Media pembelajaran card match circle untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.25542Keywords:
media CMC, budaya melayu, keaktifan siswaAbstract
Media pembelajaran memegang peranan penting dalam meningkatkan keaktifan siswa di sekolah dasar. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di Madrasah At Tanwiriyah, Johor, Malaysia, pembelajaran masih didominasi oleh pendekatan yang berpusat pada guru. Madrasah ini dipilih sebagai mitra karena memiliki kedekatan latar budaya Melayu yang memungkinkan penerapan media pembelajaran berbasis kearifan lokal secara lebih kontekstual. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui pemanfaatan media pembelajaran Card Match Circle (CMC) berbasis Budaya Melayu. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Magister Pendidikan Dasar Universitas Riau dengan pihak madrasah dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi tingkat keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan media CMC berbasis Budaya Melayu mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan siswa dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Keaktifan siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata capaian sebesar 80%, yang ditunjukkan melalui meningkatnya antusiasme sebesar 84% dengan kriteria sangat tinggi, konsentrasi sebesar 81% dengan kriteria sangat tinggi, kemampuan menyampaikan ide, serta partisipasi dalam kerja kelompok dengan kisaran persentase 77%-79% kategori tinggi. Kegiatan ini juga memperkaya alternatif media pembelajaran bagi guru serta memperkuat pemanfaatan budaya Melayu sebagai sumber belajar yang dekat dengan kehidupan siswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi pendidikan lintas negara yang berlandaskan kesamaan budaya dapat menjadi sarana pengembangan inovasi pembelajaran yang relevan dan berkelanjutan.
References
Aditama, D. Y., Bella, A., Kamilah, A., & Agustin, N. (2024). Analisis keaktifan belajar siswa melalui model project based learning dalam pembelajaran IPA. Tarunateach: Journal of Elementary School, 2(2), 128–134. https://doi.org/10.54298/tarunateach.v2i2.456
Awaluddin, R. (2025). Penerapan model problem based learning (PBL) berbasis kearifan lokal pada materi pencemaran lingkungan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas X di SMAN 2 Bolo. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(2). 312-321. https://doi.org/10.57008/jjp.v5i02.1340
Benu, A. Y., & Nahak, R. L. (2022). Pengembangan media pembelajaran IPS card match circle dalam pembelajaran tematik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), 5(1). 175-180. https://doi.org/10.37792/jukanti.v5i1.477
Damayanti, N. S., Imaduddin, M., Detagory, W. N., & Darmayanti, V. (2025). A case study: Integration of local wisdom in the implementation of the merdeka curriculum. elementary school. Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 13(2). 165-176. https://doi.org/10.21107/Widyagogik/v13i2.31493
Hasanah, Z. (2021). Model pembelajaran kooperatif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Jurnal Studi Kemahasiswaan, 1(1). 1–13. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v1i1.236
Ibrahimi, R. (2025). Peran media ekosistem lokal berbasis kearifan lokal dalam penguatan pendidikan IPS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(2). 87-95. https://doi.org/10.54297/jpmd.v1i2.1245
Januardi, A., Superman, S., & Nur, S. (2024). Integrasi nilai-nilai tradisi masyarakat Sambas dalam pembelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(2), 794–805. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i2.604
Kamal, M., Damopolii, M., & Datunsolang, R. (2025). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dengan pendekatan contextual teaching and learning dalam pembelajaran seni budaya di SDN 8 Kwandang. JEMARI: Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 59–67. https://doi.org/10.30599/vj5tsd54
Lamusiah, S. (2026). Kajian kurikulum nsional dalam pembelajaran berbasis TCL (teacher-centered learning) dan SCL (student-centered learning). Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1). https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43709
Lusianti, E. F., Faridah, & Ningsih, D. S. (2024). Peran cerita hikayat hang tuah mewujudkan nilai budaya dan karakter bangsa. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 4(2). http://dx.doi.org/10.30821/eunoia.v4i2.4214
Maisari, D., Junaidi, Fauzan, & Nurhasnah. (2023). Studi tentang keaktifan siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Ta’rim: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 4(4), 139–153. https://doi.org/10.59059/tarim.v4i4.527
Marhadi, H. (2023). Pengembangan model project based learning berbasis tradisi batobo untuk membangun karakter peduli lingkungan siswa di sekolah dasar. Program Studi Pendidikan Dasar Universitas Pendidikan Indonesia.
Marhadi, H., & Erlisnawati. (2017). Nilai karakter dalam budaya pacu jalur pada masyarakat Teluk Kuantan Provinsi Riau. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1). https://doi.org/10.31326/jipgsd.v1i1.280
Marhadi, H., Erlisnawati, Syafriyafdi, N., Cindy, V., Uyun, K., Syahfrika, E., Septiana, L., Harmadani, P., & Andini, S. (2025). Penggunaan media pembelajaran card match circle berbasis budaya melayu dalam upaya peningkatan mutu proses pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal SOLMA, 14(1), 983–991. https://doi.org/10.22236/solma.v14i1.16706
Meida, N., Kosmajadi, E., & Susilo, S. V. (2021). Peran media pembelajaran card match circle terhadap pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran IPS. Seminar Nasional Pendidikan, FKIP UNMA ”System Thinking Skills Dalam Upaya Transformasi Pembelajaran Di Era Society 5.0”, 3(3). https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/564
Meljawati, & Hasmiza. (2025). Potensi budaya melayu sebagai basis pendidikan karakter di Kabupaten Natuna. Jurnal Tapak Melayu, 3(3). 1–9. https://doi.org/10.56783/tm.v3i01.279
Mustikah, S., Oktavia, M., & Ayurachmawati, P. (2023). Pengembangan media pembelajaran card match circle pada IPA kelas V sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1).
Ningtyas, W. S. R. (2024). Keaktifan siswa melalui pembelajaran permainan edukatif di SD Dumas Surabaya. WALADA: Journal of Primary Education, 3(2). https://doi.org/10.61798/wjpe.v3i2.129
Purba, E. K., & Rahmadi, P. (2021). Upaya guru dalam meningkatkan keaktifan siswa melalui media pembelajaran quizizz pada proses pembelajaran daring. KAIROS: Jurnal Ilmiah, I(2). 146–163. https://doi.org/10.19166/kairos.v1i2.3988
Rosalina, Widyaswarani, E., Saputra, F. A., Nurcholis, R. A., & Lutfiana, A. F. (2024). Implementasi contextual teaching learning dalam pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, Dan Sosial Budaya, 30(5).
Rozali, A., Irianto, D. M., & Yuniarti, Y. (2022). Kajian problematika teacher centered learning dalam pembelajaran siswa studi kasus: SDN Dukuh, Sukabumi. Journal of Elementary Education, 5(1). https://doi.org/10.22460/collase.v5i1.9996
Suroso, T., Surachmi, S., & Kanzunnudin, M. (2024). Peningkatan keaktifan dan hasil belajar matematika dengan model discovery learning pada kelas IX di SMP Negeri 1 Pati. SABDA (Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia), 1(1). https://prosiding.umk.ac.id/index.php/sabda/article/view/691
Tambunan, K., & Sudrajad. (2025). Exploring the values of local wisdom of the community as a source of social science learning. Sosioedukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 14(4). 2971–2980. https://doi.org/10.36526/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hendri Marhadi, Erlisnawati Erlisnawati, Neni Hermita, Zetra Hainul Putra, Jesi Alexander Alim, M. Jaya Adi Putra, Vista Cindy, Bella Karmelia, Nurmailis Nurmailis, Liza Lestari, Nana Asmi Aziz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
