Upaya pencegahan sarkopenia melalui edukasi dan pengukuran kekuatan otot pada lansia

Authors

  • Rizal Mustofa Politeknik Negeri Semarang
  • Hari Peni Julianti Universitas Diponegoro
  • Rifky Ismail Universitas Diponegoro
  • Baharudin Priwintoko Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.24034

Keywords:

screening sarkopenia, edukasi lansia, pencegahan sarkopenia

Abstract

Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot. Pengabdian ini bertujuan untuk mencegah sarkopenia melalui sosialisasi, edukasi, dan tindak lanjut pengukuran kekuatan otot pada masyarakat lansia di Kelurahan Randusari, Kota Semarang. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan skrining kekuatan otot menggunakan alat electromyography sebagai indikator dini risiko sarkopenia. Electromyography merupakan alat ukur kekuatan kontraksi otot yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi otot. Proses screening sarkopenia diawali dengan identifikasi gejala melalui kuesioner, dilanjutkan dengan pengukuran kekuatan otot menggunakan electromyography sebagai indikator utama. Jika kekuatan otot menunjukkan nilai di bawah ambang batas, maka dilakukan evaluasi performa fisik, seperti kecepatan berjalan, dilakukan untuk menentukan tingkat keparahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sarkopenia diklasifikasikan menjadi probable, confirmed, atau severe. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya pola makan bergizi dan aktivitas fisik rutin, serta terdeteksinya kelompok lansia dengan risiko penurunan fungsi otot yang kemudian diarahkan untuk tindak lanjut intervensi kesehatan. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran pencegahan sarkopenia dan penguatan kapasitas komunitas dalam menjaga kesehatan otot lansia. Rekomendasi pengembangan program ini adalah pelaksanaan monitoring berkelanjutan dan pelibatan lebih luas dari pemangku kepentingan setempat untuk meningkatkan efektivitas pencegahan sarkopenia di masa depan.

References

Cannataro, R., Carbone, L., Petro, J. L., Cione, E., Vargas, S., Angulo, H., Forero, D. A., Odriozola-Martínez, A., Kreider, R. B., & Bonilla, D. A. (2021). Sarcopenia: Etiology, nutritional approaches, and miRNAs. International Journal of Molecular Sciences, 22(18), 9724. https://doi.org/10.3390/ijms22189724

Chen, B., Chen, Y., Shin, S., Jie, C., Chang, Z., Ding, H., & Yang, H. (2023). Effect of a moderate-intensity comprehensive exercise program on body composition, muscle strength, and physical performance in elderly females with sarcopenia. Heliyon, 9(8), 1–8. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e18951

Cruz-Jentoft, A. J., Baeyens, J. P., Bauer, J. M., Boirie, Y., Cederholm, T., Landi, F., Martin, F. C., Michel, J.-P., Rolland, Y., Schneider, S. M., Topinková, E., Vandewoude, M., & Zamboni, M. (2010). Sarcopenia: European consensus on definition and diagnosis. Age and Ageing, 39(4), 412–423. https://doi.org/10.1093/ageing/afq034

Frisca, F, Santoso, A. H., Gunaidi, F. C., Destra, E., Hartono, V. A. B., Kusuma, K. F., & Herdiman, A. (2024). Kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka penapisan kadar protein dan profil lipid terhadap sarkopenia pada kelompok lanjut usia. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 62–69. https://doi.org/10.55606/jppmi.v3i4.1581

Lang, T., Streeper, T., Cawthon, P., Baldwin, K., Taaffe, D. R., & Harris, T. B. (2010). Sarcopenia: etiology, clinical consequences, intervention, and assessment. Osteoporosis International, 21(4), 543–559. https://doi.org/10.1007/s00198-009-1059-y

Lontoh, S. O., Santoso, A. H., Made, I., Jaya, S. P., Gunaidi, C., Kurniawan, J., & Nathaniel, F. (2024). Edukasi dan deteksi dini kekuatan otot sebagai prediktor kejadian sarkopenia pada kelompok lanjut usia. Jurnal Serina Abdimas, 2(3), 884–889. https://doi.org/10.24912/JSA.V2I3.32000

Mankhong, S., Kim, S., Moon, S., Kwak, H.-B., Park, D.-H., & Kang, J.-H. (2020). Experimental models of sarcopenia: Bridging molecular mechanism and therapeutic strategy. Cells, 9(6), 1385. https://doi.org/10.3390/cells9061385

Mustofa, R., Ismail, R., Setiyana, B., & Julianti, H. P. (2024). Measuring biofeedback responses of muscle contraction using online monitoring surface EMG on elderly women with sarcopenia. 2024 11th International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE), 169–174. https://doi.org/10.1109/ICITACEE62763.2024.10762805

Mustofa, R., Setiyana, B., Julianti, H. P., & Ismail, R. (2024). Comparison product of muscle contraction strength measuring device based on specifications and its uses. Wearable Technology, 4(1), 2384. https://doi.org/10.54517/wt.v4i1.2384

Nasution, L. S., Wikaningtyas, T. A., Wahyuni, T., Farsida, F., Muchlis, A., Farhan, F. S., Shabariah, R., Rayhana, R., Sugiarto, S., Sukma, F., Jamil, S. N., Nurfadhilah, N., & Safira, N. (2024). Skrining sarkopenia pada masyarakat lanjut usia di Desa Kudukeras, Cirebon, tahun 2023. Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan, 2(1), 25. https://doi.org/10.24853/jaras.2.1.25-32

Njoto, E. N. (2023). Sarkopenia pada lanjut usia: Patogenesis, diagnosis dan tata laksana. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 10(3). https://doi.org/10.7454/jpdi.v10i3.1444

Peterson, M. D., & Gordon, P. M. (2011). Resistance exercise for the aging adult: Clinical implications and prescription guidelines. The American Journal of Medicine, 124(3), 194–198. https://doi.org/10.1016/j.amjmed.2010.08.020

Rahayu, S. R., Putriningtyas, N. D., Candra, A. R. D., Azizan, A., Azmi, A., Mohamad Shaifuddin, S. N., Merzistya, A. N. A., Affandi, M. D., Muflikhah, Z., & Pranindita, S. K. (2025). Sarcopenia in Indonesian community-dwelling elderly: The prevalence and influencing factors within the primary care setting. Unnes Journal of Public Health, 14(1), 31–40. https://doi.org/10.15294/ujph.v14i1.16058

Sayer, A. A., Robinson, S. M., Patel, H. P., Shavlakadze, T., Cooper, C., & Grounds, M. D. (2013). New horizons in the pathogenesis, diagnosis and management of sarcopenia. Age and Ageing, 42(2), 145–150. https://doi.org/10.1093/ageing/afs191

Schoenfeld, B. J. (2010). The mechanisms of muscle hypertrophy and their application to resistance training. Journal of Strength and Conditioning Research, 24(10), 2857–2872. https://doi.org/10.1519/JSC.0b013e3181e840f3

Seo, M.-W., Jung, S.-W., Kim, S.-W., Lee, J.-M., Jung, H. C., & Song, J.-K. (2021). Effects of 16 weeks of resistance training on muscle quality and muscle growth factors in older adult women with sarcopenia: A randomized controlled trial. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(13), 6762. https://doi.org/10.3390/ijerph18136762

Setiati, S., Soejono, C. H., Harimurti, K., Dwimartutie, N., Aryana, I. G. P. S., Sunarti, S., Budiningsih, F., Mulyana, R., Dwipa, L., Sudarso, A., Rensa, R., Istanti, R., Azwar, M. K., & Marsigit, J. (2021). Frailty and its associated risk factors: First phase analysis of multicentre Indonesia longitudinal aging study. Frontiers in Medicine, 8. https://doi.org/10.3389/fmed.2021.658580

Sumandar, S., Ekaputri, M., & Ramadia, A. (2023). Sarcopenia: The prevalence and associated factors in community-dwelling elderly. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(2), 50–60. https://doi.org/10.30597/mkmi.v19i2.24455

Supinganto, A., Unsunnidhal, L., Zulkahfi, Z., Hasanah, I., Jannah, R., Aswati, A., Metri, N. K., & Mulyoto, R. R. (2025). Peningkatan keterampilan deteksi dini sarkopenia pada lansia di kelurahan pejanggik Kota Mataram. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(2), 834–839. https://doi.org/10.31764/JPMB.V9I2.29093

Taylor, D. (2014). Physical activity is medicine for older adults. Postgraduate Medical Journal, 90(1059), 26–32. https://doi.org/10.1136/postgradmedj-2012-131366

Downloads

Published

2025-08-14

How to Cite

Mustofa, R., Julianti, H. P., Ismail, R., & Priwintoko, B. (2025). Upaya pencegahan sarkopenia melalui edukasi dan pengukuran kekuatan otot pada lansia. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(3), 958–970. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.24034

Issue

Section

Articles