Program PELITA: Pemberdayaan komunitas seni dalam pelestarian budaya topeng dan pemanfaatan limbah kayu

Authors

  • Hadi Apriliawan Universitas Islam Malang
  • Wahyu Reno Joko Satriyo Universitas Islam Malang
  • Nethasa Monicha Universitas Islam Malang
  • Muhammad Hasyidan Alawi Universitas Islam Malang
  • Maulana Sifa Afriza Universitas Islam Malang
  • Mochammad Muchibbuddin Universitas Islam Malang
  • Marcella Aurelya Agitha Universitas Islam Malang
  • Evel Indo Ramadhonna Universitas Islam Malang
  • Nabila Risma Putri Universitas Islam Malang

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.24043

Keywords:

pelestarian budaya, limbah kayu, topeng tradisional

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan kekayaan sumber daya hutan tropis menghadapi tantangan serius berupa melimpahnya limbah kayu yang tidak terkelola dengan baik serta menurunnya eksistensi seni budaya tradisional seperti seni topeng dan tari daerah akibat arus globalisasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui Program PELITA (Pusat Pelestarian Budaya Topeng dan Pemanfaatan Limbah Kayu) yang dilaksanakan di Kecamatan Wagir, Kota Malang. Mitra kegiatan terdiri atas komunitas seni lokal dan warga sekitar yang selama ini belum memiliki keterampilan dalam pengolahan limbah maupun pelestarian budaya. Kegiatan meliputi pelatihan pembuatan topeng dari limbah kayu, pelatihan gerakan tari Gandrung, pelatihan pemasaran digital produk seni, serta penyelenggaraan pameran hasil karya. Metode pelaksanaan mencakup survei kebutuhan mitra, penyusunan modul edukatif, dan pendekatan partisipatif berbasis praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 30 peserta mampu memproduksi topeng dari limbah kayu, menguasai dua koreografi tari tradisional, dan mengelola akun media sosial untuk memasarkan karya. Evaluasi kuesioner menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pelestarian budaya dan lingkungan sebesar 70%. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor dan edukasi berbasis komunitas.

References

Fahmi, A., Nugroho, D. P., & Prasetyo, A. R. (2019). Manajemen Program Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 32–41. https://doi.org/10.22219/jpkm.v4i1.8821

Food and Agriculture Organization. (2020). Global Forest Resources Assessment 2020: Main report. FAO. https://doi.org/10.4060/ca9825en

Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The Circular Economy–A New Sustainability Paradigm?. Journal of Cleaner Production, 143, 757–768. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.12.048

Handayani, T., & Fitriani, E. (2020). Peran Kesenian Tradisional dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 66–79. https://doi.org/10.25077/jpm.5.1.66-79.2020

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/

Nugroho, R., & Haryanto, J. T. (2019). Globalisasi dan Eksistensi Seni Tradisional: Studi Kasus Seni Topeng Malangan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(1), 45–52. https://doi.org/10.23887/jish.v8i1.2019

Puspitasari, R., & Mahendra, A. (2022). Model Pemberdayaan Berbasis Learning by Doing dalam Pelestarian Kearifan Lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 6(2), 56–67. https://doi.org/10.36312/jisip.v6i2.1974

Sulistyani, A. (2018). Community-Based Development dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Administrasi Publik, 15(2), 112–124. https://doi.org/10.22146/jap.v15i2.28788

Suprayitno, T., & Wahyuni, S. (2020). Pemanfaatan Limbah Kayu Sebagai Produk Kreatif di Era Ekonomi Digital. Jurnal Desain Kreatif, 10(2), 123–130. https://doi.org/10.31294/jdk.v10i2.8421

Suyanto, T. (2022). Pendidikan Berbasis Budaya Lokal untuk Penguatan Karakter dan Identitas Bangsa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 21–30. https://doi.org/10.21831/jpk.v7i1.31453

UNESCO. (2017). Operational Directives for the Implementation of the Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. https://ich.unesco.org/en/directives

Widodo, T., & Rahmawati, A. (2020). Pemanfaatan Media Sosial dalam Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal Komunikasi dan Media, 2(2), 45–56. https://doi.org/10.26740/jkm.v2n2.p45-56

Yuliana, S., & Prasetyo, B. (2021). Revitalisasi Kesenian Tradisional dalam Meningkatkan Identitas Budaya Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(1), 33–40. https://doi.org/10.24843/jpmn.2021.v3.i01.p05

Downloads

Published

2025-08-11

How to Cite

Apriliawan, H., Satriyo, W. R. J., Monicha, N., Alawi, M. H., Afriza, M. S., Muchibbuddin, M., Agitha, M. A., Ramadhonna, E. I., & Putri, N. R. (2025). Program PELITA: Pemberdayaan komunitas seni dalam pelestarian budaya topeng dan pemanfaatan limbah kayu. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(3), 947–957. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.24043

Issue

Section

Articles