Analisis Kerjasama Australia-ASEAN dalam Bidang Ekonomi
PDF

Keywords

Australia
ASEAN
RCEP
AADCP
AANZFTA.

Abstract

Research conducted to find out what was done by Australia-ASEAN in the economic field. The method used by researchers is deductive, in which the paragraphs are collected in general or the main idea of the paragraphs and then conclusions are drawn specifically. The type of research conducted is qualitative research in which collects data used by researchers, namely Library Studies (Library Research). Based on the results and discussion of ASEAN is an important part of economic prosperity in Australia. As a regional organization in the Southeast Asian region, ASEAN is currently the largest trading partner with Australia. Cooperation between Australia and ASEAN includes the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), the ASEAN-Australia Development Cooperation Program (AADCP), the ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA). Australia has welcomed the cooperation agreement. This cooperation agreement is important for trade in our region which will drive export opportunities for Australian businesses and facilitate more local employment.
https://doi.org/10.33474/jisop.v2i2.6698
PDF

References

Ardento, E. (2019). Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat Terhadap Korea Utara Pada Era Presiden Barack Obama, 2009-2017. Universitas Lampung.

Assistance, H., Relief, D., & Cooperation, B. E. (2014). Overview of ASEAN-Australia Dialogue Relations. February 2009, 2009–2011.

AUSaid. (2004). ASEAN and Australia: 30 years of development cooperation.

Bainus, A., & Rachman, J. B. (2018). Editorial: Kepentingan Nasional dalam Hubungan Internasional. Intermestic: Journal of International Studies, 2(2), 109. https://doi.org/10.24198/intermestic.v2n2.1

Baldwin, D. A. (1993). Neoliberalism, Neorealism, and World Politics. Neorealism and Neoliberalism: The Contemporary Debate. https://doi.org/10.1016/S0969-4765(04)00066-9

Frost, F. (2016). Engaging the neighbours. Australia and ASEAN since 1974. Engaging the Neighbours. Australia and ASEAN since 1974, in 1984, 187–204. https://doi.org/10.26530/oapen_616882

Introduction, I., Zealand, N., & Zealand, N. (2017). The ASEAN – Australia – New Zealand FTA ( AANZFTA ). October 2013, 114–132.

Isan, R. A. (2017). Kepentingan Republik Rakyat Tiongkok dalam Pembentukan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Jom Fisip, 4(1), 5.

Jackson, R., & Sørensen, G. (2013). Introduction to International Relations Theories and Approaches. In International Relations: Theories and Approaches.

Mintz, A., & DeRouen, K. (2010). Understanding foreign policy: Decision making. In Understanding Foreign Policy: Decision Making. https://doi.org/10.1017/CBO9780511757761

Nurmala, Z., & Harto, S. (2018). Motivasi Australia Ikut Dalam Pembentukan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 5(1), 1–15. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/20034

Peter Pham, J. (2008). What is in the national interest? Hans morgenthau’s realist vision and american foreign policy. American Foreign Policy Interests. https://doi.org/10.1080/10803920802435245

Pramanta, R. A., Maziyah, R., Karisma, D., Asri, P. R., Bua, A. T. K., Priambodo, D. B., & Mahendra, B. (2019). Kemitraan Strategis Non-Zero Sum Game: Hubungan ASEAN-Australia dalam Konteks Geopolitik. Indonesian Perspective, 3(2), 111–126. https://doi.org/10.14710/ip.v3i2.22347

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Wyse, S. E. (2011). Difference between Qualitative Research vs. Quantitative Research. In Snap Surveys.

Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP) dengan nomor registrasi ISSN 2656-1565 (cetak) 2656-8209 (online) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Malang menerapkan ketentuan Hak Cipta dan Lisensi sebagai berikut:

 

Hak cipta:

  • Hak Cipta pada setiap naskah adalah milik penulis.
  • Penulis mengakui bahwa Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP) berhak sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Attributions-ShareAlike 4.0 International License.
  • Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik (JISoP).


Lisensi:

  • Atribusi: Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
  • Berbagi Serupa: Apabila Anda menggubah atau membuat turunan dari materi ini, Anda harus menyebarluaskan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.
  • Tidak ada batasan tambahan: Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.

Anda bebas untuk:

  • Berbagi menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun.
  • Beradaptasi mengubah dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
  • Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi ini.

 

 

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.