Penerapan fly ash and bottom ash (FABA) sebagai perbaikan kesuburan tanah guna pertumbuhan dan hasil bawang merah
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23388Keywords:
bawang merah, pemupukan, FABAAbstract
Kebutuhan bawang merah terus meningkat setiap tahunnya akan tetapi produksi bawang merah terhambat akibat kondisi iklim dan serangan penyakit. Kelangkaan pupuk dan tingginya harga pupuk menjadi penyebab keterbatasan produksi bawang merah. FABA (Fly Ash and Bottom Ash) menjadi solusi untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, sehingga harapannya mampu meningkatkan produksi bawang merah. Metode yang digunakan Participatory Action Research (PAR) dengan empat tahapan, sosialisasi budidaya bawang merah dan pemanfaatan FABA, praktik lapang, pemeliharaan budidaya dan evaluasi. Hasil kegiatan ini dievaluasi dengan 3 kriteria tolak ukur pencapaian yaitu evaluasi partisipatif, formatif dan sumatif. Hasil evaluasi partisipatif menunjukkan bahwa setelah pendampingan 100% masyarakat mampu memahami teknik budidaya bawang merah, dan 96% mampu menjelaskan pemanfaatan FABA dan pengaplikasiannya untuk bawang merah. Hasil evaluasi formatif menunjukkan rangkaian kegiatan yang telah terlaksana di lapangan. Dimulai dari pengolahan lahan, penaman hingga pengendalian hama dan penyakit. Evaluasi Sumatif menunjukkan 92% masyarakat meningkat sangat banyak dalam memahi teknik budidaya bawang merah, dan 80 - 90 % kemampuan meningkat dalam mengolah dan mengaplikasikan FABA pada tanaman bawang merah. Secara keseluruhan pengaplikasian FABA pada bawang merah berjalan secara efektif di Desa Gampong Ladang Aceh Barat.
References
Ardiansah, A., Tasya., Azis Albar J. (2023). Utilization of Fly Ash and Bottom Ash as Acid Mine Water Neutralization Media: Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash Sebagai Media Netralisasi Air Asam Tambang. Jurnal Sains dan Teknik Terapan, 1(1), 1-10. https://journal.akom-bantaeng.ac.id/index.php/jstt/article/view/6
Aziz, N., Ananda, J., Maulana, I. H., Andras, L., Podesta, F., & Nurwiyanto, N. (2023). The Effect of Faba Growing Media and Cow Manure on the Growth and Yield of Mustard Greens (Brassica juncea L.). Nabatia, 11(1), 58-66. https://doi.org/10.21070/nabatia.v12i2.1645
Butarbutar, J. M., P’Gorat, R. A., & Sinthayani, D. (2023). Pemanfaatan FABA dan Air Daur Ulang PLTU Lontar untuk Pertanian Labu Madu Dalam Implementasi Pertanian Berkelanjutan di Desa Kemiri (Studi Kasus pada PT PLN Indonesia Power Lontar dan Petani di Desa Kemiri). TheJournalish: Social and Government, 4(5), 181-195. https://doi.org/10.55314/tsg.v4i5.608
Faoziah, N., Iskandar, & Djajakirana, G. (2022). Pengaruh Penambahan Kompos Dan Faba Terhadap Karakteristik Kimia Pada Tanah Berpasir Dan Pertumbuhan Tanaman Tomat. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 23(2), 78–82. https://doi.org/10.29244/jitl.24.1.1-5
Mansyur, N. I., Pudjiwati, E. H., & Murtilaksono, A. (2021). Fertilizers and Fertilization. Syiah Kuala University Press. Aceh, Indonesia.
Nirma Wahyuni, A., & Suluk Padang, I. (2020). The growth and yield performance of true shallot seed production in Central Sulawesi, Indonesia. Asian Journal of Agriculture, 4(1), 18–22. https://doi.org/10.13057/asianjagric/g040104
Nugroho, D., Suryawan, H., & Putri, L. A. (2021). Pemanfaatan Limbah Industri dalam Budidaya Hortikultura: Peluang dan Tantangan. Agritech Journal, 19(1), 45-56.
Serambinews. (2022). Aceh akan tingkatkan produksi bawang dan cabai, rencanakan bangun cold storage. https://aceh.tribunnews.com/2022/11/17/aceh-akan-tingkatkan-produksi-bawang-dan-cabai-rencanakan-bangun-cold-storage. Diakses pada 10 Oktober 2024.
Purwasi, S., Nurjanah, U., & Marlin, M. (2022). Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa L. Var. Aggregatum) Akibat Pemberian Pupuk Organik Cair Tusuk Konde (Wedelia trilobata L.). PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman, 2(1), 13–22. https://doi.org/10.58222/pucuk.v2i1.59
Randrikasari, O. (2024). Teknologi Reklamasi Lahan Bekas Tambang Timah Melalui Pemberian Bahan Amelioran Dan Pemilihan Jenis Tanaman: Studi Kasus Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, 1(1), 29-43. https://doi.org/10.70191/jplp.v1i1.54894
Syam’un, E., Yassi, A., Jayadi, M., Sjam, S., Ulfa, F., & Zainal. (2017). Meningkatkan produktivitas bawang merah melalui penggunaan biji sebagai bibit. Jurnal Dinamika Pengabdian, 2(2), 188–193. https://doi.org/10.20956/jdp.v2i2.2162
Tuti, H. K., Sepe, M., Romadhan, P., & Rido, M. (2024). Edukasi Pendekatan Partisipatif Dalam Pengendalian Hama Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. BAKIRA: Journal of Community Service, SATERA: Journal of Science and Applied Technology, 5(2), 115–123. https://doi.org/10.30598/bakira.2024.5.2.115-123
Yanuarti, A. R., & Afsari, M. D. (2016). Profil komoditas barang kebutuhan pokok dan barang penting komoditas bawang merah. Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan. Jakarta (ID).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jekki Irawan, Dewi Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
