IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KABUPATEN/KOTA LAYAK ANAK DI KOTA MALANG DALAM PEMENUHAN HAK ANAK DAN PERLINDUNGAN ANAK

Anang Septiadi Saputra, Afifuddin Afifuddin, Suyeno Suyeno

Sari


Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan seberapa berhasil dan bagaimana peran pemberdayaan yang dilakukan oleh gapoktan terhadap petani kakao. Adapun yang melatarbelakangi penulis tertarik untuk membuat skripsi ini didasarkan pada hasil pengamatan awal penulis. Disini pemberdayaan petani oleh Gapoktan Guyub Santoso sangat penting untuk petani sehingga usaha tani dapat berkembang ke arah yang lebih baik serta dapat menopang pembangunan perekonomian naional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menggambarkan, dan serta menganalisis kondisi, bagaimana proses kegiatan pemberdayaan serta peran yang dilakukan Gapoktan Guyub Santoso dalam penguatan usaha tani terhadap petani kakao. Manfaat penelitian ini adalah dapat memberikan pengetahuan untuk penelitian selanjutnya terkait tentang fenomena pemberdayaan masyarakat di Desa Plosorejo. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan, pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan Perpanjangan Pengamatan, Meningkatkan Ketekunan, Triangulasi, Diskusi, Analisis Negatif, Membercheck yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Peran gapoktan guyub santoso dalam pemberdayaan petani kakao.(2) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam peran gapoktan dalam proses pemberdayaan yang dilakukan

 

Kata Kunci: Pemberdayaan, Petani, Peran Gapoktan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Sumber Buku

Bungin Burhan. 2007. Metode Penelitian Kualitatif (Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer). Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Hermanto & Dewa K.S Swastika. (2011). Penguatan kelompok tani: langkah awal peningkatan kesejahteraan petani. Bogor : Pusat Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Petani.

Pujiharto. (2010). Kajian Pengembangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sebagai Kelembagaan Pembangunan Pertanian Di Pedesaan. Purwokerto : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Suhaeti, Rita N dkk. 2014. Arah Kebijakan Pasca Revisi Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Bogor : Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Lexy J, Moleong. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lexy J, Moleong.2012. Metodologi Penelitian Kualitatif edisi revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sukino.(2014). Membangun Pertanian Dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

Totok Mardikanto, Poerwoko Soebiato. 2015. Pemberdayaan Masyarakat, Bandung: Alfabeta.

Wrihatnolo, R R, Dwidjowijoto ,R N.(2007). Manajemen Pemberdayaan. Jakarta: Elek Media Komputindo.

Zakaria, Abbas Wan. 2008. Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Kunci Kesejahteraan Petani. Bandar Lampung : Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Miles, Huberman&Saldana,J. 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Pres.

Sumber Undang Undang

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 82 Tahun 2013 tentang pedoman pembinaan kelompok tani.

Permentan No 273/KPTS/OT.160/4/2007, pada tanggal 13 april 2007 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Petani

Permentan Nomor 273/Kpts/OT.160/4/2007 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Petani Gapoktan

Undang Undang No. 16 Tahun 2006 tentang Revitalisasi Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (RPPK)


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.