Integrasi nilai-nilai kearifan lokal melalui pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan dekadensi moral
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i4.24117Keywords:
kearifan lokal, pendidikan karakter, dekadensi moralAbstract
Fenomena menurunnya kepedulian sosial, melemahnya semangat kolaborasi, serta meningkatnya pengaruh negatif media digital yang tidak sejalan dengan norma budaya lokal menjadi tantangan serius di Desa Malapari. Permasalahan ini terutama disebabkan belum terintegrasinya nilai-nilai kearifan lokal ke dalam sistem pendidikan formal maupun nonformal. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan kearifan lokal dalam pendidikan karakter guna meningkatkan kapasitas guru, tokoh adat, dan pemuda sekaligus memperkuat ekosistem gotong royong sebagai strategi preventif terhadap dekadensi moral generasi muda. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas guru, tokoh adat, perangkat desa, pemuda, dan orang tua. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi partisipatif untuk menilai keterlibatan dan perubahan perilaku sosial peserta dalam konteks pembelajaran berbasis budaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa integrasi nilai kearifan lokal mampu meningkatkan pemahaman guru hingga 27%, memperkuat kesadaran kolektif masyarakat, serta mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam menghasilkan konten digital kreatif berbasis budaya. Kebaruan dari program ini terletak pada pola kolaborasi lintas elemen masyarakat yang berhasil menghadirkan model implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal secara aplikatif dan berpotensi direplikasi di wilayah lain. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis atas lemahnya internalisasi nilai budaya pada remaja, tetapi juga menawarkan kontribusi ilmiah yang relevan dalam penguatan pendidikan karakter di tengah tantangan globalisasi dan arus media digital.
References
Affandy, S. (2017). Penanaman nilai-nilai kearifan lokal dalam meningkatkan perilaku keberagamaan peserta didik. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 2(2), 201–225. https://doi.org/10.15575/ath.v2i2.3391
Afif, M. (2021). Peran pendidik dakam mengatasi dekadensi moral di SMP AN-Nur. Al-Allam Jurnal Pendidikan, 2(1), 27–39. https://doi.org/10.35127/jurnalpendidikan.v2i1.4725
Cahyo, E. D. (2017). Pendidikan karakter guna menanggulangi dekadensi moral yang terjadi pada siswa sekolah dasar. EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 9(1), 16–26. https://doi.org/10.17509/eh.v9i1.6150
Casika, A., Lidia, A., & Asbari, M. (2023). Pendidikan karakter dan dekadensi moral kaum milenial. Literaksi: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(1), 13–19. https://doi.org/10.70508/literaksi.v1i01.3
Hidayat. (2024). UPTD PPA Provinsi Jambi catatan ada 139 kasus kekerasan anak dan perempuan sepanjang 2024. Jambian.Id. https://jambi.pikiran-rakyat.com/jambi-raya/pr-3468722688/uptd-ppa-provinsi-jambi-catatan-ada-139-kasus-kekerasan-anak-dan-perempuan-sepanjang-2024?page=all
Jannah, M. (2021). Upaya masyarakat dalam mengatasi dekadensi moral remaja di Gampong Beunot, Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Tadabbur Jurnal Peradaban Islam, 3(2), 347–357. https://doi.org/10.22373/tadabbur.v3i2.212
Listari, L. (2021). Dekadensi moral remaja (Upaya pembinaan moral oleh keluarga dan sekolah). Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 12(1), 7–12. https://doi.org/10.26418/j-psh.v12i1.46320
Sanjaya, Y. A., Safitri, D., & Sujarwo. (2024). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pengembangan pendidikan karakter di era 4.0. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 3007–3013. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/331
Wijayanti, S., & Abdurrahman, Z. (2025). Analisis faktor dekadensi moral generasi Z dan solusinya dalam konseling Islam. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 8(1), 56–70. https://doi.org/10.24014/ittizaan.v8i1.36688
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eva Iryani, Mohamad Muspawi, Agung Yusup, Rohiq, Warisuddin Soleh, Tuti Hardianti Hasibuan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
