Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan pembuatan sabun untuk mendorong perilaku ramah lingkungan di masyarakat

Authors

  • Dina Naemah Universitas Lambung Mangkurat
  • Adistina Fitriani Universitas Lambung Mangkurat
  • Trisnu Satriadi Universitas Lambung Mangkurat
  • Gt. Seransyah Rudy Universitas Lambung Mangkurat
  • Mahrus Aryadi Universitas Lambung Mangkurat
  • Adi Rahmadi Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24336

Keywords:

minyak jelantah, sabun, kesadaran masyarakat, limbah

Abstract

Minyak goreng bekas (jelantah) merupakan limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan, terutama tanah dan sumber air, sehingga diperlukan pemanfaatan yang lebih ramah lingkungan. Salah satu alternatifnya adalah diolah menjadi sabun, sehingga memiliki nilai guna sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Jingah Habang Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dengan melibatkan 25 ibu rumah tangga sebagai peserta. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi interaktif mengenai bahaya pembuangan jelantah ke tanah dan sungai, serta dampak jangka panjangnya terhadap produktivitas tanaman dan risiko banjir. Tahap berikutnya berupa pelatihan pembuatan sabun dari jelantah, meliputi pemurnian minyak dengan arang aktif, pencampuran bahan (NaOH, air murni, pewangi, dan pewarna jika diperlukan), pengadukan, pencetakan, dan pengeringan. Pendampingan dan pemantauan dilakukan agar peserta dapat menerapkan teknologi ini secara mandiri di rumah. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang menilai perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta melalui sepuluh pernyataan dengan skala lima poin. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait dampak minyak jelantah terhadap lingkungan dari 27% menjadi 97%, serta peningkatan keterampilan produksi sabun sebesar 80%, dengan kualitas sabun yang memenuhi standar sederhana dari segi tekstur, busa, dan keamanan bagi kulit. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas peserta, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal melalui produksi dan potensi pemasaran sabun berbahan baku minyak goreng bekas.

References

Adlin, W. N. A. B. W., Jong, V. Y. M., Huap, A. C., & Lee, W. (2020). Characterization of biosurfactants produced by bacillus subtilis using fresh and waste cooking oil enriched medium. Journal of Asian Scientific Research, 10(3), 156–164. https://doi.org/10.18488/journal.2.2020.103.156.164

Alfarisi, A. S., Santana, A. M., Putri, A. M., Dewi, A. M., Nuriza, D. A., & Sulistyanto, A. (2023). Memanfaatkan limbah plastik menjadi ecobrick untuk mengurangi sampah di Kampung Cilutung Desa Ponggang. Jurnal Abdidas, 4(3), 294–299. https://doi.org/10.31004/abdidas.v4i3.810

Arbi, B. P., HP, A. M., & Budiyanto, B. (2021). Kajian sistem pengelolaan air limbah pabrik karet Pt Kirana Windu terhadap kualitas air sungai rawas Kabupaten Musi Rawas Utara. Naturalis Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 10(1), 62–72. https://doi.org/10.31186/naturalis.10.1.17862

Ijatuyi, E. J., Oladele, O. I., Abiolu, O. A., & Omotayo, A. O. (2022). Socioeconomic determinants of female development in the Rural North West Province of South Africa. Sustainability, 14(1), 547. https://doi.org/10.3390/su14010547

Kartika, A. A., & Puspikawati, S. I. (2021). Sistem pengelolaan sampah di TPST 3r Tembokrejo Kecamatan Muncar Banyuwangi. Preventif Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 183. https://doi.org/10.22487/preventif.v12i2.197

Loizides, M. I., Loizidou, X. I., Orthodoxou, D., & Petsa, D. (2019). Circular bioeconomy in action: Collection and recycling of domestic used cooking oil through a social, reverse logistics system. Recycling, 4(2), 16. https://doi.org/10.3390/recycling4020016

Lopes, M., Miranda, S. M., Alves, J. M., Pereira, A. S., & Belo, I. (2018). Waste cooking oils as feedstock for lipase and lipid‐rich biomass production. European Journal of Lipid Science and Technology, 121(1). https://doi.org/10.1002/ejlt.201800188

Mannu, A., Vlahopoulou, G., Urgeghe, P. P., Ferro, M., Del, A., Taras, A., Garroni, S., Rourke, J. P., Cabizza, R., & Petretto, G. L. (2019). Variation of the chemical composition of waste cooking oils upon bentonite filtration. Resources, 8(2), 108. https://doi.org/10.3390/resources8020108

Mudiana, M., Fathiyah, H. A., Murshidan, A. B., Fariq, A., & Eirwan, J. A. (2020). The conceptual idea of recycling used cooking oil mobile application: A recommendation for environment sustainability. Borneo Akademika, 4(special), 10–19. https://doi.org/10.24191/ba/v4ispecial/82151

Mukti, A. D., & Purba, H. H. (2022). Penerapan metode 3R (reuse, reduse, recycle) dalam pengelolaan limbah domestik dan B3 untuk meningkatkan status proper hijau di PT.XYZ. Jurnal Media Teknik Dan Sistem Industri, 6(2), 124. https://doi.org/10.35194/jmtsi.v6i2.1600

Mustakim, M., Taufik, R., & Trismawati, T. (2020). The utilization of waste cooking oil as a material of soap. Journal of Development Research, 4(2), 86–91. https://doi.org/10.28926/jdr.v4i2.114

Ntuli, T. D., Sikeyi, L. L., Mongwe, T. H., Mkhari, O., Coville, N. J., Nxumalo, E. N., & Maubane‐Nkadimeng, M. S. (2023). From waste cooking oil to oxygen-rich onion-like nanocarbons for the removal of hexavalent chromium from aqueous solutions. South African Journal of Science, 119(9/10). https://doi.org/10.17159/sajs.2023/14006

Pakdel, M., Hedström, A., Bidkhori, M., Hadei, M., Moghaddam, V. K., Sarmadi, M., Zohdi, S., & Marufi, N. (2019). Do socioeconomic factors affect the prevalence of multiple sclerosis in Iran? Acta Neurologica Scandinavica, 140(5), 328–335. https://doi.org/10.1111/ane.13148

Pauhesti, P., Yulia, P. S., Widiyatni, H., Sutadiwiria, Y., Jane, G., & Yanti, W. (2024). Soap bar making from waste cooking oil for Residents of 07 Area, Duri Pulo Sub-District, Jakarta. International Journal of Community Service, 4(2), 145–148. https://doi.org/10.51601/ijcs.v4i2.265

Putri, A. A., Permana, F. G., Wulandari, A., & Irawanto, R. (2023). Respon pertumbuhan ipomoea reptans pada media tanam (tanah dan air) terhadap pencemar timbal (Pb) dan tembaga (Cu). Prosiding Sains Nasional Dan Teknologi, 13(1), 14–24. https://doi.org/10.36499/psnst.v13i1.9679

Putri, M., Kalsum, L., & Syarif, A. (2020). Waste-cooking-oil free fatty acid reduction using deep eutectic solvent as raw material of biodiesel. Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry, 6(2), 40–45. https://doi.org/10.24845/ijfac.v6.i2.40

Rahayu, Y. S., Nuraeni, S., Kaustara, N. R., Maulana, N. A., & Nuryadi, D. P. (2024). Pengelolaan sampah plastik dalam skala kecil: Peran masyarakat dalam mengurangi dampak lingkungan. Humanus, 1(2), 187–197. https://doi.org/10.62180/r4hjcb91

Sari, P. N. (2022). Analisis pengaruh zero waste lifestyle dan green perceived value terhadap minat pembelian. Jurnal Ekobistek, 11(4), 382–388. https://doi.org/10.35134/ekobistek.v11i4.416

Skvarciany, V., Jurevičienė, D., & Volskytė, G. (2020). Assessment of sustainable socioeconomic development in European Union Countries. Sustainability, 12(5), 1986. https://doi.org/10.3390/su12051986

Veenstra, G., & Abel, T. (2019). Capital interplays and social inequalities in health. Scandinavian Journal of Public Health, 47(6), 631–634. https://doi.org/10.1177/1403494818824436

Yang, X., Liao, X., Di, D., & Shi, W. (2023). A review of drought disturbance on socioeconomic development. Water, 15(22), 3912. https://doi.org/10.3390/w15223912

Downloads

Published

2025-11-27

How to Cite

Naemah, D., Fitriani, A., Satriadi, T., Rudy, G. S., Aryadi, M., & Rahmadi, A. (2025). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan pembuatan sabun untuk mendorong perilaku ramah lingkungan di masyarakat. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(1), 90–100. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24336

Issue

Section

Articles