MENGGALAKKAN DEKONSTRUKSI TERHADAP BIBIT-BIBIT TERORISME DI INDONESIA

Fanny Tanuwijaya, Sunardi Sunardi

Abstract


ABSTRACT

Terrorism is one of extraordinary crimes. The extraordinary of this crime is not only because it can cause serious impacts on the community life in general, but it also because of its ability to establish regeneration. This terrorist organization is quite successful in recruiting new members. This effectively encourages the willingness and the commitment of their members in conducting serious crimes in relation to terrorists conducts. In this circumstance, it is quite reasonable that all parties are encouraged to respond critically by deconstructing those terrorists’ regenerations. 

Keywords: Terrorism, Regeneration, Deconstruction, Society, Nation 

ABSTRAK

Teroris merupakan salah satu jenis kejahatan isimewa (extraordinary crime). Keistimewaan kejahatan ini bukan semata disebabkan dampaknya yang serius terhadap kehidupan bermasyarakat dan berbangsa, tetapi juga dari sepek kemampuannya dalam membangun regenerasi. Organisasi teroris ini tergolong sukses dalam melakukan pembimbitan kader, sehingga untuk menjalankan modus operandi yang tergolong mengerikan, ada saja kader yang mau melaksanakannya. Berdasarkan kondisi ini, logis jika semua pihak dituntut melakukan dekonstruksi terhadap kaderisasi teroris.

Kata Kunci: Terorisme, Kaderisasi,  Dekonstruksi, Masyarakat, Negara.


Full Text:

Artikel

References


Buku-buku

A.M. Hendroprioyono, (2009), Terorisme: Fundamentalis Kristen, Yahudi dan Islam, Jakarta: Kompas.

Bambang Abimanyu. (2005), Teror Bom di Indonesia, Jakarta: Grafindo.

Harvey W. Kushner, 2003, Encyclopedia of Terrorism, London: Sage Publication.

Indriyanto Seno Adji, 2001, Terorisme dan HAM dalam Terorisme: Tragedi Umat Manusia. Jakarta: O.C. Kaligis & Associates.

Makalah

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Strategi Menghadapi Paham Radikalisme Terorisme-ISIS, http://belmawa.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/12/Strategi-Menghadapi-Paham-Radikalisme-Terorisme.pdf, akses 25 Juni 2017.

Denny JA, "Al-Qaidah di Indonesia?" dalam Kompas, Jakarta: Edisi Kamis, 26 September 2002, akses 15 Juni 2017.

Sulaiman Qhadi, Membaca Pola Pembelajaran yang dilakukan Terorisme, dalam “Membaca Serangan Terorismr Lokal Hingga Global”, Surabaya, 12 Septmber 2015.

Internet

___, ___, http://mediaindonesia.com/news/read/77259/satu-korban-bom-gereja-oikumene-meninggal/2016-11-14, diakses pada tanggal 30 Nopember 2017.

___, ___, http://www.koran-jakarta.com/bom-molotov-di-gereja-oikumene-/, diakses pada tanggal 30 Nopember 2017.

Ahmad Halili, Politik Publikasi Global Terorisme, dalam “Membaca Serangan Terorisme Lokal Hingga Global”, Surabaya, 12 September 2015.

Amelia, Mei, https://news.detik.com/berita/d-3344117/kronologi-ledakan-bom-molotov-di-depan-gereja-oikumene-samarinda, diakses pada tanggal 30 Nopember 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/yur.v1i1.738

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Fanny Tanuwijaya, Sunardi Sunardi



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Yurispruden Visitor