Penguatan kesadaran diri remaja putri melalui edukasi reflektif islami untuk mengatasi tantangan psikososial
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24590Keywords:
kesadaran diri, putri, edukasi reflektif islamiAbstract
Remaja putri Masjid Al-Mujahidin menghadapi berbagai tantangan psikososial dalam hal kesehatan mental, citra diri, dan motivasi belajar. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan edukatif yang partisipatif dan berbasis nilai-nilai Islam untuk memperkuat kesadaran diri bagi kalangan remaja putri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan mental, memperkenalkan praktik perawatan diri yang aman dan memperkuat motivasi belajar berlandaskan nilai-nilai Islam melalui program Edukasi Reflektif Islami dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Program ini melibatkan 18 remaja putri Masjid Al-Mujahidin melalui tahapan sosialisasi, dan dua kali pendampingan reflektif. Dalam pelaksanaannya, peserta berpartisipasi aktif melalui penyampaian materi kesehatan mental, perawatan citra diri, dan motivasi belajar dalam perspektif Islam yang diselingi dengan game edukatif seperti Body Image Challenge: Positive Mirror, serta penulisan Jurnal Reflektif Islami selama dua minggu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta lebih dari 30% antara pre-test dan post-test, serta 100% peserta memberikan penilaian baik dan sangat baik terhadap program. Selain itu, 70% jurnal mencerminkan kesadaran diri dan rencana perbaikan diri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan reflektif dengan metode PAR efektif dalam menumbuhkan kesadaran diri, penerimaan diri, dan semangat belajar remaja putri masjid berbasis nilai-nilai Islam.
References
Fatimah, A. N., Shohib, M. W., & Chehdimae, H. (2025). Pengaruh kesadaran diri, kestabilan emosi, dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar siswa di SMA Muhammadiyah. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1395–1401. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1830
Goleman, D. (2016). Kecerdasan Emosional. Gramedia Pustaka.
Hafizha, R. (2021). Profil self-awareness remaja. Journal of Education and Counseling (JECO), 2(1), 159–166. https://doi.org/10.32627/jeco.v2i1.416
Hidayatunnajah, A., & Anugrah, D. (2021). Mengembangkan kesadaran diri remaja melalui tes kecerdasan majemuk di SMK Cendekia Paseh. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 42, 10–18. https://proceedings.uinsgd.ac.id/index.php/Proceedings
Khairina, I., Susmiati, S., Nelwati, N., & Rahman, D. (2022). Literasi kesehatan sebagai upaya peningkatan perilaku kesehatan remaja. JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), 7(1), 1–8. https://doi.org/10.33366/japi.v7i1.2949
Khasanah, W., Umarella, S., & Lating, A. D. (2019). Peranan remaja Masjid Ar-Rahman dalam pembentukan karakter remaja yang religius di Desa Waekasar Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru. Kuttab: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(1), 57-73. https://doi.org/10.33477/kjim.v1i1.884
Kurniawan, D., Wibowo, M. E., Saraswati, S., & Muslikah, M. (2025). Studi literatur: Menumbuhkan kesadaran diri dan motivasi belajar siswa melalui konseling kelompok. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(2), 346–354. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i2.1265
Mannesa, M. N. H. I., & Nur, I. D. M. (2025). Peningkatan regulasi diri melalui journaling: studi pada remaja perempuan. Psychopolytan: Jurnal Psikologi, 8(2), 16–30. https://doi.org/10.36341/psi.v8i2.5664
Miller, L. B. (2017). Review of journaling as a teaching and learning strategy. Teaching and Learning in Nursing, 12(1), 39–42). https://doi.org/10.1016/j.teln.2016.10.004
Putri, D. A., & Kuncoro, J. (2023). Hubungan antara harga diri dan kesadaran diri dengan presentasi diri pada pengguna media sosial. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 2, 216–225. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/view/31268
Rachel, K., & Novianty, A. (2023). Implementasi modul literasi dasar kesehatan mental remaja melalui penelitian tindakan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 7(1), 91–102. https://doi.org/10.36341/jpm.v7i1.3726
Radiani, W. A. (2019). Kesehatan mental masa kini dan penanganan gangguannya secara islami. Journal of Islamic and Law Studies, 3(1). http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/jils/article/view/2659
Ramadhani, A. R., Andini, A., & Maulida, N. H. (2023). Kesehatan mental pada remaja dalam pandangan Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 2(6), 871–880. https://maryamsejahtera.com/index.php/Religion/index
Rasmaniar, R., Nurlaela, E., Ahmad, A., & Nurbaya, N. (2022). Pendidikan teman sebaya melalui pemberdayaan kader posyandu remaja terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja tentang manfaat gizi dalam pencegahan stunting: Penelitian kuasi eksperimen. Health Information: Jurnal Penelitian, 14(1), 76. http://portal.amelica.org/ameli/journal/504/5043270008/
Sabil, R., & Karnita, R. (2022). Perancangan buku jurnal interaktif untuk membantu mengelola rasa insecure pada remaja. Prosiding Fakultas Arsitektur dan Desain. 1(01), 1–15. https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fad/article/view/1137
Santrock, J. W. (2011). Perkembangan Anak. Erlangga.
Siegel, J., Yancey, A., Aneshensel, C., & Schuler, R. (1999). Body image, perceived pubertal timing, and adolescent mental health. Journal of Adolescent Health, 25(2), 155–165. https://doi.org/10.1016/S1054-139X(98)00160-8
Siswadi, S., & Syaifuddin, A. (2024). Penelitian tindakan partisipatif metode par (partisipatory action research) tantangan dan peluang dalam pemberdayaan komunitas. Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 19(2), 111–125. https://doi.org/10.55352/uq.v19i2.1174
Syazaid, A., Miftahul Zanna, E., Ghonniyyu, D. H., Shofiyyah, H., Jannah, F. M., Zafira, S. D., Raranditha, A., Hafiya, K. N., Hasbi, A. A., & Nabila, I. (2023). Pengaruh citra tubuh terhadap kepercayaan diri pada remaja putri. Journal of Communication and Social Sciences, 1(2), 66–71. http://jurnal.dokicti.org/index.php/JCSS/index
Tarwiyyah, H. L. (2022). Pengaruh religiusitas dalam membangun self-awareness pada remaja: Literature review. Jurnal Psimawa: Diskursus Ilmu Psikologi Dan Pendidikan, 5(2), 79–85. http://jurnal.uts.ac.id/index.php/PSIMAWA
Wijayanti, R., Sunarti, E., & Krisnatuti, D. (2020). Peran dukungan sosial dan interaksi ibu-anak dalam meningkatkan kesejahteraan subjektif remaja pada keluarga orang tua bekerja. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 13(2), 125–136. https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.2.125
Williams, G. B., Gerardi, M. B., Gill, S. L., Soucy, M. D., & Taliaferro, D. H. (2009). Reflective journaling: Innovative strategy for self-awareness for graduate nursing students. International Journal of Human Caring, 13(3), 36–43. https://www.researchgate.net/publication/279450423
Wirawan, N. A. (2024, October 30). 15,5 Juta Remaja Indonesia Mengalami Masalah Kesehatan Mental. Https://Goodstats.Id/Article/15-5-Juta-Remaja-Indonesia-Mengalami-Masalah-Kesehatan-Mental-M9Njh.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alif Alfi Syahrin, Muhamad Jodi Setianto, Irwan Nur, Lola Utama Sitompul, Santana Sembiring, Ahmad Firdaus Rofiul Muiz, I Made Bawadi Adistanaya, Ismiatul Jannah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
