Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani melalui pembuatan mikroba tanah

Authors

  • Dina Kartika Sari Universitas Islam malang
  • Titis Surya Maha Rianti Universitas Islam Malang
  • Laode Muhammad Nauval Haidar Universitas Islam Malang
  • Belia Zahrotul Firdaus Universitas Islam Malang
  • Muna Syfa'Un Nisrina Universitas Islam Malang
  • Ilham Sayyidurrohman Universitas Islam Malang
  • Thussiana Ummu Abdillah Universitas Islam Malang
  • Vernanda Afifah Damanhuri Universitas Islam Malang
  • Yogi Pratama Universitas Islam Malang
  • Achmad Syam Sebastian Universitas Islam Malang
  • Wahidatun Nisak Universitas Islam Malang
  • Silfia Universitas Islam Malang
  • Hairul Fata Universitas Islam Malang

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.24321

Keywords:

mikroba tanah, pelatihan, pemberdayaan

Abstract

Pelatihan pembuatan mikroba tanah di Dusun Tamiajeng bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan pupuk hayati sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan petani terhadap pupuk anorganik yang berpotensi menurunkan kualitas tanah dalam jangka panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner yang dirancang untuk mengukur tingkat pengetahuan, keterampilan praktis, serta persepsi manfaat peserta terhadap pembuatan dan penggunaan mikroba tanah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 53% pada indikator utama setelah pelatihan dilaksanakan. Peningkatan tersebut terlihat pada pemahaman peserta mengenai fungsi mikroba tanah, kemampuan dalam proses pembuatan, serta keyakinan terhadap manfaat penggunaannya bagi produktivitas pertanian. Pelatihan berbasis praktik secara langsung dinilai efektif dalam meningkatkan kapasitas dasar petani karena peserta dapat memahami materi sekaligus mempraktikkan tahapan pembuatannya. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan, terutama pada jumlah sampel yang relatif kecil dan belum adanya evaluasi jangka panjang terkait keberlanjutan penerapan mikroba tanah di lahan pertanian. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk menilai efektivitas dan keberlanjutan program secara lebih komprehensif.

References

Asegaf, M. M., Junjunan, M. I., Nashrullah, M. A., & Syafi’i, A. R. (2023). Pelatihan pembuatan pupuk organik melalui pengolahan limbah rumah tangga. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 66–71. https://doi.org/10.31334/jks.v6i1.2541

Bahri, S., Dewi, I. S., Mardaleni, M., & Ismail, U. P. (2025). Penggunaan pupuk organik sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan pupuk kimia pada budidaya padi di Desa Mentayan Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Karya Nyata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 226–235. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i1.1312

Ekowati, N. Y., Widijastuti, R., Yusuf, M., Adrianus, A., Resubun, M. L., Sembiring, J., Mendes, J. A., & Rizal, A. (2024). Pengaruh pupuk organik plus terhadap pertumbuhan tanaman tomat di Kabupaten Merauke. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertania, 12(1), 14–21. https://doi.org/10.35138/paspalum.v12i1.662

Erlinawati, N. A., Perceka, A. L., Ramdani, H. T., Nutnainna, G. N., & Rusyani, H. (2022). Peningkatan pengetahuan petani tentang dampak penggunaan pupuk kimia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dedikasi, 3(1), 23–27. https://doi.org/10.33482/ddk.v3i01.61

Erliyanti, N. K., & Soemargono, S. (2020). Penerapan teknologi tepat guna produksi pupuk organik plus di Desa Kalipucang Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Jurnal Abdimas Teknik Kimia, 2(1), 60–64. https://doi.org/10.33005/jatekk.v2i1.28

Ledjab, M. M., Kamariyah, S., Sholicah, N., & Patrija W, D. (2025). Efektivitas program pemberdayaan petani berbasis partisipasi masyarakat di Desa Torok Golo, Kecamatan Rana Mese Manggarai Timur. Studi Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 130–140. https://doi.org/10.62383/studi.v2i2.285

Martiana, A., Padya, I. R., & Pratiwi, P. (2025). Pelatihan pembuatan pupuk organik dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat, 8(1), 2021–2026. https://doi.org/10.36050/haxh9k45

Mindhayani, I. (2022). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair pada kelompok petani kota. Jurnal Berdaya Mandiri, 4(1), 808–819. https://doi.org/10.31316/jbm.v4i1.1935

Naibaho, T. T. (2023). Efektivitas pelatihan kewirausahaan bagi petani wilayah program readsi di Kabupaten Sambas. Jurnal AgroSainTa, 6(2), 59–66. https://doi.org/10.51589/ags.v6i2.3123

Sari, D. K., & Rianti, T. S. M. (2025). Peningkatan kesejahteraan petani kopi Desa Ketindan melalui pertanian regeneratif pupuk organik plus. Society : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 146–156. https://doi.org/10.37802/society.v5i2.879

Sunarto, S., Dewi, R. R., Pamujiati, A. D., Hadiyanti, N., & Tafakresnanto, C. (2024). Pendampingan dan edukasi petani padi dalam penerapan pertanian berkelanjutan organik di Desa Sukorame. JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 113–120. https://doi.org/10.30737/jatimas.v4i2.6135

Downloads

Published

2026-06-06

How to Cite

Sari, D. K., Rianti, T. S. M., Nauval Haidar, L. M., Firdaus, B. Z., Nisrina, M. S., Sayyidurrohman, I., Abdillah, T. U., Damanhuri, V. A., Pratama, Y., Sebastian , A. S., Nisak, W., Silfia, & Fata, H. (2026). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani melalui pembuatan mikroba tanah. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(3), 703–711. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.24321

Issue

Section

Articles