Pemberdayaan peternak melalui sekolah lapang pembuatan silase hijauan dalam menghadapi musim kemarau

Authors

  • Badat Muwakhid Universitas Islam Malang
  • Rifa’i Universitas Kahuripan Kediri

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24520

Keywords:

teknologi ensilase, pakan hijauan, musim kemarau

Abstract

Peternak di Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur menghadapi permasalahan rutin berupa kelangkaan hijauan pakan ternak setiap musim kemarau. Kondisi geografis yang didominasi lahan perbukitan dan hutan menyebabkan ketersediaan pakan hijauan sangat bergantung pada musim. Saat musim penghujan, hijauan melimpah, namun pada musim kemarau menjadi kering dan sulit diperoleh. Untuk mengatasi kekurangan pakan, peternak biasanya memanfaatkan jerami padi, namun jumlah dan kandungan nutrisinya yang rendah tidak mampu memenuhi kebutuhan protein ternak ruminansia. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan kemampuan peternak dalam menerapkan teknologi ensilase sebagai solusi penyediaan pakan hijauan awetan yang berkualitas dan tahan lama. Kegiatan dilaksanakan di Desa Oro Oro Ombo melalui pendekatan partisipatif dengan metode ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan silase. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemauan peserta dalam menerapkan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peternak, dengan 100% peserta menyatakan kegiatan ensilase sangat penting, 75% mampu mempraktikkan pembuatan silase, dan 65% berkomitmen untuk mengaplikasikannya secara mandiri. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas peternak untuk mengatasi kelangkaan pakan hijauan di musim kemarau dan berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan kondisi serupa.

References

Almasdi, S. (2010). Percepatan ekonomi pedesaan melalui pembangunan perkebunan kelapa sawit. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(2), 297-310.

Alvi, M.N., Suharto L., Parmin. (2014). Pengembangan alat evaluasi pembelajaran bertingkat berdasarkan taksonomi bloom untuk mengetahui kemampuan berpikir siswa pada tema cahaya. USEJ 3(1).

Endah, S. (2008). Peran bidang peternakan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. MEDIAGRO: journal of agricultural sciences, 4(2), 32-38. https://doi.org/10.31942/md.v4i2.544

Eulis, T. M., Deden, Z. B., Hendi, S. (2019). Aplikasi limbah ternak sebagai sumber mikroba untuk fermentasi silase di Kelompok Tani Rancamulya Sumedang. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 8(2), 119-123. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i2.20552

Munawar, N. (2011). Pemberdayaan masyarakat. Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan, 1(2), 87-99. https://doi.org/10.26877/civis.v1i2.591

Muwakhid, B. (2007). Teknologi proses ensilase sampah organik sebagai pakan lengkap domba. Laporan Penelitian. Universitas Islam Malang. Malang.

Rustono, F. M. (2013). Studi penerimaan makna dan persepsi mahasiswa Universitas Bunda Mulia Jakarta Utara pada Maskot BI-EM. Jurnal Semiotika, 7(1), 67-97. http://dx.doi.org/10.30813/s:jk.v7i1.973

Wanapat, M., Kang, S., Hankla, N., dan Phesatcha, K. (2013). Effect of rice straw treatment on feed intake, rumen fermentation and milk production in lacting dairy cows. African Journal of Agricultural Research, 8(17). 1677-1687. https://doi.org/10.5897/AJAR2013.6732

Wirdahayati, R.B. (2010). Kajian kelayakan dan adopsi inovasi teknologi sapi potong mendukung program PSDS: Kasus Jawa Timur dan Jawa Barat. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Hal 339-346

Yanuartono, Hary, P., Soedarmanto, I., dan Alfarisa, N. (2017). Potensi jerami sebagai pakan ternak ruminansia. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 27(1). 40-62. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2017.027.01.05

Azhari, M., Yusuf, S., & Hidayat, T. (2021). The role of participatory training in the adoption of agricultural innovation in rural Indonesia. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 105–118. https://doi.org/10.25015/jpp.2021.v16i2.105

Fitriana, R., Wahyudi, H., & Prasetyo, A. (2021). Community empowerment through innovation adoption in livestock management. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 34–45. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.7.1.34

Hadi, F., Rasyid, M., & Rosdiana, A. (2020). Behavioral transformation of farmers through participatory rural education. Sosiohumaniora, 22(3), 267–279. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v22i3.27520

Haryono, T., & Widyastuti, N. (2018). Effectiveness of field practice-based learning in improving farmers’ competencies. Jurnal Agribisnis Indonesia, 6(2), 145–156. https://doi.org/10.29244/jai.2018.6.2.145

Nugraha, B., Damanik, M., & Siregar, A. (2021). Strengthening local farmers’ technological literacy through community training. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 3(1), 12–21. https://doi.org/10.24912/jpkmi.v3i1.1234

Putra, D., Susanto, A., & Rini, D. (2020). Barriers to technology adoption among smallholder livestock farmers in East Java. Journal of Agricultural Extension, 8(1), 45–55. https://doi.org/10.1016/j.aeex.2020.45

Rahmadani, L., Kusuma, I., & Arifin, Z. (2022). Participatory approach in technology transfer for sustainable livestock development. Jurnal Pengabdian Peternakan, 4(2), 88–97. https://doi.org/10.31933/jpp.2022.4.2.88

Rakhmani, A., Pratama, R., & Ningsih, E. (2021). Enhancing farmers’ adaptive capacity through applied training programs. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 5(2), 99–110. https://doi.org/10.24198/jshp.v5i2.32145

Sari, D., & Winarto, A. (2019). Empowering small-scale farmers through appropriate technology transfer. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 65–78. https://doi.org/10.23917/jpm.v3i2.8754

Sumanto, H., Widodo, S., & Riyadi, B. (2020). Nutritional quality and preservation potential of corn silage in tropical areas. Tropical Animal Science Journal, 43(1), 55–64. https://doi.org/10.5398/tasj.2020.43.1.55

Wibowo, R., Nurdin, S., & Amelia, T. (2023). Sustainable feed management for smallholder livestock farmers in dry season. Jurnal Peternakan Berkelanjutan, 5(1), 11–24. https://doi.org/10.35792/jpb.2023.5.1.11

Yuliana, E., & Rahmawati, D. (2022). Strengthening rural farmer institutions through continuous mentoring and partnership. Jurnal Ilmiah Abdi Masyarakat, 6(3), 210–223. https://doi.org/10.24853/jiam.6.3.210

Downloads

Published

2025-12-06

How to Cite

Muwakhid, B., & Rifa’i. (2025). Pemberdayaan peternak melalui sekolah lapang pembuatan silase hijauan dalam menghadapi musim kemarau. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(1), 154–164. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24520

Issue

Section

Articles