Pemanfaatan mural di media sosial untuk meningkatkan kesadaran terhadap produk kembang goyang

Authors

  • Tetty Rimenda Politeknik Negeri Jakarta
  • Nabila Fajrina Politeknik Negeri Jakarta
  • Rachmadita Dwi Pramesti Politeknik Negeri Jakarta
  • Kanako Alissya Sowiyk Politeknik Negeri Jakarta
  • Liska Andjani Putri Politeknik Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24544

Keywords:

betawi, kembang-goyang, promosi, mural, setu-babakan

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mendasar UMKM kembang goyang di Setu Babakan, yakni keterbatasan eksposur produk dan lokasi penjualan yang belum dikenal luas. Upaya promosi yang ada, seperti melalui WhatsApp, terbukti belum mampu memperluas jangkauan pasar secara signifikan. Melalui metode Participatory Action Research (PAR), yaitu pengumpulan informasi melalui partisipasi aktif komunitas. Pendekatan ini diwujudkan lewat wawancara dan diskusi bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta masyarakat produsen kembang goyang. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengatasi masalah yang dihadapi secara langsung, yaitu kurang dikenalnya Setu Babakan sebagai Pusat Kembang Goyang.Berdasarkan diskusi dengan Pokdarwis dan masyarakat diputuskan untuk membuat brand logo Pusat Kembang Goyang serta membuat mural yang akan di promosikan melalui Instagram. Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah Pusat Kembang Goyang sebagai destinasi kuliner serta pengusaha UMKM Kembang Goyang yang ikut mempromosikan produknya di Instagram yang dibuat. Hasil nyata dari kegiatan ini mencakup pengembangan bentuk branding digital dan fisik, yang terdiri dari: (1) Logo Pusat Kembang Goyang, (2) Mural bertema kembang goyang dan kebudayaan Betawi, dan (3) Akun Instagram "Pusat Kembang Goyang Setu Babakan" sebagai kanal promosi digital utama. Evaluasi dengan menggunakan Enggament Rate menunjukkan kenaikan yang signifikan.

References

Achmad, Z. A., Wuryandari, Y., & Priyadharsini, R. (2022). The importance of murals for strengthening destination branding of kampong opak gambir. Proceedings of the 3rd International Media Conference 2021 (IMC 2021), 672(Imc 2021), 51–63. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220705.005

Andriyanty, R., Yunaz, H., Hasibuan, A. N., & Wahab, D. (2021). Pengurangan penggunaan plastik pada UMKM perkampungan wisata budaya betawi setu babakan Jakarta. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 805–814. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i4.5214

Ari, I. A. D. K., & Nuriarta, I. W. (2024). Visual communication of murals. COMMUSTY Journal of Communication Studies and Society, 1(2), 48–64. https://doi.org/10.38043/commusty.v1i2.4047

He, Y., Li, X., & Zhong, K. (2024). Small changes make a big difference: the impact of visual symbol color lightness on destination image. Journal of Travel Research, 63(4), 1013–1028. https://doi.org/10.1177/00472875231170218

Lim, W. M. (2016). Understanding the selfie phenomenon: Current insights and future research directions. European Journal of Marketing, 50(9–10), 1773–1788. https://doi.org/10.1108/EJM-07-2015-0484

Luffarelli, J., Mukesh, M., & Mahmood, A. (2019). Let the logo do the talking: the influence of logo descriptiveness on brand equity. Journal of Marketing Research, 56(5), 862–878. https://doi.org/10.1177/0022243719845000

Mahardika, G. P., & Kusumo, E. (2024). Development in setu babakan tourism village as a betawi icon in modern time. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 3(1), 3725–3730. https://doi.org/10.58344/jmi.v3i1.1023

Nurhalimah, Y., Budiaman, & Scorviana, N. (2023). Strategi pengelolaan perkampungan budaya betawi setu babakan sebagai destinasi wisata pada masa new normal. Jurnal Cahaya Mandalika, 4(3), 1324–1341. https://doi.org/10.36312/jcm.v4i3.2120

Oh, Y. (2020). From concrete walls to digital walls: transmedia construction of place myth in Ihwa Mural Village, South Korea. Media, Culture and Society, 42(7–8), 1326–1342. https://doi.org/10.1177/0163443720916410

Rowley, J., & Hanna, S. (2020). Branding destinations: Symbolic and narrative representations and co-branding. Journal of Brand Management, 27(3), 328–338. https://doi.org/10.1057/s41262-019-00180-8

Sahabuddin, E. S., Syawaluddin, A., Makkasau, A., & Irham, A. (2023). Mural visual media to enhance environmental caring character of elementary school students. Brazilian Journal of Development, 9(12), 30606–30620. https://doi.org/10.34117/bjdv9n12-002

Syah, F., & Mubarak, F. (2024). Utilization of digitalization in setu babakan. The International Scientific Conference of MICE, 75–84. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-833-2

Wheatley, E. S., & Hartmann, E. (2013). Participatory action research. Critical Approaches to Security: An Introduction to Theories and Methods, 146–157. https://doi.org/10.4324/9780203076873-22

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Rimenda, T., Fajrina, N., Pramesti, R. D., Sowiyk, K. A., & Putri, L. A. (2025). Pemanfaatan mural di media sosial untuk meningkatkan kesadaran terhadap produk kembang goyang. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(1), 235–246. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24544

Issue

Section

Articles