Peningkatan ekonomi dan gizi melalui pemberdayaan perempuan dan komunitas dalam produksi tempe sehat

Authors

  • Maria Magdalena Wahyuni Inderawati Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Diana Lestari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Stefani Prima Dias Kristiana Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Anastasia Tatik Hartanti Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Ronald Sukwadi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Riana Magdalena Silitonga Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i4.24131

Keywords:

kompetensi, menulis, inovasi, best practice

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berangkat dari rendahnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tempe, meskipun tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang kaya gizi dan bernilai ekonomi. Sejak 2023, Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) serta Pusat Penelitian & Pengembangan Tempe (P3T) Unika Atma Jaya bekerja sama dengan Kampung Tempe Ciomas untuk mendorong inovasi pengolahan tempe. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) Ranting Pangkalan Jati dalam memproduksi tempe sehat sekaligus memperluas pengenalan Kampung Tempe Ciomas agar penjualan produknya meningkat. Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dengan mitra. Workshop interaktif menjadi metode utama, di mana peserta dilibatkan langsung dalam praktik pembuatan tempe, didukung demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, meliputi mikroba fermentasi, manfaat gizi, hingga sejarah tempe. Analisis deskriptif memperkuat bahwa kegiatan ini efektif dalam menambah wawasan. Luaran program mencakup laporan, dokumentasi video yang dipublikasikan di Instagram Kampung Tempe Ciomas, serta artikel jurnal untuk mendukung keberlanjutan. Dokumentasi ini sekaligus berfungsi sebagai sarana promosi dan edukasi masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif terhadap peningkatan gizi keluarga dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

References

Amanda, P. (2025). Proses pelaksanaan pembelajaran dalam perspektif andragogi pada pelatihan tata busana di PPKPI Jakarta. Penmasindo: Jurnal Kajian Praxis Pendidikan Masyarakat Indonesia, 1(1), 15–19. https://doi.org/10.21009.penmasindo.011.03

Amauchi, J. F. F., Gauthier, M., Ghezeljeh, A. L., Giatti, L. L., Keats, K., Sholanke, D., & Gutberlet, J. (2022). The power of community-based participatory research: Ethical and effective ways of researching. Community Development, 53(1), 3–20. https://doi.org/10.1080/15575330.2021.1936102

Aryanta, I. W. R. (2023). Kandungan gizi dan manfaat tempe bagi kesehatan. Widya Kesehatan, 5(2), 25–32. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v5i2.4828

Azzahra, D. A., Rahmasari, D., Nareswari, H. A., Weka, M. A. N., Fellithia, R., & Arini, L. D. D. (2025). Potensi pangan fermentasi tempe dalam mengatasi kejadian malnutrisi. Student Scientific Creativity Journal, 3(2), 78–83. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v3i2.5511

Barus, T., & Hutagalung, R. A. (2024). Pelatihan pembuatan tempe yang higienis untuk penyediaan pangan sehat masyarakat Kampung Cibelut Cisauk-Tangerang. Abdimas Galuh, 6(2), 1123–1135. https://doi.org/10.25157/ag.v6i2.14303

Bukhari, M. R. (2022). Pelatihan fermentasi tempe. BARAKTI: Journal of Community Service, 1(1), 10–14. https://ejournal.sangadjimediapublishing.id/index.php/barakati/article/view/25

Canti, M., Hartanti, A. T., & Puspitarini, T. (2025). Pelatihan pengemasan dan pelabelan produk olahan tempe bagi pelaku usaha di Desa Wisata Kampung Tempe Ciomas Rahayu Kabupaten Bogor. Abdimas Galuh, 7(1), 807–813. https://doi.org/10.25157/ag.v7i1.17961

Hamdi, S. (2023). Demonstrasi pembuatan brownies tempe sebagai makanan sehat guna meningkatkan gizi pada anak dan ibu hamil di Desa Batu Nampar. Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi, 1(3), 523–532. https://doi.org/10.57248/jilpi.v1i3.146

Hermayunita, H., Dini, R., Naibaho, N. H., Liansyah, M., & Rachmawati, D. W. (2023). Penyuluhan proses pembuatan tempe berbahan dasar kedelai. Jurnal Bangun Abdimas, 2(2), 162–167. https://doi.org/10.56854/ba.v2i2.268

Ilhami, G. P., Pudjowati, J., & Wahyuni, S. T. (2025). Pemberdayaan UMKM tempe berbasis keberagaman produk terhadap keberlangsungan usaha. Bharanomics, 5(2), 69–79. https://doi.org/10.46821/bharanomics.v5i2.557

Inderawati, M. M. W., Hartanti, A. T., Sutarno, H. Y., & Sukwadi, R. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui makanan sehat khas Indonesia: Lomba kreasi dan workshop olahan tempe. Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas, 5(1), 13–18. https://doi.org/10.25170/charitas.v5i01.6710

Kurniaditya, V. H., Natanael, J. C., & Prasetya, B. G. (2024). Workshop pembuatan soft baked cookies dengan subtitusi tepung tempe untuk siswa SMA dan SMK di Sukoharjo. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(3), 374–383. https://doi.org/10.25134/empowerment.v7i03.10882

Maskar, D. H., Anwar, K., & Prasetyo, I. N. (2024). Pengembangan produk baru: Diversifikasi tempe di rumah tempe Zanada. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 2(1), 215–226. https://doi.org/10.54082/jpmii.357

Nerita, S., Ananda, A., & Mukhaiyar, M. (2023). Pemikiran konstruktivisme dan implementasinya dalam pembelajaran. Jurnal Education and Development, 11(2), 292–297. https://doi.org/10.37081/ed.v11i2.4634

Nuriyah, A., Sangrila, K., & Muniroh, A. (2025). Tempe sebagai sumber isoflavon alami: Review Article. Jurnal Life Science: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 7(1), 19–24. https://doi.org/10.21927/jbd.2023.2(2).69-76

Purwani, A. S., Rachma, A. Y., Hariawan, D. A., Wahyuda, D. Q., Sari, I., Hidayat, K., & Kurniasari, Y. (2023). Pemanfaatan tempe sebagai bahan dasar pembuatan brownies (brotela) di Dusun Bromo, Desa Kalinegoro, Magelang. Jurnal Bangun Desa, 2(2), 69–76.

Puspitasari, T. M., Suryati, S., & Duku, S. (2023). Pemanfaatan olahan kedelai dalam proses pembuatan tempe untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Social Science and Contemporary Issues Journal, 1(4), 664–674. https://doi.org/10.59388/sscij.v1i4.408

Putri, A. R., Suhandi, S., & Zakri, M. (2024). Pengembangan pemasaran bagi usaha mikro kecil menengah perajin tempe Paguyuban Grand Viona Ciseeng. Praxis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 61–65. https://mail.pijarpemikiran.com/index.php/praxis/article/view/660

Putrianty, N. R., & Octaria, Y. C. (2024). Literatur Review: Dampak konsumsi tempe terhadap modulasi sistem imun dalam meningkatkan IgA, menurunkan IgE, dan IL-6. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(3B), 1128–1136. https://doi.org/10.30867/gikes.v5i3B.1896

Siyama, A., Suhada, A. M., Febrinawati, A. T., Azzahra, A. F., Rosmawati, D., & Maryatun, M. (2024). Pelatihan pembuatan makanan tambahan bubur tempe guna membantu menangani diare pada anak. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 2(1), 33–39. https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i1.1573

Syafiq, M. R., Elyanda, B., Marnisa, S., Aula, S. R., Fadhillah, R., Chairunnisa, C., & Al Farisi, N. (2025). Pemanfaatan kedelai sebagai bahan lokal menjadi tempe di Desa Ketapang Indah, Singkil Utara. Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry, 5(1), 14–20. https://doi.org/10.35308/jpami.v5i1.10500

Zulfahita, Z., Sunarsih, E., Oktavia, W., Safrihady, S., Yanti, L., Mulyani, M., & Wirawan, G. (2024). Sosialisasi olahan tempe menjadi nugget sebagai produk usaha masyarakat di Kelurahan Sungai Rasau. GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 863–872. https://doi.org/10.31571/gervasi.v8i3.7455

Downloads

Published

2025-10-02

How to Cite

Inderawati, M. M. W., Lestari, D., Kristiana, S. P. D., Hartanti, A. T., Sukwadi, R., & Silitonga, R. M. (2025). Peningkatan ekonomi dan gizi melalui pemberdayaan perempuan dan komunitas dalam produksi tempe sehat. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(4), 1257–1269. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i4.24131

Issue

Section

Articles