Peningkatan kompetensi kepribadian guru melalui penerapan pengelolaan kelas berbasis social emotional learning

Authors

  • Nita Karmila Universitas Pakuan
  • Iyan Irdiyansyah Universitas Pakuan
  • Griet Helena Laihad Universitas Pakuan
  • Muhamad Adhi Maternas Harapan Universitas Pakuan
  • Ajeng Astri Utami Universitas Pakuan

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i2.23616

Keywords:

kompetensi kepribadian, pengelolaan kelas, SEL

Abstract

Dalam rangka menghadapi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang dibutuhkan kesiapan seluruh komponen untuk dapat beradaptasi menghadapi berbagai perubahan yang terjadi. Guru menjadi unsur penting dalam pendidikan yang wajib memiliki berbagai kompetensi untuk menyiapkan generasi unggul dan berkualitas. Guru bukan sekedar membekali diri dengan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial, namun lebih dari itu, guru wajib terus berinovasi. Implementasi pengelolaan kelas berbasis Social Emotional Learning (SEL) menjadi inovasi yang dapat dilakukan oleh guru. Ditemukan beberapa permasalahan di SDIT Insantama Kota Bogor sebagai mitra PkM yakni pemahaman tentang kompetensi guru yang masih rendah, pengelolaan kelas yang belum maksimal serta belum diimplementasikannya SEL di kelas. Hal tersebut menjadi dasar dilaksanakannya PkM dengan metode seminar dan workshop yang bertujuan untuk memberikan penguatan tentang kompetensi guru, pengelolaan kelas yang maksimal serta implementasi pengelolaan kelas berbasis SEL. Kegiatan PkM dilaksanakan tanggal 22-27 Februari 2025 dan menghasilkan luaran berupa peningkatan kompetensi kepribadian guru melalui pengelolaan kelas berbasis SEL. Selain itu, dihasilkannya perangkat pembelajaran berbasis SEL sebagai panduan pembelajaran di kelas. Hasil evaluasi kegiatan PkM menunjukkan kepuasan peserta dengan 70,75% menyatakan sangat baik, 24,65% baik, 4,35% cukup dan sisanya 0,35% kurang. Kegiatan PkM ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif yang berdampak bagi kemajuan pembelajaran dan pendidikan.

References

Adiyono, A., Fadhilatunnisa, A., Rahmat, N. A., & Munawarroh, N. (2022). Skills of Islamic religious education teachers in class management. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 6(1), 104–115. https://doi.org/10.35723/ajie.v6i1.229

Aluf, W. Al, Supriyatno, T., & Widodo, B. (2025). Hambatan yang dihadapi guru dan solusinya dalam manajemen kelas di SD Sana Tengah 1. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 781–794. https://doi.org/10.35931/am.v9i2.4227

Anjelita, K., & Utama, C. (2024). Perilaku Dan solusi untuk menangani tindak bullying di sekolah dasar. Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 31–41. https://doi.org/10.52185/abuyaVol2iss1Y2024415

Arieny, M., Kartika, D., & Tibrani, M. M. (2023). Implementation social and emotional learning (SEL): Promoting students’ learning activities. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2210–2221. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1414

Chintya, R., & Sit, M. (2024). Analisis teori daniel goleman dalam perkembangan kecerdasan emosi anak usia dini. Journal of Psyehologi and Child Development, 4(1), 159–168. https://doi.org/10.37680/absorbent

Esen-Aygun, H., & Sahin-Taskin, C. (2017). Teachers’ views of social-emotional skills and their perspectiveson social-emotional learning programs. Education and Practice, 8(7), 2222–1735. https://iiste.org/Journals/index.php/JEP/article/view/36025

Fitri, E., & Safitri, E. (2024). Peran guru dalam pengelolaan kelas di SD Negeri 44/1 Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(3), 4745–4755. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/701

Hadi, S. (2011). Pembelajaran sosial emosional sebagai dasar pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Teknodik, 15(2), 227–240. https://doi.org/10.32550/teknodik.v0i0.104

Karwati, E., & Priansa, D. J. (2015). Manajemen kelas (Classroom management): guru profesional yang inspiratif, kreatif, menyenangkan, dan berprestasi (3rd ed.). Alfabeta.

Laurerman, F., & Hagen, I. Ten. (2021). Do teachers’ perceived teaching competence and self-efficacy affect students’ academic outcomes? A closer look at student-reported classroom processes and outcomes. Educational Psychologist., 56(4), 265–282. https://doi.org/10.1080/00461520.2021.1991355

Mavela, M., & Satria, A. P. (2023). Nilai karakter kreatif peserta didik dalam P5 pada peserta didik kelas IV tema kewirausahaan SDN 2 Pandean. JUPEIS : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(3), 152–158. https://doi.org/10.57218/jupeis.vol2.iss3.776

Minsih, A. G. D. (2018). Peranan guru dalam pengelolaan kelas. Profesi Pendidikan Dasar, 5(1), 192–210. https://doi.org/10.24252/lp.2010v13n2a6

Subroto, W. (2021). Prevention acts towards bullying in Indonesian schools: A systematic review. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 13(3), 2889–2897. https://doi.org/10.35445/alishlah.v13i3.1444

ülvay, G. F., & Ozkul, A. E. (2018). Social-emotional learning competencies scale of secondary school students. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 14(4), 1295–1304. https://doi.org/10.29333/ejmste/82938

Downloads

Published

2025-06-15

How to Cite

Karmila, N., Irdiyansyah, I., Laihad, G. H., Harapan, M. A. M., & Utami, A. A. (2025). Peningkatan kompetensi kepribadian guru melalui penerapan pengelolaan kelas berbasis social emotional learning. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(2), 525–534. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i2.23616

Issue

Section

Articles