Pemberdayaan remaja melalui pendidikan kesehatan, deteksi dini dan posyandu kesehatan jiwa dalam upaya meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat

Authors

  • Flavianus Riantiarno Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Siti Sakinah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Theodehild M. Theresia Dee Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Yosefina F. Novita Lagut Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Evi Hawu Haba Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Yuni Irene Kiuk Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang
  • Ridolf S. Honin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maranatha Kupang

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24289

Keywords:

pendidikan kesehatan, deteksi dini, posyandu kesehatan jiwa

Abstract

Masalah kesehatan mental menjadi masalah kesehatan yang menjadi perhatian serius. Data menunjukan bahwa prevalensi masalah kesehatan jiwa meningkat dan diperkirakan menjadi masalah kesehatan kedua di dunia. Perlu keterlibatan masyarakat, ataupun pemerintah desa dalam upaya pencegahan dan penanganan. Sasaran utama program ini adalah remaja. Tujuan kegiatan ini adalah pembentukan kader (Remaja) kesehatan jiwa, peningkatan pengetahuan kesehatan jiwa, keterampilan deteksi dini, pelaksanaan Posyandu kesehatan jiwa dan peningkatan partisipasi masyarakat. Metode pelaksanaannya adalah Pendidikan kesehatan melalui sosialisasi, Deteksi dini dan Posyandu kesehatan jiwa melalui pelatihan dan simulasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan  pendekatan partisipatif yang melibatkan remaja dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan jiwa yaitu terdapat 90% pengetahuan kategori baik. Hasil deteksi dini, ada 4 orang dengan gangguan jiwa. Selain itu, ada peningkatan pengetahuan remaja tentang posyanndu kesehatan jiwa yaitu 75% pengetahuan baik. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan tentang kesehatan jiwa, terdeteksi masalah kesehatan jiwa masyarakat dan terlakasanya posyandu kesehatan jiwa.

References

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian kesehatan RI. (2023). SKI 2023 Dalam Angka. Kota Kediri Dalam Angka, 42, 1–68.

Daulay, W., & Damanik, E. T. M. (2022). Early detection of adolescent mental health during the covid-19 pandemic at SMA Negeri 1 Pematang Raya Simalungun Regency. Indonesian Journal of Medical Anthropology, 3(2), 66–71. https://doi.org/10.32734/ijma.v3i2.9472

Daulay, W., & Safira, A. (2024). The Effect of Mental Health Education on Teenagers’ Capacity for Early Detection of Mental Health. Caring: Indonesian Journal of Nursing Science, 6(2), 112–118. https://doi.org/10.32734/ijns.v6i2.18009

Dinarti, L. K., Nurdiati, D. S., Hartopo, A. B., Assilmi, F. H., Salsabila, A., Dewanto, V., Pritazahra, A., Hadwiono, M. R., Satwiko, M. G., Rochmat, E. A., Pravitasari, N., & Anggrahini, D. W. (2021). The screening of heart disease by cardiac auscultation and electrocardiography examination in pregnant women in Puskesmas Tegalrejo, Yogyakarta, Indonesia. Journal of Community Empowerment for Health, 4(3), 155. https://doi.org/10.22146/jcoemph.64970

Grant, M., Petersen, I., Mthethwa, L., Luvuno, Z., & Bhana, A. (2022). Accuracy of a community mental health education and detection (CMED) tool for common mental disorders in KwaZulu-Natal, South Africa. International Journal of Mental Health Systems, 16(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s13033-022-00554-7

Haryanti, A. N., Putra, M. B. S., Larasati, N., Khairunnisa, V. N., & Dewi A, L. D. (2024). Analisis kondisi kesehatan mental di Indonesia dan strategi penanganannya. Student Research Journal, 2(3), 28–40. https://doi.org/10.55606/srjyappi.v2i3.1221

Jenkins, R. (2014). Professor Margaret Barry Department of Health Promotion National University of Ireland , Galway. January 2007.

Ma, Y., Xiang, Q., Yan, C., Liao, H., & Wang, J. (2021). Relationship between chronic diseases and depression: the mediating effect of pain. BMC Psychiatry, 21(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12888-021-03428-3

Nazari, A., Garmaroudi, G., Foroushani, A. R., & Hosseinnia, M. (2023). The effect of web-based educational interventions on mental health literacy, stigma and help-seeking intentions/attitudes in young people: systematic review and meta-analysis. BMC Psychiatry, 23(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12888-023-05143-7

Pora, Y. D., Avelina, Y., Rangga, Y. P. P., & Role, Y. H. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kader kesehatan jiwa untuk penanganan orang dengan gangguan jiwa. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 245–255. https://doi.org/10.36082/gemakes.v5i2.2171

Richter, A., Sjunnestrand, M., Strandh, M. R., & Hasson, H. (2022). Implementing School-Based Mental Health Services: A Scoping Review of the Literature Summarizing the Factors That Affect Implementation. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(6). https://doi.org/10.3390/ijerph19063489

Russell, K., Rosenbaum, S., Varela, S., Stanton, R., & Barnett, F. (2023). Fostering community engagement, participation and empowerment for mental health of adults living in rural communities: a systematic review. Rural and Remote Health, 23(1). https://doi.org/10.22605/RRH7438

Sari, M. T., & Daryanto, D. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga melalui Pemberian Pendidikan Kesehatan dalam Merawat Anggota Keluarga dengan Gangguan Jiwa. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 3(3), 334. https://doi.org/10.36565/jak.v3i3.273

Susanti, H., Brooks, H., Yulia, I., Windarwati, H. D., Yuliastuti, E., Hasniah, H., & Keliat, B. A. (2024). An exploration of the Indonesian lay mental health workers’ (cadres) experiences in performing their roles in community mental health services: a qualitative study. International Journal of Mental Health Systems, 18(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s13033-024-00622-0

Swathi, M., Manjusha, S., Vadakkiniath, I. J., & Gururaj, A. (2023). Prevalence and correlates of stress, anxiety, and depression in patients with chronic diseases: a cross-sectional study. Middle East Current Psychiatry, 30(1). https://doi.org/10.1186/s43045-023-00340-2

Tesfaye, Y., Agenagnew, L., Anand, S., Tucho, G. T., Birhanu, Z., Ahmed, G., Getnet, M., & Yitbarek, K. (2021). Knowledge of the community regarding mental health problems: a cross-sectional study. BMC Psychology, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s40359-021-00607-5

Wan, J., Chua, E. Y. C., Soon, W. S. W., Xie, Y., & Tang, W. E. (2021). The impact of a mental health service on chronic disease management in primary care. Singapore Medical Journal, 62(5), 235–239. https://doi.org/10.11622/smedj.2021063

Windarwati, H. D., Susanti, H., Brooks, H., Wardani, I. Y., Hasniah, Raya, M., Ati, N. A. L., & Sari, H. (2023). Lay community mental health workers (cadres) in Indonesian health services: A qualitative exploration of the views of people with mental health problems and their families. PLoS ONE, 18(11), 1–21. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0289943

Zaini, M., Komarudin, K., & Abdurrahman, G. (2023). Digital based early detection of mental health in mental health alert village. Indonesian Journal of Global Health Research, 5(4), 929–936. https://doi.org/10.37287/ijghr.v5i4.2641

Downloads

Published

2025-11-12

How to Cite

Riantiarno, F., Sakinah, S., Dee, T. M. T., Lagut, Y. F. N., Haba, E. H., Kiuk, Y. I., & Honin, R. S. (2025). Pemberdayaan remaja melalui pendidikan kesehatan, deteksi dini dan posyandu kesehatan jiwa dalam upaya meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(1), 31–42. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24289

Issue

Section

Articles