Menjaga kepastian dan perlindungan kepemilikan tanah masyarakat

Authors

  • Rohmat Junarto Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Yogyakarta, Indonesia
  • Mujiati Mujiati Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Yogyakarta, Indonesia
  • Agelliyah Juliyani Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.19304

Keywords:

batas bidang tanah, pengabdian masyarakat, pertanahan

Abstract

Pengelolaan lahan (aset tanah) secara fisik, administratif dan yuridis mampu memberikan kemanfaatan bagi pemiliknya secara ekonomi dan sosial. Sebaliknya, penelantaran aset tanah menghambat tujuan program pembangunan, kedaulatan pangan, ketahanan ekonomi serta terganggunya harmoni sosial. Makalah ini bertujuan untuk menyajikan temuan studi tentang pentingnya kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema sosialisasi dan supervisi gerakan pemasangan patok batas bidang tanah di Dusun Kemesu dan Gegerbajing, Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulonprogo. Gerakan tersebut menjadi salah satu upaya bersama untuk mencegah penelantaran aset tanah masyarakat. Kami menggunakan metode participatory action research dengan beberapa forum seperti: focus group discussion dan wawancara. Kemudian, kami menuliskannya kembali secara deskriptif berdasarkan data-data yang telah terkumpul pada saat kegiatan pengabdian berlangsung agar jelas dan runtut. Temuan studi menunjukkan bahwa sosialisasi dan supervisi gerakan pemasangan patok batas bidang tanah mampu menggerakkan masyarakat untuk sadar dan tertib di bidang pertanahan. Penelantaran tanah pun terhindarkan karena terdapat pengelolaan aset tanah dalam bentuk pemasangan batas bidang tanah secara permanen, mengadministrasikan nama pemilik tanah atau kuasanya yang terkini serta membuat berita acara kesepakatan pemasangan tanda batas tanah. Pada akhirnya, kesiapan masyarakat dalam mengelola kepemilikan atas aset tanah mampu mempermudah terselenggaranya pendaftaran tanah sistematis lengkap.

References

Arief, A. (2018). Pelaksanaan asas kontradiktur delimitasi dalam proses pendaftaran tanah sistematis lengkap. Jurisprudentie : Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah Dan Hukum, 5(1). https://doi.org/10.24252/jurisprudentie.v5i2.5812

Asy’ari, M. (2022). Politik perampasan tanah global di Indonesia. Journal of International and Local Studies, 6(1). https://journal.unibos.ac.id/jils/article/view/1411/923

Avivah, L. N., Sutaryono, S., & Andari, D. W. T. A. (2022). Pentingnya pendaftaran tanah untuk pertama kali dalam rangka perlindungan hukum kepemilikan sertifikat tanah. Tunas Agraria, 5(3). https://doi.org/10.31292/jta.v5i3.186

Bastomi, M., & Naufal, A. (2021). Konservasi Lingkungan Menggunakan Gerakan Penghijauan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 2(1). https://doi.org/10.33474/jp2m.v2i1.10452

C. M. Sapioper, H., Ilham, I., Kadir, A., Yumame, J., Sriyono, S., Muttaqin, M. Z., Idris, U., & Patmasari, E. (2022). Emas Merah Paniai : Kebijakan Pengembangan Ekonomi Rakyat Berbasis Potensi Lokal. Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 10(2). https://doi.org/10.31289/publika.v10i2.7860

Duijs, S. E., Baur, V. E., & Abma, T. A. (2021). Why action needs compassion: Creating space for experiences of powerlessness and suffering in participatory action research. Action Research, 19(3). https://doi.org/10.1177/1476750319844577

Fikri, D., Safitri Rumain, I. A., Wulandari, W., Selaswati, S., Tasari, A. E., Renhoat, A. A., Masrani, M., Ainur Roat, M. Z., Hartono, H., Hamseh, A., & Saiful Mila, M. A. (2020). Penguatan Partisipasi Masyarakat Melalui Pembangunan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(2). https://doi.org/10.33474/jp2m.v1i2.6558

Gunanegara, G. (2022). Kebijakan negara pada pengaturan hak atas tanah pasca Undang-Undang Cipta Kerja. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 6(2). https://doi.org/10.24246/jrh.2022.v6.i2.p161-184

Irawan, Y., & Junarto, R. (2022). Persepsi dan Minat Masyarakat Pesisir Terhadap Sertipikat Tanah. Widya Bhumi, 2(2), 104–122. https://doi.org/https://doi.org/10.31292/wb.v2i2.44

Iswantoro, S. R. E. (2019). Pelaksanaan Asas Kontradiktur Delimitasi Dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Di Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018, 8(2). https://doi.org/10.14421/sh.v8i2.2132

Junarto, R., & Suhattanto, M. A. (2022). Kolaborasi Menyelesaikan Ketidaktuntasan Program Strategis Nasional (PTSL-K4) di Masyarakat Melalui Praktik Kerja Lapang (PKL). Widya Bhumi, 2(1), 21–38. https://doi.org/https://doi.org/10.31292/wb.v2i1.24

Kurniawan, R. (2020). Implementasi Kebijakan Keamanan Aset Tanah Milik Pemerintah Kota Semarang Berdasarkan PP No 27 Tahun 2014. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(5). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v5i5.1103

Kus, K., & Khisni, A. (2017). Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Hak Atas Tanah Dalam Kasus Tumpang Tindih Kepemilikan Atas Sebidang Tanah Di Badan Pertanahan Nasional/ATR Kabupaten Kudus. Jurnal Akta, 4(1). https://doi.org/10.30659/akta.v4i1.1596

Sapardiyono, S., & Pinuji, S. (2022). Konsistensi Perlindungan Hukum Kepemilikan dan Hak Atas Tanah melalui Sertipikat Tanah Elektronik. Widya Bhumi, 2(1), 54–64. https://doi.org/https://doi.org/10.31292/wb.v2i1.19

Sari, F., Widowaty, Y., & Suryono, L. J. (2021). Penegakan Hukum Pemalsuan Surat Disebabkan Penyerobotan Hak Atas Tanah. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 1(3). https://doi.org/10.18196/ijclc.v1i3.11262

Suhattanto, M. A., Sarjita, S., Sukayadi, S., & Mujiburohman, D. A. (2021). Kualitas Data Pertanahan Menuju Pelayanan Sertifikat Tanah Elektronik. Widya Bhumi, 1(2), 87–100. https://doi.org/https://doi.org/10.31292/wb.v1i2.11

Supadno, & Junarto, R. (2022). Mengatasi permasalahan pertanahan dengan gotong royong dan mengangkat ekonomi kerakyatan dengan sertipikasi tanah. Tunas Agraria, 5(3), 268–285. https://doi.org/https://doi.org/10.31292/jta.v5i3.193

Suprapto, N., Sunarti, T., Suliyanah, Wulandari, D., Hidayaatullaah, H. N., Adam, A. S., & Mubarok, H. (2020). A systematic review of photovoice as participatory action research strategies. International Journal of Evaluation and Research in Education, 9(3). https://doi.org/10.11591/ijere.v9i3.20581

Suzuki, K. (2018). Participants-centered design of annual meeting: From the perspectives of instructional systems. In Yakugaku Zasshi, 138(4). https://doi.org/10.1248/yakushi.17-00196-4

Wongkar, B. W. (2021). Penyelesaian Hukum Penyerobotan Tanah Warisan Menurut Legitime Portie Dalam Hukum Waris Perdata. Lex Administratum, 9(1). https://doi.org/10.572349/civilia.v2i1.173

Wulansari, H., Junarto, R., & Mujiburohman, D. A. (2021). Mewujudkan Sistem Pendaftaran Tanah Publikasi Positif. Riau Law Journal, 5(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30652/rlj.v5i1.7875

Downloads

Published

2023-05-28

How to Cite

Junarto, R., Mujiati, M., & Juliyani, A. (2023). Menjaga kepastian dan perlindungan kepemilikan tanah masyarakat. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(1), 18–28. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.19304