Pemberdayaan ekonomi kreatif ibu rumah tangga melalui inovasi tas tali kur berbasis kewirausahaan lokal

Authors

  • Sritami Santi Hatmini Universitas Slamet Riyadi
  • Untari Narulita Madyar Universitas Slamet Riyadi

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.24601

Keywords:

pemberdayaan, perempuan, produktif, UMKM, tali kur

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga di Desa Jatiwarno, Kabupaten Karanganyar, melalui pengembangan UMKM kerajinan tas anyaman tali kur (talikur) sebagai usaha rumahan berbasis kewirausahaan lokal. Program dilaksanakan pada Juni–Oktober 2025 dengan pendekatan partisipatif berbasis aksi yang diterapkan melalui focus group discussion (FGD) untuk identifikasi kebutuhan, pelatihan praktik yang adaptif, sesi refleksi mingguan, serta evaluasi partisipatif. Kegiatan meliputi pelatihan keterampilan teknis anyaman, pengembangan desain marketable, pengemasan, pemasaran digital sederhana, serta pembentukan Kelompok Usaha Talikur Mandiri Jatiwarno dengan 30 peserta. Evaluasi program menggunakan metode campuran, meliputi pre-post test keterampilan, survei, wawancara mendalam, serta dokumentasi produksi dan penjualan. Hasil menunjukkan peningkatan penguasaan keterampilan teknis hingga 95%, produksi rata-rata 10–15 tas per peserta per bulan, serta peningkatan pendapatan keluarga sebesar 120% atau sekitar Rp1.200.000 per bulan, dengan total 680 produk terjual dan omset mencapai Rp68 juta. Tantangan utama meliputi resistensi norma sosial patriarkal, keterbatasan literasi digital, dan fluktuasi harga bahan baku, yang diatasi melalui inklusi keluarga, pendampingan individual, dan pembelian bahan baku kolektif. Keberlanjutan program didukung melalui serah terima pengelolaan kelompok kepada pengurus lokal, pendampingan pascapelatihan, penguatan akses pasar, dan fasilitasi akses modal mikro. Secara jangka panjang, program ini berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga, penguatan peran ekonomi perempuan, pengurangan kesenjangan gender, serta penguatan jaringan sosial masyarakat desa.

References

Agusti, Rakhman, F., Surur, M., Elfina, & Mariatun, I. L. (2023). Pengembangan ekonomi masyarakat melalui ekonomi kreatif studi kasus pada usaha ekonomi rumah tangga. Jurnal IKA: Ikatan Alumni PGSD UNARS, 13(1), 347–361. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v13i1.3243

Ansori, A., Soffiyuddin, M., Tamin AR, Z., Mawardi, I., & Rohmah, N. (2025). Pelatihan kerajinan tangan dalam upaya pemulihan perekonomian masyarakat korban erupsi Semeru di Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Jurnal Abdi Insani, 12(1), 54–63. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i1.1911

Arroyo, C. G., Barbieri, C., Sotomayor, S., & Knollenberg, W. (2019). Cultivating women’s empowerment through agritourism: Evidence from Andean communities. Sustainability (Switzerland), 11(11). https://doi.org/10.3390/su11113058

Fatoni, R., & Fatimah, S. (2017). Pengembangan ekonomi kreatif melalui pembuatan sabun cair; sebuah upaya pemberdayaan anggota Aisyiah di Wilayah Solo Raya. URECOL, 149–152.

Haerana, Sudarm, & Sudarman, F. (2024). Pelatihan kerajinan tangan dan pemasaran berbasis online bagi kelompok remaja putri di Kabupaten Gowa. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(3), 463–474. https://doi.org/10.35914/tomaega.v7i3.2710

Handayani, T., & Sugiarti, R. (2021). Konstruksi sosial peran ibu rumah tangga dalam masyarakat Jawa. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), 189–208. https://doi.org/10.14421/jsr.v15i2.2234

Lemoine, G. J., Aggarwal, I., & Steed, L. B. (2016). When women emerge as leaders: Effects of extraversion and gender composition in groups. The Leadership Quarterly, 27(4), 554–572. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2016.06.002

Moser, C. . (2012). Gender planning and development: Theory, practice and training. Routledge.

Rahman, H. (2021). Empowering women through handicraft industry: A case study of Rangpur. JnU Journal of Economics, 3(1), 13–30. https://jnu.ac.bd/journal/assets/pdf/3_1_415.pdf

Rahmawati, Y., & Vahlia, I. (2019). Bangun jiwa kewirausahaan dan kreatifitas melalui pelatihan kerajinan talikur bagi ibu rumah tangga di Lampung Timur. Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM), 3(2), 164–171. https://doi.org/10.31764/jmm.v3i2.1202

Rismayanti, L. P., & Yanti, N. N. S. A. (2025). Pengembangan ekonomi kreatif lokal UMK melalui inovasi kerajinan strapping band di Desa Duman. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 11(2), 334–349. https://doi.org/10.35906/jep.v11i2.2601

Supriyanta, A. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui keterampilan kerajinan di pedesaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 123–134. https://doi.org/10.21067/jpm.v5i2.5055

Widodo, Z. D., Wijiastuti, S., Handoko, T., Husin, S. Al, Vanesa, P. R., & Rahmadani, N. (2024). Sosialisasi kewirausahaan untuk mengembangkan potensi ibu rumah tangga mandiri dalam ekonomi kreatif. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 94–98. https://doi.org/10.36728/ganesha.v4i1.3159

Downloads

Published

2026-04-25

How to Cite

Hatmini, S. S., & Madyar, U. N. (2026). Pemberdayaan ekonomi kreatif ibu rumah tangga melalui inovasi tas tali kur berbasis kewirausahaan lokal. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(2), 603–612. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.24601

Issue

Section

Articles