Pelestarian kuliner tradisional melalui experiental learning pada pembuatan es cendol
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i1.23421Keywords:
es cendol, experiential learning, kuliner tradisionalAbstract
Di tengah arus globalisasi, kuliner tradisional Indonesia seperti Es Cendol menghadapi risiko kehilangan identitas akibat dominasi gaya hidup modern. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya dan teknik pembuatan Es Cendol menggunakan pendekatan experiential learning, yang mengedepankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Kegiatan ini melibatkan siswa SMP-IT Al Uswah Surabaya dalam tiga tahapan: pengenalan teori dan demonstrasi pembuatan, praktik langsung dalam kelompok, serta evaluasi dan refleksi. Peserta mempelajari sejarah, filosofi, serta teknik penggunaan bahan alami seperti daun pandan dan daun suji. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai budaya Es Cendol, keterampilan teknis dalam proses pembuatan, dan apresiasi terhadap bahan alami. Metode ini efektif menanamkan kebanggaan dan tanggung jawab terhadap pelestarian kuliner tradisional. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa experiential learning merupakan pendekatan yang relevan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda. Temuan ini dapat menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pelatihan kuliner tradisional lainnya.
References
Aini, A. N., Ahmad, D. A., Putri, E. P. M., Muthmainnah, F. H., Hurumatillah, Z. H., & Rizkyanfi, M. W. (2024). Peran kuliner tradisional Nusantara dalam memengaruhi kegiatan ekonomi dan bahasa di Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2). http://jptam.org/index.php/jptam/article/view/15667
Ari, A. (2024, February 3). Es Cendol kuliner minuman yang menyatu dalam kelezatan Nusantara. Media Seruni. https://mediaseruni.id/es-cendol-kuliner-minuman-yang-menyatu-dalam-kelezatan-nusantara/
Boud, D., Cohen, R., & Walker, D. (1993). Using experience for learning Bristol. SRHE and Open University Press.
Chusna, I. F., Aini, I. N., Putri, K. A., & Elisa, M. C. (2024). Literatur review: Urgensi keterampilan abad 21 pada peserta didik. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 4(4). https://doi.org/10.17977/um065.v4.i4.2024.1
Damayanti, A., Fadhlurrahman, M. F., Yasifa, N., Yusuf, S. S. A.-Z., Ichwani, W. O. F., & Supriyono, S. (2024). Eksplorasi perubahan preferensi konsumsi makanan tradisional nusantara terhadap makanan Korea di era globallisasi pada masyarakat kota Bandung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45791–45798. http://jptam.org/index.php/jptam/article/view/22547
Efstratia, D. (2014). Experiential education through project based learning. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 152, 1256–1260. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.09.362
Endayani, T. B., Rina, C., & Agustina, M. (2020). Metode demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Al - Azkiya: Jurnal Ilmiah Pendidikan MI/SD, 5(2), 150–158. https://doi.org/10.32505/al-azkiya.v5i2.2155
JB Group. (2024, November 28). Budaya kuliner es cendol minuman tradisional yang mendunia. Bopea Daily. https://www.mesinrestoran.com/budaya-kuliner-es-cendol-minuman-tradisional-yang-mendunia/
Johnson, D. W., Johnson, R. T., & Smith, K. (2014). Cooperative learning: Improving university instruction by basing practice on validated theory. Journal on Excellence in College Teaching, 25(4).
Kemdikbudristek. (2023, April 25). Jelajah budaya Indonesia via kuliner tradisional. Itjen Kemdikbud. https://itjen.kemdikbud.go.id/web/jelajah-budaya-indonesia-via-kuliner-tradisional/
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.
Maulana, A., & Darmanto, E. (2024). Perancangan platform inovatif untuk pelestarian dan pengembangan kuliner Nusantara di era globalisasi. PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset Dan Observasi Sistem Komputer, 11(2), 230–236. https://doi.org/10.30656/prosisko.v11i2.8621
Misnawati, D. (2019). Kajian simbolisme kuliner Mpek-Mpek dalam interaksi sosial masyarakat Palembang. Jurnal Vokasi Indonesia, 7(1), 72–77. https://scholarhub.ui.ac.id/jvi/vol7/iss1/8
Mulyani, P. A., Sudiartini, N. W. A., & Sariani, N. L. P. (2020). Perilaku masyarakat kota denpasar dalam mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food). JUIMA: Jurnal Ilmu Manajemen, 10(2), 90–103. https://doi.org/10.36733/juima.v10i2.1398
Naufalin, L. R., Dinanti, A., & Krisnaresanti, A. (2016). Experiential learning model on entrepreneurship subject to improve students’ soft skills. Dinamika Pendidikan, 11(1), 47–57. https://journal.unnes.ac.id/nju/DP/article/view/8703
Nicol, D. J., & Macfarlane‐Dick, D. (2006). Formative assessment and self‐regulated learning: A model and seven principles of good feedback practice. Studies in Higher Education, 31(2), 199–218. https://doi.org/10.1080/03075070600572090
Pamungkas, S. F., Widiastuti, I., & Suharno. (2019). Kolb’s experiential learning as an effective learning model in creative product and entrepreneurship subjects. Journal of Mechanical Engineering and Vocational Education (JoMEVE), 2(1), 27–32. https://doi.org/10.20961/jomeve.v2i1.28352
Purnami, R. S., & Rohayati. (2016). Implementasi metode experiential learning dalam pengembangan softskills mahasiswa yang menunjang integrasi teknologi, manajemen dan bisnis. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(1). https://doi.org/10.17509/jpp.v13i1.3511
Salsabila, A. A., & Hana, K. F. (2023). Preferensi konsumen muslim: Eksistensi makanan halal modern terhadap minat beli jajanan tradisional pada generasi muda. Fokus Bisnis Media Pengkajian Manajemen Dan Akuntansi, 22(2), 238–246. https://doi.org/10.32639/fokbis.v22i2.748
Slavin, R. E. (2014). Make cooperative learning powerful: Five essential strategies to make cooperative learning effective. Educational Leadership, 72, 22–26.
Susanti, R. D. (2022). Implementasi metode experiential learning dalam penguatan literasi budaya berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Pendidikan Literasi:Mempersiapkan Peserta Didik Yang Unggul (2021). https://ejournalugj.com/index.php/PBB/article/view/7398
Uluum, M. F., Nur’ain, A. D., Dini, K., Azmi, A. N. , & Supriyono, S. (2024). Pergeseran kuliner tradisional menuju makanan cepat saji di kalangan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 50440–50445. http://jptam.org/index.php/jptam/article/view/23859
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wibawati, D., & Prabhawati, A. (2021). Upaya Indonesia untuk mempromosikan wisata kuliner sebagai warisan budaya dunia. Journal of Tourism and Creativity, 5(1), 36. https://doi.org/10.19184/jtc.v5i1.21108
Winarno, F. G. (2024). Kimia pangan dan gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Daniel Pandu Mau, Titin Lestariningsih, Andreas Aditama Dachi, Natalia Kusumawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
