Inovasi pembuatan nugget lele sebagai upaya peningkatan asupan protein balita di wilayah rawan stunting

Authors

  • Mohammad Imamin Naim Universitas Islam Malang
  • Diky Wahyu Afandi Universitas Islam Malang
  • Berliana Regita Cahyani Universitas Islam Malang
  • Parawansa Galuh Kusumawardani Universitas Islam Malang
  • Hafiz Maulana R Universitas Islam Malang
  • Ridhayati Sy Pahlawan Universitas Islam Malang
  • Naila Saidatun Nur Aida Universitas Islam Malang
  • Ayu Soraya Universitas Islam Malang
  • Putri Hafida Amalia Universitas Islam Malang
  • Muhammad Salahudin Al Ayyubi Universitas Islam Malang
  • Farel Vias Septian Universitas Islam Malang

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.22447

Keywords:

ikan lele, pangan lokal, gizi balita, stunting

Abstract

Permasalahan stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang sebenarnya memiliki potensi sumber daya pangan lokal yang melimpah. Salah satu sumber protein hewani yang mudah diakses oleh masyarakat adalah ikan lele, namun pemanfaatannya sebagai pangan bergizi sering kali belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah ikan lele menjadi produk pangan bergizi yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi balita. Metode yang digunakan meliputi pendekatan edukatif partisipatif melalui penyampaian materi mengenai gizi seimbang dan stunting, demonstrasi pembuatan nugget lele, serta praktik langsung oleh peserta. Kegiatan melibatkan 20 ibu rumah tangga yang memiliki balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya protein hewani dalam mendukung pertumbuhan anak, serta peningkatan keterampilan teknis dalam pengolahan nugget lele berbasis rumah tangga. Mayoritas peserta mampu menghasilkan nugget dengan kualitas yang dapat diterima dan menunjukkan motivasi untuk menerapkan keterampilan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Selain aspek kesehatan, kegiatan ini juga membuka peluang diversifikasi pangan dan potensi pengembangan usaha rumah tangga berbasis bahan pangan lokal. Meskipun demikian, dampak terhadap status gizi balita memerlukan pemantauan jangka panjang. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran keluarga dalam pengelolaan pangan bergizi berbasis sumber daya lokal sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif masalah gizi di tingkat masyarakat.

References

Aisyah, I. S., Hidayanti, L., & Ghaffar, M. (2024). Pelatihan pengolahan nugget ikan lele untuk mencegah stunting pada balita. Jurnal Abmas Negeri (JAGRI), 5(1), 115–124. https://doi.org/10.36590/jagri.v5i1.905

Aspatria, U. (2020). Pengaruh intervensi makanan tambahan padat energi dan protein berbasis pangan lokal terhadap perbaikan status gizi balita. Media Kesehatan Masyarakat, 2(1), 26–32. https://doi.org/10.35508/mkm.v2i1.2027

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. (2015). Statistik perkebunan Indonesia 2014-2016. Direktorat Jenderal Perkebunan.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementerian Kesehatan RI.

Kusumasari, R., Kristiningrum, W., & Afriyani, L. D. (2020). Efektivitas pelatihan pembuatan PMT menu lokal terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan PMT pada balita dengan gizi kurang di Desa Leyangan. Journal of Holistics and Health Sciences, 2(2), 22–36. https://doi.org/10.35473/jhhs.v2i2.50

Munawaroh, H., Nada, N. K., Hasjiandito, A., Imam, V., Faisal, A., Anjarsari, I., & Fauziddin, M. (2022). Peranan orang tua dalam pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia 4-5 tahun. Sentra Cendekia, 3(2), 47–60. https://doi.org/10.31331/sencenivet.v3i2.2149

Prastia, T. N., Listyandini, R., Nuryana, H., Setiadi, M. A., & Sintani, R. D. (2023). Pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan balita stunting di Desa Ciaruteun Udik. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(5), 736–742. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i5.4286

Pujiastuti, V. I., & Febrianib, D. H. (2022). Pelatihan olahan lele sebagai alternatif pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai optimalisasi gizi penanganan balita stunting bagi kader Posyandu Anggrek Bulan 1 Tiyasan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 43–51. https://doi.org/10.30999/jpkm.v12i1.2034

Ridhowati, S., Rachmawati, S. H., Lestari, S., Pitayati, P. A., Herpandi, Widiastuti, I., Supriadi, A., & Nugroho, G. D. (2022). Pemberdayaan warga Desa Pulau Semambu melalui diversifikasi produk olahan ikan. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 319–327. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.8.3.320-328

Ridwan, I., & Wahyudi, D. (2020). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pengolahan ikan lele dan diversifikasi produk di UMKM Mutiara Timur. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 3(2), 86–96. https://doi.org/10.31850/jdm.v3i2.441

Solehudin, Herliana, I., Koto, Y., Lestari, N. E., & Lannasari. (2024). Nutrisi seimbang dan pengolahan pangan lokal untuk anak. FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 2(3), 1–8. https://doi.org/10.62383/fundamentum.v2i3.264

Widiati, S., & Azkia, L. I. (2023). Strategi pengembangan usaha dan peran sertifikasi halal produk pangan lokal umkm dalam menunjang ketahanan pangan tingkat rumah tangga. Sebatik, 27(1), 398–406. https://doi.org/10.46984/sebatik.v27i1.2275

Downloads

Published

2026-02-07

How to Cite

Naim, M. I., Afandi, D. W., Cahyani, B. R., Kusumawardani, P. G., Maulana R, H., Pahlawan, R. S., Aida, N. S. N., Soraya, A., Amalia, P. H., Ayyubi, M. S. A., & Septian, F. V. (2026). Inovasi pembuatan nugget lele sebagai upaya peningkatan asupan protein balita di wilayah rawan stunting. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(2), 458–465. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.22447

Issue

Section

Articles