Edukasi gizi dengan modul makanan sehat dan media emo demo untuk pencegahan stunting
DOI:
https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.23981Keywords:
stunting, edukasi gizi, emo-demo, posyanduAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam memahami pencegahan stunting melalui edukasi gizi pada balita. Pelatihan dilakukan menggunakan pendekatan pendampingan yang terdiri dari empat tahapan utama, yaitu: (1) penyampaian materi melalui ceramah interaktif; (2) diskusi dan tanya jawab mengenai gizi dan stunting; (3) simulasi praktik menggunakan modul makanan sehat dan metode Emotional Demonstration (Emo-Demo); serta (4) evaluasi menggunakan pretest, posttest, dan wawancara mendalam. Sebanyak 12 kader Posyandu terlibat dalam pelatihan ini, yang dilaksanakan di Posyandu Assyifa, Kota Palembang. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader, yang ditunjukkan melalui uji t dengan nilai rata-rata skor sebelum pelatihan sebesar 76,67 dan sesudah pelatihan sebesar 94,17 (p < 0,05). Temuan ini diperkuat dengan hasil wawancara mendalam yang menunjukkan peningkatan pemahaman kader terhadap konsep stunting, gizi seimbang, serta pentingnya PMT berbahan lokal. Pendekatan pendampingan terbukti efektif dalam membangun kapasitas kader untuk melakukan edukasi gizi secara lebih menarik dan aplikatif di lingkungan Posyandu. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan pelatihan kader melalui metode interaktif seperti Emo-Demo yang berbasis praktik langsung dan menyentuh aspek emosional peserta. Selain itu, diperlukan pelatihan lanjutan terkait pemantauan pertumbuhan dan pencatatan antropometri secara konsisten untuk mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.
References
Al Aziz, L. M., Zahroh, F. A., Sari, T. N., Affandi, E. K. R., Choirunnisa, I., & Ningtyias, F. W. (2025). Peningkatan literasi kader posyandu tentang stunting dan infeksi tuberculosis dengan metode emotional demonstration (Emo-Demo). Jurnal Medika: Medika, 4(2), 185–191. https://doi.org/10.31004/yn8tw125
Amalia, L., & Makkulawu, A. (2023). Pelatihan Kader Posyandu Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Desa Lonuo Kecamatan Tilongkabila. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(1), 1–5. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v2i1.18422
Dewi, C. N., & Tjenreng, M. B. Z. (2025). Pelayanan publik sebagai kunci penanganan stunting di Indonesia. YUME: Journal of Management, 8(2), 368–377. https://doi.org/10.37531/yum.v8i2.8524
Istianti, T., Hopiani, A., Halimah, L., & Arisandi AM, M. (2025). Pelatihan terintegrasi bagi kader PKK dan posyandu terkait pencegahan stunting pada anak di Kabupaten Bandung. Jurnal Mutiara Pendidikan, 5(1), 203–215. https://doi.org/10.29303/jmp.v5i1.8677
Jumiyati, N., Nugrahaeni, S. A., & Margawati, A. (2014). Pengaruh modul terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek kader dalam upaya pemberian ASI eksklusif. Gizi Indonesia, 37(1), 19–28. https://doi.org/10.36457/gizindo.v37i1.147
Khasanah, U., Trisnawati, S. N. I., Isma, A., Alanur, S. N., Maida, A. N., Nainiti, N. P. P. E., Amin, L. H., Aryawati, N. P. A., Murwati, Bangu, H., & Maulida, C. (2024). Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat: Teori dan Implementasi (S. N. I. Trisnawati (ed.)). Tahta Media Group.
Nadira, N. A., Widdefrita, W., Amos, J., Silaban, E. M. L., Yuzar, Y., & Adriyanti, S. L. (2023). Edukasi emo-demo pada kader posyandu dan ibu balita dalam pencegahan masalah gizi. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 158–164. https://doi.org/10.24036/abdi.v5i2.405
Nugraheni, N., & Malik, A. (2023). Peran kader posyandu dalam mencegah kasus stunting di Kelurahan Ngijo. Lifelong Education Journal, 3(1), 83–92. https://doi.org/10.59935/lej.v3i1.198
Nuradhiani, A., Sartika, R. S., & Koerniawati, R. D. (2025). Pelatihan emo-demo (emotional demontration) bagi kader posyandu sebagai upaya pencegahan stunting di 1000 hari pertama kehidupan. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 219–225.
Purnamasari, H., Shaluhiyah, Z., & Kusumawati, A. (2020). Pelatihan kader posyandu sebagai upaya pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas margadana dan puskesmas tegal selatan Kota Tegal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 432–439. https://doi.org/10.14710/jkm.v8i3.26580
Rahyanti, N. M. S., & Sriasih, N. K. (2022). Pengaruh pelatihan kader terhadap kesiapan kader dalam pencegahan stunting. Menara Medika, 5(1), 46–52. https://doi.org/10.31869/mm.v5i1.3492
SSGI. (2025). Prevalensi Stunting Indonesia Turun ke 19,8%.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Haerawati Idris, Anita Rahmiwati, Septi Purnamasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



_-_Copy1.jpg)
