysis is t test and PCA. The results highest phytoplankton community structure in ponds near settlements, namely, Bacillariophyceae and there were 17 genera, while those far from settlements highest was Cyanophyceae and there were 11 genera. The diversity index value (H') of ponds near medium to settlements is 2.48 while ponds far from settlements is 1.8 which describes the category of phytoplankton community. The Uniformity Index (E) value ponds near settlements is 0, 242, while ponds far from settlements is 0,242 which describes the uneven distribution of phytoplankton. The value of the Dominance Index (C) which is close to the settlement is 0.274, while pond far from the settlement is 0.476, which indicates there is no dominance of a particular genus. The results of water quality parameters indicate that the condition of the shrimp pond waters is polluted because it exceeds the SNI threshold for aquaculture.

Keywords: Community Structure, Phytoplankton, Shrimp Pond

ABSTRAK

Fitoplankton merupakan salah satu oragnisme mikroskopis yang mempunyai peran sebagai produsen primer dan dapat dijadikan sebagai bioindikator suatu perairan, salah satunya tambak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan struktur komunitas fitoplankton pada tambak yang dekat dan jauh dengan pemukiman sekaligus mengevaluasi kondisi perairannya. Penentuan stasiun secara purposive sampling yaitu pengambilan sampel secara random di 2 stasiun, masing-masing stasiun tiga titik. Penelitian dilakukan pada Februari 2021 di Desa Tanggulrejo Kecematan Manyar, Kabupaten Gresik. Sampel fitoplankton dianalisis  menggunakan indeks keanekargaman (H’), indeks keseragaman (E), indeks dominasi (C), dan indeks nilai penting (INP). Parameter kualitas air yang diukur yaitu suhu, kecerahan air, TDS, salinitas, DO, CO2 terlarut, pH, dan nitrat. Analisis uji statistik yang digunakan adalah uji t dan PCA. Hasil penelitian menujukkan struktur komunitas fitoplankton tertinggi pada tambak yang dekat pemukiman yaitu, Bacillariophyceae dan ada 17 genus, sedangkan yang jauh dari pemukiman yang tertinggi adalah Cyanophyceae dan ada 11 genus. Nilai Indeks keanekaragaman (H’) tambak dekat dengan pemukiman adalah 2,48, sedangkan tambak jauh dari pemukiman adalah 1,8 yang menggambarkan komunitas fitoplankton kategori sedang. Nilai Indeks Keseragaman (E) tambak dekat pemukiman adalah 0, 242, sedangkan tambak jauh dari pemukiman adalah 0,242 yang menggambarkan tidak merata distribusi fitoplankton. Nilai Indeks Dominasi (C) yang dekat dengan pemukiman adalah 0,274, sedangkan tambak jauh dari pemukiman adalah 0,476, yang menggambarkan tidak ada dominasi genus tertentu. Hasil pengukuran parameter kualitas air  menunjukkan kondisi perairan tambak udang yang tercemar karena melebihi ambang batas SNI budidaya.

Kata kunci : Struktur Komunitas, Fitoplankton, Tambak Udang


Full Text:

PDF 49-59

References


Rachman, Arief. 2019. Struktur komunitas Fitoplankton di Area Tambang Timah Perairan Sekitar kabupaten Bangka Barat. Jurnal Teknologi Lingkungan, Vol. 20 No.2.

Zakiyyah, Isyarotuz et al. 2016. Struktur Komunitas Plankton Perairan Payau di Kecamatan Wedung Kabupaten Demak. Jurnal Bioma vol. 18 No. 1 Hal 89-96 ISSN : 1410-8801.

Paena, Mudin et al. 2020. Analisa Struktur Komunitas Fitoplankton dan Potensi Penggunaannya Sebagai Bioindikator Limbah Organik di Teluk Labuamge. Jurnal Riset Akuakultur,15(2). 129-139.

Marwazi, Muh et al. 2016. Kualitas Air Kolam Budidaya Ikan Air Tawar Balai Benih Ikan Batu Kumbung Menggunakan Bioindikator Alga untuk Pengembangan Praktikum Botani Tingkat Rendah. Jurnal Pendidikan Biologi PKIP Universitas Mataram

Nasution, Afiah et al. 2019. Analisis Hubungan Kelimpahan Fitoplankton dengan Kandungan Nitrat dan Fosfat di Perairan Morosari, Demak. Journal Of Maquares Vol 8, No.2 Hal 78-86.

Mahmud, Syaikhul et al. 2012. Struktur Komunitas Fitoplankton pada Tambak dengan Pupuk dan Tambak Tanpa Pupuk di Kelurahan Wonorejo, Surabaya, Jawa Timur.

Odum, E. P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi Ketiga : Terjemahan Samingan T., Srigandono. Fundamentals Of Ecology. Third Edition. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Latuconsina, H. 2020. Ekologi Perairan Tropis : Prinsip Dasar Pengelolaan Sumber Daya Hayati Perairan. Cetakan ke-3. UGM Press. Yogyakarta

Bengen, D.G. 2000. Sinopsis Ekosistem dan Sumber Daya Alam Pesisir. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan- Institut Pertanian Bogor.

Fachrul MF.2008. Metode Sampling Bioekologi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Vranata, S. D. 2013. Hubungan Nisbah C/N dengan Jumlah Total Bakteri pada Sedimen Tambak di Areal Balai Besar PENGEMBANGAN Budidaya Air Payau, Jepara. Journal Of Management Of Aquatic Resources Vol.2. No.3.

Alfionita, Andi Nur Afia et al. 2019. Pengaruh Eutrofikasi Terhadap Kualitas Air di Sungai Jeneberang. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol.5 No.1 : 9-23.

Gurning, Lestari Febriant Pitaloka et.al. 2020. Kelimpahan Fitoplankton Penyebab Harmful Algal Bloom di Perairan Desa Bedono, Demak. Journal of Marine Research. vol 9, No.3 pp.251-260.

Aprianti, Nyayu Sandra et al. 2015. Kajian Tetang Fitoplankton yang Berpotensi Sevagai HABs. Diponegoro Journal of Maquares Vol 4. No.3. Hal. 132-138.

Graneli, E dan J.T Turner. 2006. Ecology Of Harmful Algae. Springer Berlin Heidelberg. New York.

Tampubolon, Miduk et al.2017. Analisis Pencemaran Antropogenik dan Struktur Komunitas Diatom Planktonik sebagai Indikator Pencemaran Perairan di Selat Air Hitam. Jurnal Zona Vol 1, No. 2 ISSN: 2502-6496.

Aryawati, Riris & Hikmah Thoha. 2011. Hubungan Kandungan Klorofil-A dan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Berau Kalimantan Timur. Maspari Journal 02 89-94

Arinardi, O. H, et.al. 1997. Kisaran Kelimpahan Dan Komposisi Plankton Predominan Di perairan Kawasan Timur Indonesia. P3O-LIPI. Jakarta.

Samadan, Gamal M, dkk. 2020. Kelimpahan Plankton pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vanameii) dengan Kepadatan Berbeda di Tambak Lahan Pasir. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan vol 3 (2); 222-229.

Suryanto, Asus Maizar & Umi Herwati. 2009. Pendugaan Status Trofik dengan Pendekatan Kelimpahan Fitoplankton dan Zooplankton di Wasuk Sengguruh, Karangkates, Lahor, Wlingi Raya, dan Wonorejo Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 1 No. 1

Lestari, Rita dwi Ayu, dkk. 2020. Struktur Komunitas Mikroalga Epifit Berasosiasi Pada Padina sp. di Perairan Desa Sepempang Kabupaten Natuna. Jurnal Laut Khatulistiwa vol. 3 No.2 Hal 40-47 ISSN: 2614-6142

Heip C9.H.R., Herman P.M.J.,and Soetaert K. 1998. Indices of Diversity and Evenness Oceanis.24 (4):61-87.

Rashidy, Erwin Adhe.,dkk.2013. Komposisi dan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Pantai Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Alam dan Lingkungan , vol 4(7) ISSN 2086-4604.

Jannah, Raudhatul., Zainal A. Muchlisin. 2012. Komunitas Fitoplankton di Daerah Estuaria Krueng Aceh, Kota Banda Aceh. Jurnal Depik, 1(3):189-195 ISSN 2089-7790

Hartati, Retno..et al. 2012. Struktur Komunitas Pdaang Lamun di Perairan Pulau Kumbang, Kepulauan Karimun Jaya. Jurnal Ilmu Kelautanvol.17(4):217-223.

Arazi, Ridwan., Isnaini, Fauziyah. 2019. Struktur Komunitas dan Kelimpahan Fitoplankton serta Keterkaitannya dengan Parameter Fisika- kimia di Perairan Pesisir Banyuasin Kabupatem Banyuasin. Jurnal Penelitian Sains Vol.21 No. 1.

Widiana, Rina. 2012. Komposisi Fitoplankton yang Terdapat di Perairan Batang Plangki Kabupaten Sijunjung. Jurnal Pelangi Vol.5 No.1. (23-30).

Dimenta, Rivo Hasper et al., 2020. Kualitas Sungai Bilah Berdasarkan Biodiversitas Fitoplankton Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan 11(2), 24-33.

Novia, Rani. Adnan, Irwan Ramadhan Ritonga. 2016. Hubungan Parameter Fisik-Kimia Perairan dengan Kelimpahan Plankton di Samudera Hindia Bagian Barat Daya. Jurnal Depik 5(2).




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/j.sa.v4i2.11882

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Tekinfo FMIPA - Gugus Penjaminan Mutu Jurusan Biologi Unisma

Indeks Google - GarudaPengunjung Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) atau J.KnownNat