MEMBANGUN NEGARA HUKUM YANG KUAT MELALUI PENYELENGGARAAN SISTEM PERADILAN PIDANA BERBASIS KONSTITUSIONALITAS

Fanny Tanuwijaya

Abstract


Negara ini (Indonesia) terus berupaya membangun dirinya supaya menjadi negara hukum yang kuat. Ada banyak dan beragam hambatan yang ditemui oleh setiap aparat penegak hukum dalam upaya membangun negara ini. Tidak sedikit aparat penegak hukum yang gagal menunjukkan dirinya sebagai aparat yang punya komitmen dalam salah satu cita dari “Nawa Cita” Presiden Joko Widodo itu. Penyelenggaraan sistem peradilan pidana merupakan bagian dari sistem hukum Indonesia  yang seringkali diposisikan belum berhasil mewujudkan cita-cita itu akibat  para penyelenggaranya yang belum menjalankan prinsip konstitusionalitas dalam kinerjanya.

Kata Kunci: negara hukum, penyelenggaraan, sistem peradilan pidana, konstitusi


Full Text:

Artikel

References


Abdul Aziz Hakim, 2011, Negara Hukum Dan Demokrasi Di Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bertrand Russel, 2002, Sejarah Filssafat Barat, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Erica Harper, 2009, International law and standard applicable in natural disaster situation, Jakarta: Gramedia.

Gwendolen M. Carter dan John Herz, 1982, Peranan Pemerintah dalam Masyarakat Masa Kini, dalam Miriam Budiardjo, Masalah Kenegaraan, Jakarta: Gramedia.

Haryo Saksono, 2018, Membangun Negeri Untuk Rakyat, Jakarta: Gerbang Ilmu.

Jimly Asshiddiqie, 2005, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Edisi Revisi,Jakarta: Konstitusi Press.

Jimly Asshidiqie, 2008, Menuju Negara Hukum Yang Demokratis, Jakarta: Sekretariat Jendera dan Kepaniteraan Mahkamah Konstiusi.

Suhardiman, 2016, “Eksaminasi Membangun Era Baru Bernegara”, Lembaga Kajian Strategis Indonesia (LKSI), Surabaya, 16 Mei 2016.

Universal Declaration of Human Right




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/yur.v1i2.959

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Fanny Tanuwijaya



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Yurispruden Visitor