Trauma healing integratif berbasis art, play, dan cinema therapy dalam penguatan kompetensi relawan

Authors

  • Wiwin Yuliani Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi
  • Dedi Junaedi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi
  • Sahliah Sahliah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.25329

Keywords:

trauma healing, relawan, pendampingan psikososial

Abstract

Keterbatasan kompetensi relawan dalam memberikan pendampingan psikososial kepada anak korban bencana menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan trauma healing di lapangan. Padahal, anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan penanganan psikologis secara tepat pascabencana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan relawan melalui pelatihan trauma healing berbasis art therapy, play therapy, dan cinema therapy. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan praktik pendampingan psikososial kepada 15 relawan. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman relawan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman relawan setelah mengikuti pelatihan, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari kategori kurang menjadi kategori baik. Hasil uji menunjukkan bahwa pelatihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi relawan dalam pendampingan anak korban bencana. Kebaruan kegiatan terletak pada integrasi terapi kreatif dalam pelatihan trauma healing yang tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada kesiapan relawan dalam memberikan pendampingan psikososial yang lebih adaptif dan aplikatif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan relawan berbasis pendekatan psikososial kreatif dalam penanganan anak terdampak bencana.

References

Ager, A., Stark, L., Akesson, B., & Boothby, N. (2010). Defining best practice in care and protection of children in crisis-affected settings: a Delphi study. Child Development, 81(4), 1271–1286. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2010.01467.x

Bratton, S. C., Ray, D., Rhine, T., & Jones, L. (2005). The efficacy of play therapy with children: A meta-analytic review of treatment outcomes. Professional Psychology: Research and Practice, 36(4), 376–390. https://doi.org/10.1037/0735-7028.36.4.376

Fayed, M. A. Al, Maarif, S., Syamsunasir, S., Widodo, P., & Kusuma, K. (2023). Trauma healing anak pasca bencana gempa bumi Cianjur 2022 dengan metode art therapy. NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(5), 12–43. https://doi.org/10.31604/jips.v10i5.2023.2190-2198

Fegert, J. M., Vitiello, B., Plener, P. L., & Clemens, V. (2020). Challenges and burden of the Coronavirus 2019 (COVID-19) pandemic for child and adolescent mental health: a narrative review to highlight clinical and research needs in the acute phase and the long return to normality. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 14, 20. https://doi.org/10.1186/s13034-020-00329-3

Field, A. P. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th edition.) (5th editio). SAGE.

Gulbe, E., Ozola, A., Vītola, B., Akmane, E., Pacek, J., & Mārtinsone, K. (2025). Exploring nature-based art therapy: A scoping review. Frontiers in Psychology, 16, 1–13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1522629

Hake, R. (1998). Interactive-engagement vs. traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 27. https://doi.org/10.1119/1.18809

Hawton, K., Saunders, K. E. A., & Connor, R. C. O. (2012). Self-harm and suicide in adolescents. Lancet (London, England), 379(9834), 2373–2382. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(12)60322-5

Karcı, A. T., & Özel, Y. (2024). The therapeutic power of creativity: The role of art therapy in the treatment of post-traumatic stress disorder. Journal of Health, Medicine and Nursing, 10(6), 11–22. https://doi.org/10.47604/jhmn.3123

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.) (P. Education. (ed.); 2nd ed.). Pearson Education.

Patil, M., Gaidhane, A., & Quazi, Z. (2025). Effectiveness of play therapy programme in promoting early child development (ECD) of under-5 Children visiting tertiary care hospital in rural settings : Study protocol of a randomized controlled trial. F1000Research, 13(28), 1–23. https://doi.org/10.12688/f1000research.142194.3

Patton, G. C., Sawyer, S. M., Santelli, J. S., Ross, D. A., Afi, R., Allen, N. B., Arora, M., Azzopardi, P., & Baldwin, W. (2016). Our future: a Lancet commission on adolescent health and wellbeing. The Lancet, 387(2), 2423–2478. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)00579-1

Pertiwiwati, E., Maulana, I., Zahra, F. A., & Yuliana, I. (2021). Play therapy as a method of trauma healing in ptsd children victims of flood disaster in West Martapura. Berkala Kedokteran, 17(2), 125–132. https://doi.org/10.20527/jbk.v17i2.11673

Saravanapperumal, K., & Ilamparithi, V. (2025). The impact of cinematherapy on the emotional and psychological wellbeing of school going children in Madurai. SJCC International Journal of Communication Research, 1(2), 9–25.

WHO. (2011). Psychological first aid: Guide for field workers (L. Snider (ed.); 3rd ed.). WHO Library Cataloguing-in-Publication Data Psychological.

Downloads

Published

2026-08-17

How to Cite

Yuliani, W., Junaedi, D., & Sahliah, S. (2026). Trauma healing integratif berbasis art, play, dan cinema therapy dalam penguatan kompetensi relawan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(3), 887–893. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.25329

Issue

Section

Articles