Optimalisasi kelebihan kas BUMDesma melalui investasi SDGs bond

Authors

  • Krist Setyo Yulianto Universitas Terbuka
  • Halim Dedy Perdana Universitas Terbuka
  • Ria Ekanindya Widyaningsih Universitas Terbuka
  • Pesi Suryani Universitas Terbuka
  • Vivi Oktari Universitas Terbuka
  • Hurian Kamela Universitas Terbuka
  • Muhammad Adam Sudaryanto Universitas Terbuka
  • Tanda Setiya Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
  • Taufik Raharjo Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
  • Oke Wibowo Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.25301

Keywords:

BUMDesma, dana idle, investasi, SDGs Bond

Abstract

Pengelolaan kelebihan kas BUMDesma masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi investasi, pemahaman risiko, dan kesiapan tata kelola kelembagaan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi pengelola BUMDesma UPK LKD Cikeusal mengenai SDGs Bond sebagai alternatif investasi berkelanjutan untuk mengoptimalkan dana idle desa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan sosialisasi daring melalui zoom untuk peningkatan literasi, workshop dan pendampingan teknis secara kolaboratif; dan evaluasi monitoring berbasis survei. Responden berjumlah 11 pengurus BUMDesma Cikeusal di Kabupaten Serang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pemahaman peserta dari kondisi awal yang belum mengenal SDGs Bond menjadi pemahaman yang lebih baik mengenai potensi ekonomi, manfaat sosial, risiko investasi, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan investasi. Temuan penting dari kegiatan ini adalah terbentuknya kesadaran bahwa kelebihan kas BUMDesma tidak hanya dapat dipahami sebagai dana simpanan pasif, tetapi juga sebagai aset kelembagaan yang perlu dikelola secara hati-hati, produktif, dan berkelanjutan. Kontribusi artikel ini terletak pada model pendampingan kolaboratif yang mengintegrasikan perguruan tinggi, pemerintah, lembaga keuangan, asosiasi BUMDesma, dan mitra desa dalam penguatan literasi investasi berkelanjutan yang berpotensi direplikasi pada konteks BUMDesma lain. Implikasinya, program ini menegaskan pentingnya tata kelola, analisis risiko, dan pendampingan berkelanjutan sebelum BUMDesma mengambil keputusan investasi kelembagaan secara akuntabel dan bertanggung jawab.

References

Adeoye-Olatunde, O. A., & Olenik, N. L. (2021). Research and scholarly methods: Semi‐structured interviews. JACCP: Journal of The American College of Clinical Pharmacy, 4(10), 1358–1367. https://doi.org/10.1002/jac5.1441

Agunggunanto, E. Y., Arianti, F., Kushartono, E. W., & Darwanto, D. (2016). Pengembangan desa mandiri melalui pengelolaan badan usaha milik desa (BUMDes). Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis, 13(1), 67–81. https://doi.org/10.34001/jdeb.v13i1.395

Brahmayanti, I. A. S., & Febrianto, G. N. (2024). The influence of financial literacy on financial resilience through financial planning (Study on BUMDes in East Java). Ekspektra, 8(1), 1–15. https://doi.org/10.25139/ekt.v8i1.7339

Cousins, J. B., & Whitmore, E. (2004). Framing participatory evaluation. New Directions for Evaluation, 1998(80), 5–23. https://doi.org/10.1002/ev.1114

Dimitrov, D. M., & Rumrill, P. D. (2003). Pretest-posttest designs and measurement of change. WORK: A Journal of Prevention, Assessment & Rehabilitation, 20(2), 159–165. https://doi.org/10.3233/WOR-2003-00285

Etikan, I. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11

Kania, I., Anggadwita, G., & Alamanda, D. T. (2021). A new approach to stimulate rural entrepreneurship through village-owned enterprises in Indonesia. Journal of Enterprising Communities People and Places in the Global Economy, 15(3), 432–450. https://doi.org/10.1108/JEC-07-2020-0137

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Thematic bonds and sukuk goverment securities framework, report, and allocation & impact of thematic bonds and sukuk. In kemenkeu.go.id. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Leask, C. F., Sandlund, M., Skelton, D. A., Altenburg, T. M., Cardon, G., Chinapaw, M. J. M., Bourdeaudhuij, I. De, Verloigne, M., Chastin, S. F. M., GrandStand, & Safe Step and Teenage Girls on the Move Research Groups. (2019). Framework, principles and recommendations for utilising participatory methodologies in the co-creation and evaluation of public health interventions. Research Involvement and Engagement, 5(1), 2. https://doi.org/10.1186/s40900-018-0136-9

Lopus, J. S., Amidjono, D. S., & Grimes, P. W. (2019). Improving financial literacy of the poor and vulnerable in Indonesia: An empirical analysis. International Review of Economics Education, 32. https://doi.org/10.1016/j.iree.2019.100168

Lusardi, A., & Mitchell, O. (2013). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.2139/ssrn.2243635

Meiriasari, V., Ratu, M. K., Emilda, & Nurkholis, K. M. (2024). Financial literacy training in the South Alai Village Community, Lembak District, South Sumatra. Abdimas Umtas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 1379–1383. https://doi.org/10.35568/abdimas.v7i3.4946

Senaya, G. (2024). Financial literacy and its role in promoting sustainable investment. World Journal of Advanced Research and Reviews, 24(1), 212–232. https://doi.org/10.30574/wjarr.2024.24.1.2986

Soetjipto, T., Hardiana, M. D., & Bootsman, A. (2021). Indonesia meluncurkan obligasi SDGs pertama di Asia Tenggara untuk membawa agenda 2030 kembali ke jalurnya. Indonesia.Un.Org.

Sofianto, A., & Risandewi, T. (2021). Mapping of potential village-owned enterprises (BUMDes) for rural economic recovery during the COVID-19 pandemic in Central Java, Indonesia. The 4th Geoplanning International Conference of Geomatics and Planning, 887. https://doi.org/10.1088/1755-1315/887/1/012022

Srirejeki, K. (2018). Empowering the role of village owned enterprises (BUMDes) for rural development: case of Indonesia. Journal of Accounting Management and Economics, 20(1). https://doi.org/10.32424/1.jame.2018.20.1.1018

Wendy, W. (2024). The nexus between financial literacy, risk perception and investment decisions: Evidence from Indonesian investors. Investment Management and Financial Innovations, 21(3), 135–147. https://doi.org/10.21511/imfi.21(3).2024.12

Wibisono, A. F., & Panuntun, B. (2020). Optimalisasi fungsi BUMDES melalui inovasi dan manajemen organisasi sebagai upaya meningkatkan kemandirian desa. JAMALI - Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.20885/jamali.vol2.iss1.art1

Yunita, A., Biermann, F., & Vijge, M. J. (2023). Making development legible to capital: The promise and limits of ‘innovative’ debt financing for the Sustainable Development Goals in Indonesia. Sage Journal, 6(4), 2271–2294. https://doi.org/10.1177/25148486231159301

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

Yulianto, K. S., Perdana, H. D., Widyaningsih, R. E., Suryani, P., Oktari, V., Kamela, H., Sudaryanto, M. A., Setiya, T., Raharjo, T., & Wibowo, O. (2026). Optimalisasi kelebihan kas BUMDesma melalui investasi SDGs bond. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(3), 728–739. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.25301

Issue

Section

Articles