Optimalisasi asupan serat, vitamin c, vitamin a, dan zinc balita risiko stunting melalui pemberian sinbiotik, telur, dan susu

Authors

  • Aditiya Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
  • Iftitah Fakhira Ahanie Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
  • Dwipajati Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23318

Keywords:

feses, gizi mikro, sinbiotik, serat, stunting

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi serius di Indonesia, termasuk di Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan asupan zat gizi mikro (vitamin C, vitamin A, zinc) dan serat, serta mengkaji kondisi feses (bentuk, warna, dan frekuensi) pada balita risiko stunting melalui program PESONA (Pemberian Sinbiotik, Telur, dan Susu untuk Optimalisasi Gizi Anak). Metode yang digunakan adalah participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan melibatkan 12 keluarga dengan balita berisiko stunting. Langkah teknis yang digunakan adalah pendekatan komunitas dengan pendampingan ibu balita, pemberian protein hewani (telur), sinbiotik (Probio Force), dan susu pertumbuhan (Dangrow). Analisis dilakukan dengan menilai pre dan post feses berdasarkan bentuk, warna, dan frekuensi feses serta pre dan post asupan serat dan zat gizi mikro dari recall 24 jam yang dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada asupan serat dan zat gizi mikro sebelum dan sesudah intervensi (p>0,05) sedangkan pada konsistensi, warna, dan frekuensi feses balita menunjukkan perbaikan setelah pemberian sinbiotik.

References

Adiyani, A. P., Khasanah, A. N., Nurfiana, D. A., Utami, T., Rahayu, E. S., & Fibri, D. L. N. (2022). Pola Makan, Status Gizi, Konsumsi Probiotik, Kesehatan, Frekuensi Defekasi, Kualitas Feses Mahasiswa Indekos Fakultas Teknologi Pertanian UGM saat Pandemi Covid-19. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 6(1), 98. https://doi.org/10.20884/1.jgipas.2022.6.1.5272

Bahmat, D. O., Bahar, H., & Jus’at, I. (2019). Hubungan Asupan Seng, Vitamin A, Zat Besi, dan Kejadian Stunting pada Balita (24-59) Bulan di Kepulauan Nusa Tenggara (RISKESDAS 2010). Departement of Nutrition Faculty of Health Science Esa Unggul University, Riskesdas, 1–14.

Dieny, F. F., Jauharany, F. F., Rahadiyanti, A., Fitranti, D. Y., Tsani, A. F. A., & Kurniawati, D. M. (2021). Program asuhan gizi olahraga (PAGO) atlet sepatu roda sebagai strategi memperbaiki profil status gizi, biokimia dan kualitas asupan. Jurnal Keolahragaan, 9(2), 148–158. https://doi.org/10.21831/jk.v9i2.34747

Dinas Kesehatan Kota Malang. (2022). Kota Malang Tahun 2021. Dinas Kesehatan Kota Malang, 45, 1–226.

Fajriyah, I. (2020). Segmentasi Wilayah Untuk Menekan Stunting Melalui Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (Hpk). Jurnal Keluarga Berencana, 5(01), 38–47. https://ejurnal.bkkbn.go.id/kkb/article/view/35/32

Gede Narendra Pramana Putra M, & Pande Made Nova Armita Sari. (2023). Potensi Nutraceutical Sebagai Solusi Pencegahan Stunting. Prosiding Workshop Dan Seminar Nasional Farmasi, 2, 604–619. https://doi.org/10.24843/wsnf.2022.v02.p48

Hapsari, W. W., & Nabilah, N. F. (2021). Perancangan Desain Karakter Feses Sebagai Maskot Promosi Kesehatan Pencernaan Anak. Jurnal Komunikasi Visual, 1(1), 42–48. https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekamakna/article/view/4809.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes, 1–150.

Marista Safitri Adelia, Rahayuning Pangestuti Dina, & Aruben Ronny. (2017). Hubungan Ketahanan Pangan Keluarga Dan Pola Konsumsi Dengan Status Gizi Balita Keluarga Petani (Studi di Desa Jurug Kabupaten Boyolali Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 5(3), 120–128. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm

McFarland, L. V. (2021). Efficacy of single-strain probiotics versus multi-strain mixtures: systematic review of strain and disease specificity. Dig Dis Sci, 66, 694–704. https://doi.org/10.1007/s10620-020-06244-z.

Muslimah, Budi, S., Fuad, W., & Latifah, Y. N. (2023). Efektivitas penyuluhan praktik perilaku pola asuh pendampingan makan balita di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Seminar Kesehatan Masyarakat, 1(1), 161–167. https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/prosidingfkm

Palupi, K. C., Fauziah, N. S., Utami, D. A., Dewanti, L. P., & Ronitawati, P. (2022). Pengaruh intervensi sadar puasa ramadan terhadap asupan zat gizi makro, serat, gula dan aktivitas fisik diantara remaja putri gizi lebih. Amerta Nutrition, 6(1), 146–156. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1SP.2022.146

RI, M. (2022). Permenkes 2022 SKN.pdf (pp. 1 – 34.)

Sholikhah, D. M., & Rahma, A. (2022). Perbaikan status gizi balita melalui pendampingan gizi secara intensif di Desa Singosari, Kabupaten Gresik. Amerta Nutrition, 6(1), 117–125. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1SP.2022.117

Septiani, & Yulia, K. S. F. (2023). Pengaruh Sinbiotik Terhadap Mikrobiota Saluran Cerna Pada Anak Stunting. Jurnal Medika Indonesia, 4(2), 23–29. https://ejr.umku.ac.id/index.php/JMI/article/view/2002.

Tareke, A. A., Enyew, E. B., & Takele, B. A. (2022). Pooled prevalence and associated factors of diarrhea among under-five years children in East Africa: a multilevel logistic regression analysis. PLoS One, 17, 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0264559.

Tremblay, A., Xu, X., Colee, J., & Tompkins, T. A. (2021). Efficacy of a multi-strain probiotic formulation in pediatric populations: a comprehensive review of clinical studies. Nutrients, 13, 1–19. https://doi.org/10.3390/nu13061908.

Wandini, R., Rilyani, & Resti, E. (2021). Pemberian makanan pendamping asi (mp-asi) berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(2), 274–278. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i2.4138.

Widianingrum, R., Fachriah, N. R., Widiasih, E., Sulfrida, E., Fuad, W., & Lahdji, A. (2023). Hubungan pengetahuan dengan perilaku pola asuh pendampingan makan balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Poncol. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 6(1), 812–819. https://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/view/1574.

Wigati, A., Yulia, Sari, F. Y. K., & Suwarto, T. (2022). Pentingnya edukasi gizi seimbang untuk pencegahan stunting pada balita. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 155–162. https://doi.org/10.26751/jai.v4i2.1677.

Yulfiwanti, I., Jurnalis, Y. D., Asrawati, Syarif, I., Mariko, R., Izzah, A. Z., & Ihsan, I. (2024). Pengaruh probiotik terhadap kadar calprotectin feses dan durasi diare akut pada anak. Sari Pediatri, 26(2), 74–79. http://dx.doi.org/10.14238/sp26.2.2024.74-9.

Downloads

Published

2025-03-12

How to Cite

Aditiya, Ahanie, I. F., & Dwipajati. (2025). Optimalisasi asupan serat, vitamin c, vitamin a, dan zinc balita risiko stunting melalui pemberian sinbiotik, telur, dan susu. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(1), 218–230. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23318

Issue

Section

Articles