Peningkatan asupan protein hewani santri melalui edukasi gizi dan budidaya ikan di pondok pesantren
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.23872Keywords:
pondok pesantren, budidaya ikan lele, edukasiAbstract
Pengabdian kepada masyratakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Anwari, Banyuwangi sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan protein hewani bagi para santri melalui budidaya ikan lele. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memenuhi asupan protein hewani pada pondok pesantren serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam aspek teknis budidaya meliputi manajemen pakan hingga pasca panen. Metode kegiatan meliputi lima tahap yaitu penjaringan aspirasi, pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi serta dilakukan pengukuran kualitas air serta pretest maupun posttest. Pelaksanaan kegiatan melibatkan 49 santri kelas IX bersama pengelola pondok pesantren. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan nilai berada dalam kisaran normal untuk budidaya ikan lele. Nilai pretest berkisar antara 86,64-94,74 meningkat menjadi 88,60-96,49 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis praktik dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Kegiatan ini berpotensi dilakukan di lembaga pendidikan berbasis pesantren lainnya untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan ketrampilan santri.
References
Andhikawati, A., Junianto, J., Permana, R., & Oktavia, Y. (2021). Review: Komposisi gizi ikan terhadap kesehatan tubuh manusia. Marinade, 4(02), 76–84. https://doi.org/10.31629/marinade.v4i02.3871
Darmawan, D., Alamsyah, T. ., & Rosmilawati, I. (2020). Participatory learning and action untuk menumbuhkan quality of life pada kelompok keluarga harapan di Kota Serang. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 4(2), 160–169. https://doi.org/10.15294/pls.v4i2.41400
Fendjalang, S. N. M., & Krisye, K. (2024). Pengenalan wadah dan sarana budidaya ikan konsumsi bagi siswa kelas IX SMP Sitanala Learning Center Ambon. MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 158–162. https://doi.org/10.58184/mestaka.v3i2.313
Mormina, M., & Pinder, S. (2018). A conceptual framework for training of trainers (ToT) interventions in global health. Globalization and Health, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12992-018-0420-3
Muchtar, F., Bahar, H., & Lestari, H. (2020). Pemanfaatan protein hewani melalui pengolahan nugget ikan tuna di Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Abdi Masyarakat, 2(1), 11–14. https://doi.org/10.58258/abdi.v2i1.1177
Nurjanah, R., Estiwidani, D., & Purnamaningrum, Y. E. (2013). Penyuluhan dan pengetahuan tentang pernikahan usia muda. Kesmas: National Public Health Journal, 8(2), 56. https://doi.org/10.21109/kesmas.v8i2.343
Nurmutia, P. adi, Ariawati Putri, P., & Dya Nuraini, F. (2023). Hubungan durasi tidur dengan status gizi pada santri pondok pesantren pertanian Darul Fallah Bogor. PROMOTOR, 6(2), 121–125. https://doi.org/10.32832/pro.v6i2.234
Primawestri, M., Sumardianto, & Kurniasih, R. A. (2023). Karakteristik stik ikan lele (Clarias gariepinus) dengan perbandingan rasio daging dan tulang. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan, 5(1), 1–23. https://doi.org/10.14710/jekk.v%25vi%25i.13201
Purnamasari, V. I., & Febry, F. (2023). Literatur review : Perbandingan asupan protein hewani dan protein nabati pada balita stunting di Indonesia. Malahayati Nursing Journal, 5(4), 1116–1129. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i4.9000
Rokhmah, F., Muniroh, L., & Nindya, T. S. (2017). Hubungan tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi siswi sma di pondok pesantren Al-Izzah Kota Batu. Media Gizi Indonesia, 11(1), 94. https://doi.org/10.20473/mgi.v11i1.94-100
Roy, D., Saha, P. K., Sarker, S., Parves, M. A., Zavyalov, A. P., & Latifa, G. A. (2025). Culture practice of Oreochromis niloticus through recirculating aquaculture system (RAS): a modern and growth-optimized approach of fish culture by maintaining water quality with proper fish stocking density in Bangladesh. Environmental Science and Pollution Research, 32(18), 11749–11766. https://doi.org/10.1007/s11356-025-36386-4
Selvia, S. I., Iemaaniah, Z. M., Sukma, L. H., Zakirah, A., Fikriyyah, N. N., Syehan, F. S., Triputri, B. S. A., & Fitri, N. (2024). Peningkatan partisipasi masyarakat melalui praktik participatory rural appraisal (PRA) dalam pengembangan agrowisata desa Kekait. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(1), 0602–0613. https://doi.org/10.31764/jpmb.v8i1.21811
Shadyeva, L., Romanova, E., Romanov, V., Spirina, E., Lyubomirova, V., Shlenkina, T., & Fatkudinova, Y. (2019). Forecast of the nutritional value of catfish (Clarias gariepinus) in the spawning period. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 403(1), 1–7. https://doi.org/10.1088/1755-1315/403/1/012218
Suciyono, Ulkhaq, M. F., Prayogo, Dermawan, R. R., Apriliani, D. P., Salmatin, N., Maulana, M. H., & Istanti, D. Y. (2020). Business opportunities for catfish aquaculture with biofloc technology in Purwoasri Village, Tegaldlimo, Banyuwangi. Jurnal Medik Veteriner, 3(1), 132–137. https://doi.org/10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.132-137
Tatangindatu, F., Kalesaran, O., & Rompas, R. (2013). Studi parameter fisika kimia air pada areal budidaya ikan di danau Tondano, Desa Paleloan, Kabupaten Minahasa. E-Journal Budidaya Perairan, 1(2), 8–19. https://doi.org/10.35800/bdp.1.2.2013.1911
Umar, A., Risdiyanto, I., Albarkah, A. M., Aziz, M., & Bagaskara, M. F. (2024). Improving skills through training in freshwater fish farming and crystal guava jam production (Bantarjaya Village, Bogor Regency, West Java). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 10(1), 23. https://doi.org/10.22146/jpkm.88148
Widodo, T., Santoso, A. B., Ishak, S. I., & Rumeon, R. (2023). Sistem Kendali proporsional kualitas air berupa Ph dan suhu pada budidaya ikan lele berbasis IoT. Jurnal Edukasi Dan Penelitian Informatika (JEPIN), 9(1), 59. https://doi.org/10.26418/jp.v9i1.59607
Yuliantini, E., Kamsiah, K., Maigoda, T. C., & Ahmad, A. (2022). Asupan makanan dengan kejadian stunting pada keluarga nelayan di Kota Bengkulu. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(1), 79. https://doi.org/10.30867/action.v7i1.579
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arif Habib Fasya, Hapsari Kenconojati, Darmawan Setia Budi, Suciyono, Maria Agustina Pardede, Dwi Retna Kumalaningrum, Prayogo, Farida Mauludia, Alin Asyabil, Muhammad Hilmy Maulana, Dewi Ambarwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
