Pencegahan kekerasan seksual berbasis masyarakat: Pendekatan edukatif dalam penguatan kesadaran perlindungan korban

Authors

  • Fajrin Mubarokah Parhani Politeknik Manufaktur Bandung
  • Yeni Latipah Politeknik Manufaktur Bandung
  • Fitri Hidayah Sundawati Politeknik Manufaktur Bandung
  • Febby Fauziah Politeknik Manufaktur Bandung

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.24748

Keywords:

kekerasan seksual, perlindungan korban, program edukasi

Abstract

Upaya pencegahan kekerasan seksual pada tingkat komunitas masyarakat masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama rendahnya pemahaman mengenai bentuk kekerasan seksual, hak-hak korban, mekanisme pelaporan, serta peran lingkungan sosial dalam sistem perlindungan korban. Kondisi ini menyebabkan respons komunitas cenderung bersifat reaktif dan bergantung pada institusi formal, sementara potensi sebagai aktor pencegahan dan perlindungan awal belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada penguatan kesadaran perlindungan korban melalui pendekatan edukatif berbasis masyarakat, dengan menempatkan peningkatan literasi hukum dan pemahaman peran sosial sebagai landasan penguatan kapasitas preventif komunitas. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kekerasan seksual, kerangka hukum perlindungan korban, serta peran komunitas dalam respons awal terhadap kasus. Kegiatan dilaksanakan di Desa Banyusari, SMAN 1 Katapang, dan Komunitas Balai Istri Majalaya dengan melibatkan 895 peserta. Pendekatan edukatif dirancang untuk mengaitkan pengetahuan normatif dengan konteks sosial peserta melalui materi kontekstual, diskusi berbasis kasus, dan media edukasi partisipatif. Evaluasi kegiatan melalui desain one group pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan berdasarkan uji t berpasangan. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis masyarakat berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan awal komunitas dalam pencegahan kekerasan seksual serta perlindungan korban.

References

Finkelhor, D. (2009). The Prevention of Childhood Sexual Abuse. The Future of Children, 19(2), 169–194. https://doi.org/10.1353/foc.0.0035

Fransiska, F., Leasfita, A., Vanie, A., & Megawati, E. (2025). Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Berbasis Partisipatif di Masyarakat Kelurahan Palmeriam, Jakarta Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(4), 1235–1242. https://doi.org/10.54082/jamsi.1933

Garbarino, J. (2017). Children and Families in the Social Environment. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315081397

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2023). Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Mulyati, S., Ramadina, A. D., & Pangestuti, R. (2022). Supporting Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan, Anak, dan Remaja di Kelurahan Pulogebang dan Desa Telajung. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 3(1), 67–77.

Nengyanti, N., Aulia, N., Juliantina, J., & Lionita, W. (2025). Pelatihan Asertif bagi Mahasiswa di Kota Palembang sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual. Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1006–1020. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v6i2.6349

Pradana, R., Handayani, I. P., & Hakim, F. N. R. (2025). Building social resilience through legal literacy and sexual violence reporting technology. ICCD, 7(1), 322–330. https://doi.org/10.33068/iccd.v7i1.879

Rahmah, A., Mirawati, M., & Ariana, R. A. (2024). Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Melalui Edukasi Berbasis Media. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 75–80. https://doi.org/10.53770/amjpm.v4i1.316

Shahrullah, R. S., Situmeang, A., Seroja, T. D., & Amboro, F. Y. P. (2023). Membangun kesadaran hukum dalam penanggulangan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak bekerja sama dengan Polda Kepulauan Riau. Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Kewirausahaan, 1(2), 108–112. https://doi.org/10.37253/madani.v2i1.7443

Suwarni, L., Selviana, S., & Vidyastuti, V. (2022). Pencegahan Primer Kekerasan Seksual Anak Melalui Intervensi Berbasis Keluarga di Kota Pontianak. Jurnal Kesehatan Manarang, 8(3), 239. https://doi.org/10.33490/jkm.v8i3.554

Waluyati, S. A., Kurnisar, K., Fatiha, H., & Maharani, R. (2025). Pendampingan Keterampilan Kewarganegaraan Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual di Sekolah Melalui Diskusi Interaktif. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 11–18. https://doi.org/10.56393/jpkm.v5i1.2614

Wulandari, A., Nurhalimah, C., Rosalia, C., Sari, C., Indriani, D., & Simanjutak, H. (2025). Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Pelecehan Seksual Untuk Murid Perempuan Kelas 6 Di SD Negeri Karang Setia 03. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(10.B), 243–249.

Wurtele, S. (2009). Preventing Sexual Abuse of Children in the Twenty-First Century: Preparing for Challenges and Opportunities. Journal of Child Sexual Abuse, 18(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/10538710802584650

Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment Theory. In Handbook of Community Psychology (pp. 43–63). Springer US. https://doi.org/10.1007/978-1-4615-4193-6_2

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Parhani, F. M., Latipah, Y., Sundawati, F. H., & Fauziah, F. (2026). Pencegahan kekerasan seksual berbasis masyarakat: Pendekatan edukatif dalam penguatan kesadaran perlindungan korban. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(2), 404–415. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.24748

Issue

Section

Articles