Implementasi pengajaran tari tradisional Indonesia untuk meningkatkan pemahaman budaya, sikap interkultural, dan jejaring akademik mahasiswa internasional
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.24772Keywords:
diplomasi budaya, transfer budaya, pembelajaran partisipatifAbstract
Keterbatasan media pembelajaran budaya Indonesia yang bersifat praktik dan partisipatif menjadi kebutuhan yang dihadapi mahasiswa internasional di Prince of Songkla University, Phuket Campus, Thailand. Pengenalan budaya selama ini didominasi penyampaian verbal sehingga kurang memberikan pengalaman langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman budaya dan interaksi lintas budaya melalui pelatihan tari tradisional Indonesia. Program dilaksanakan dalam bentuk workshop partisipatif dengan pendekatan experiential learning, diawali analisis kebutuhan mitra, demonstrasi gerak, latihan bertahap, praktik kolaboratif, dan refleksi budaya menggunakan rangkaian Tari Wonderland sebagai media pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui angket awal–akhir, observasi partisipasi, dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap keragaman tari Nusantara, keterlibatan aktif selama latihan, serta terbangunnya komunikasi dan kerja sama lintas budaya. Kegiatan juga berdampak pada peningkatan kompetensi komunikasi interkultural mahasiswa pelaksana. Program ini menghasilkan model pelatihan tari berbasis praktik, kolaboratif, dan reflektif yang dapat direplikasi sebagai strategi pengenalan budaya dan diplomasi akademik pada konteks pendidikan internasional.
References
Anton, Nadia, T. A., Violina, N. L., Putri, M. K. J., & Ariandi, H. (2024). Pendidikan global perspektif: Ilmu pengetahuan dan teknologi, transportasi, dan komunikasi. JIIC : Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(9), 5112–5123. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/1422
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action. Prentice-Hall.
Deardorff, D. K. (2006). Identification and assessment of intercultural competence as a student outcome of internationalization. Journal of Studies in International Education, 10(3), 241–266. https://doi.org/10.1177/1028315306287002
Eisner, E. W. (2002). The arts and the creation of mind. Yale University Press.
Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.
Hall, E. T. (1976). Beyond culture. Anchor Books.
Khilmi, D. A. K., Findy, R. A., Isviana, P. S., & Radianto, D. O. (2024). Multikulturalisme dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Jurnal Sains Student Research, 2(2), 167–172. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i2.1193
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Syahtari, A. F., & Siman, N. J. (2024). Nilai estetika dan peran tari tirik lalan dalam kebudayaan Kalimantan Selatan. SIWAYANG Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, Dan Antropologi, 3(2), 59–68. https://doi.org/10.54443/siwayang.v3i2.2190
Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom. ASCD.
UNESCO. (2003). Convention for the safeguarding of the intangible cultural heritage. Unecsco.Org.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society. Harvard University Press.
Wijaya, T., Amelia, S., & Wargadalem, F. R. (2025). Kearifan lokal: Peranan tari kebagh dalam membentuk identitas budaya suku Besemah. JAWI, 8(1), 61–76. https://doi.org/10.24042/00202582720900
Yachya, A., & Muid, F. A. (2024). Pembelajaran bahasa Arab berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Al Bariq: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 5(2), 1–7. https://doi.org/10.24239/albariq.v5i2.76
Zainuddin, T., & Habibi, K. (2025). Tarian tradisional didong sebagai sarana komunikasi pendidikan di komunitas Adat Gayo. An-Nuha: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 252–266. https://doi.org/10.24036/annuha.v5i2.620
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erfan Efendi, Wathanan Srinin, Aqila Faustina Amorita Azzah, Yulia Harti Ningsih, Sonia Pacheco Abrantes, Muhammad Aprita Mauliddo Putra, Fian Akhmad Zakaria, Aulia Azmi Izzatul Laila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
