Penguatan life skill untuk meningkatkan kompetensi pebisnis pemula

Authors

  • Suriswo Suriswo Universitas Pancasakti Tegal
  • Hastin Budisiwi Universitas Pancasakti Tegal
  • Yovian Yustiko Prasetya Universitas Pancasakti Tegal

DOI:

https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.25718

Keywords:

life skill, pelatihan kewirausahaan, pebisnis pemula

Abstract

Kemampuan life skill yang masih rendah menjadi salah satu kendala utama bagi peserta didik calon pebisnis pemula, terutama pada aspek kepribadian, sosial, pengetahuan, komunikasi, dan manajemen waktu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pebisnis pemula melalui pelatihan pengembangan life skill bagi peserta didik di LPK Sekar Kota Tegal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu pemberian materi mengenai konsep life skill, pelatihan keterampilan personal yang meliputi pengelolaan emosi, pengambilan keputusan, dan perencanaan masa depan, pelatihan keterampilan sosial yang mencakup komunikasi, kolaborasi, dan membangun hubungan, serta pelatihan keterampilan manajerial yang meliputi manajemen waktu, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta didik bidang tata rias selama tiga hari dengan total durasi enam jam pembelajaran, menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest berdasarkan indikator life skill yang mencakup kemampuan pengambilan keputusan, pemanfaatan sumber daya, komunikasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab diri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman peserta meningkat dari 58,4 pada pretest menjadi 82,7 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 41,6%. Selain itu, seluruh peserta (100%) memberikan respons positif terhadap pelatihan dan menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan life skill dalam pengembangan usaha tata rias mereka. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan life skill efektif dalam meningkatkan kompetensi pebisnis pemula. Keberlanjutan program direkomendasikan melalui pendampingan secara berkelanjutan serta pengembangan modul pelatihan serupa untuk diterapkan pada mitra lainnya.

References

Forero, L. C., Heck, K. E., Weliver, P., Carlos, R. M., Nguyen, T. A., & Lane, A. (2009). Member record books are useful tools for evaluating 4-H club programs. California Agriculture, 63(4). https://escholarship.org/uc/item/7484197z

Jezierski, W., & Żmudzki, P. (2024). Feasting and elite legitimisation in Poland and Norway: Propaganda, political economy, and recognition in a comparative perspective, 1000–1300. Acta Poloniae Historica, 129, 103–142. https://doi.org/10.12775/APH.2024.129.04

Kornelius, H., Bernarto, I., Widjaja, A. W., & Purwanto, A. (2020). Competitive strategic maneuverability: The missing link between strategic planning and firm’s performance. International Journal of Advanced Science and Technology, 29(3), 7413–7422.

Kress, C. (2006). Twenty-first century learning after school: The case of 4-H. New Directions for Youth Development, 110(133), 133–140. https://doi.org/10.1002/yd.173

Maeliah, M. (2018). Learning participants based self reliant entrepreneurship: The life skill fashion model development. ARPN Journal of Engineering and Applied Sciences, 13(20), 8400–8408. https://doi.org/10.3923/jeasci.2018.8400.8408

Noviani, L., Wahida, A., & Umiatsih, S. T. (2022). Strategi implementasi proyek kewirausahaan di SMA Negeri 1 Sumberlawang. Jurnal Kewirausahaan Dan Bisnis, 27(1), 60–70. https://doi.org/10.20961/jkb.v27i1.58934

Nurdin, A. (2016). Pendidikan life skill dalam menumbuhkan kewirausahaan pada peserta didik pendidikan nonformal paket C. Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 109–118. https://ftk.uinbanten.ac.id/journals/index.php/tarbawi/article/view/67

Rahayu, N., Angkouw, A., Gunawan, S. N., Wijaya, L., Manishimwe, T., & Cheng, K. M. (2024). Investigating entrepreneurial motivation and intention among Indonesian youths: Integrated the theory of planned behavior. 2024 International Conference on Sustainable Islamic Business and Finance (SIBF), 1–6. https://doi.org/10.1109/SIBF63788.2024.10883874

Ratkos, J., & Knollenberg, L. (2015). College transition study shows 4-H helps youth prepare for and succeed in college. Journal of Extension Volume, 53(4). https://doi.org/10.34068/joe.53.04.24

Sammut-Bonnici, T. (2015). Strategic management. In C. L. Cooper, M. Vodosek, D. N. Hartog, & J. M. McNett (Eds.), Wiley Encyclopedia of Management (Vol. 6, pp. 1–4). https://doi.org/10.1002/9781118785317.weom060194

Susanto, A., Efendi, Y., Santoso, B., & Untoro, P. (2023). Development of vocational life skills learning model based on entrepreneurship in automotive engineering education students. AIP Conference Proceedings. https://doi.org/10.1063/5.0115587

Virasa, T., Sukavejworakit, K., & Promsiri, T. (2022). Heliyon Predicting entrepreneurial intention and economic development : A cross-national study of its policy implications for six ASEAN economies. Heliyon, 8(5), e09435. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e09435

Wardana, L. W., Narmaditya, B. S., Wibowo, A., & Fitriana. (2021). Drivers of entrepreneurial intention among economics students in Indonesia. Entrepreneurial Business and Economics Review, 9(1), 61–74. https://doi.org/10.15678/EBER.2021.090104

Yatimah, D., Sari;, E., & Kustandi, C. (2024). The entrepreneurship construct in non-formal education: need analysis of life skill learning model. AIP Conference Proceedings, 3116(1). https://doi.org/10.1063/5.0211602

Downloads

Published

2026-08-06

How to Cite

Suriswo, S., Budisiwi, H., & Prasetya, Y. Y. (2026). Penguatan life skill untuk meningkatkan kompetensi pebisnis pemula. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(3), 864–871. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i3.25718

Issue

Section

Articles