Penguatan karakter nasionalis-religius santri melalui program “angop kang mas” berbasis ayat pedang
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.24871Keywords:
karakter, nasionalis-religius, santri, angop kang masAbstract
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi potensi penyebaran paham keagamaan tekstualis dan intoleran, termasuk di pesantren seperti PP. Mambaul Ulum Malang, yang berdekatan dengan wilayah terindikasi aktivitas intoleran dan radikal. Pemahaman sempit terhadap ayat-ayat pedang dan jihad dalam Al-Qur’an dapat melahirkan sikap keberagamaan eksklusif yang bertentangan dengan moderasi beragama. Untuk itu, dilaksanakan program pengabdian masyarakat bertema "Ayo Ngopi Karo Ngaji Moderasi Beragama" (ANGOP KANG MAS) yang bertujuan memperkuat karakter nasionalis-religius santri. Program ini menggunakan pendekatan research-based community service dengan desain Participatory Action Research (PAR), melibatkan santri, pengasuh, dan ustadz dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Tahapan kegiatan meliputi studi pendahuluan, perancangan model berbasis tafsir moderat, implementasi sesi dialogis ngopi karo ngaji, serta evaluasi berkala. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, FGD, dan studi dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman santri terhadap moderasi beragama, terutama dalam menafsirkan ayat-ayat pedang secara kontekstual dan damai. Santri menunjukkan perubahan sikap yang lebih terbuka, toleran, dan argumentatif terkait isu jihad, kekerasan atas nama agama, serta hubungan Islam dengan NKRI dan Pancasila. Program ini juga memperkuat karakter nasionalis-religius santri melalui internalisasi nilai tawassuth, tawazun, dan tasamuh. Selain dampak sosial-budaya, kegiatan ini menghasilkan model pendampingan moderasi beragama, bahan ajar, dokumentasi program, artikel pengabdian masyarakat, dan publikasi untuk diseminasi di pesantren lain.
References
Abubakar, A., Hudaya, C., & Adiasa, I. (2023). Penguatan karakter melalui budaya religius dan nasionalis dalam meningkatkan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 4(3), 180–186. https://doi.org/10.54371/ainj.v4i3.307
Aprilia, S. (2024). Implementasi nilai-nilai moderasi beragama di pesantren (Studi kasus di pondok pesantren Cipasung Asrama Al-Uswah. Universitas Alma Ata Yogyakarta.
Azra, A. (2012). Islam in the Indonesian World: An account of institutional formation. Mizan.
Azra, A. (2018). Islam Nusantara: Tradisi pesantren dan ajaran islam yang toleran. Mizan.
Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif dan design riset (3rd ed.). Pustaka Pelajar.
Dhofier, Z. (2015). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. LP3ES.
Kementerian Agama RI. (2019). Tanya jawab moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Maksum, A. (2015). Model pendidikan toleransi di pesantren modern dan salaf. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 82–108. https://doi.org/10.15642/jpai.2015.3.1.81-108
Masfufah, P. D., & Aesthetika, N. M. (2024). Dialog antarbudaya yang harmonis di Indonesia. Indonesian Culture and Religion, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i1.31
McTaggart, R. (1997). Participatory action research: International contexts and consequences. State University of New York Press.
Nurlaili, Fitriana, Millah, C. U., & Nasution, E. M. (2024). Moderasi beragama di Indonesia: Konsep dasar dan pengaruhnya. Moderation : Journal of Religious Harmony, 1(1), 19–24. https://doi.org/10.47766/moderation.v1i1.2707
Parwanto, W., Parayogi, O., & Antika, Y. (2025). Kebijakan moderasi beragama di Indonesia: Studi atas keberadaan, peluang dan tantangan serta tawaran kebijakan ke depan. Journal of Religious Policy, 4(1), 156–180. https://doi.org/10.31330/repo.v4i1.90
Rusmiati, E. T., Alfudholli, M. A. H., Shodiqin, A., & Taufiqurokhman. (2022). Penguatan moderasi beragama di pesantren untuk mencegah tumbuhnya radikalisme. Jurnal Abdi MOESTOPO, 5(2), 203–213. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v5i2.2162 Elis
Sahruddin, Yaumi, M., Malli, R., & Sumiati. (2023). Moderasi beragama dalam pendidikan Islam berwawasan Muhammadiyah: Studi kasus di Pesantren Ahlus Suffah Kabupaten Bantaeng. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan Dan Manajemen Islam, 12(2), 128–144. https://doi.org/10.32806/jf.v12i02.7380
Sayyi, A., Fithriyah, I., & Al-manduriy, S. M. (2023). Deradikalisasi agama melalui integrasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMAN 1 Pamekasan. Es-Syajar: Journal of Islamic Integration Science and Technology, I(I), 43–63. https://doi.org/10.18860/es.v1i1.20424
Shihab, M. Q. (1992). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Stringer, E. T. (2014). Action research (4th ed.). SAGE Publications.
Wahid, A. (2006). Pluralisme agama dan moderasi beragama. Lembaga Studi Kebudayaan dan Pemikiran Agama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Thoriq Al Anshori, Moh. Mansur Fauzi, Faizun Najah, Muhammad Abror Rosyidin, Hesty Hyldania Azizah, Moh. Nasich Jauhari, Budy Pranoto, Maskuri Maskuri, Djunaidi Ghoni, Mas’ud Said

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
