KUALITAS FISIK AMOFER RUMPUT KUME KERING (Sorghum plumosum Var. Timorense) DENGAN PENAMBAHAN LEVEL MIKROORGANISME LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v5i1.19795Keywords:
amofer, mikroorganisme lokal, rumput kume, kualitas fisikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan mikroorganisme lokal (MOL) asal cairan rumen, terhadap kualitas fisik amofer rumput kume kering. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Susunan perlakuan yaitu P0 = Rumput kume amoniasi + 5% tepung putak + 5% gula air; P1 = Rumput kume amoniasi + 5% tepung putak + 5% gula air + 40 ml MOL; P2 = Rumput kume amoniasi + 5% tepung putak + 5% gula air + 80 ml MOL; P3 = Rumput kume amoniasi + 5% tepung putak + 5% gula air + 120 ml MOL. Variabel yang diukur adalah kualitas fisik meliputi tekstur, warna, aroma, jamur, dan pH. Kualitas fisik diamati menggunakan petunjuk skor uji organoleptik dari 15 orang panelis. Data organoleptik dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis Test, pH diamati menggunakan pH meter dan datanya dianalisis menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap variabel warna, aroma, dan pH. Hasil uji jarak berganda Duncan menunjukkan perlakuan yang menggunakan mikroorganisme lokal nyata (P<0,05) lebih baik dibanding perlakuan kontrol, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tekstur dan jamur. Disimpulkan bahwa penambahan mikroorganisme lokal sebanyak 40 ml dalam produksi amofer rumput kume kering, memberikan pengaruh terbaik terhadap kualitas fisik amofer rumput kume kering.
References
Aprintasari, R., Sutrisno, C.I., Tampoeboelon, B.I.M. 2012. Uji total fungi dan organoleptik pada jerami padi dan jerami jagung yang difermentasi dengan isi rumen kerbau. Animal Agriculture Journal. 1(2) : 311-321.
Candrasari, D. P., Fitria, R., Hindratiningrum, N. 2019. Pengaruh perlakuan amoniasi fermentasi(amofer) terhadap kualitas fisik janggel jagung. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. 22(2):117-123.
Christi, R. F., Hakim, A,B., Inggriani, L., Budiman, A. 2014. Uji karakteristik kandungan VFA dan pH hasil fermentasi aerob (ensilase) batang pisang (Musa paradisiaca Val) dengan penambahan molases sebagai bahan aditif. Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan. 2 (1) : 1-6.
Da Silva, Y.C., da Silva, L.D., Santos, E.M., Oleivera, J.S., Ferazzo, A.F. 2017. Importance of the Fermentation to Produce High-Quality Silage. Fermentation Processes. Edited by Angela Faustino Jozala. Peer Reviewed Open Access Books. Intechopen Limited, 5 Princes Gate Court, London, SW7 2QJ. United Kingdom.
Djami, T. 2018. Pengaruh Penambahan Cairan Rumen Kambing dengan Level Berbeda Terhadap Komposisi Kimia Silase Jerami Jagung Muda. In Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana: Kupang.
Djuarnani, N., Kristian, B. S., Setiawan, 2005. Cara Tepat Membuat Kompos. Agromedia Pustaka: Jakarta.
Emma, W.M.S.M., Paga, A., Semang, A., Ghunu, S. 2020. Peningkatan Kandungan Nutrient Rumput Kume (Sorghum Plumosum Var. Timorense) Kering Yang Difermentasi Dengan Probiotik Starbio. Partner. No. 1. Hal. 98-106.
Fariani dan Akhadiarto. 2012. Pengaruh lama ensilase terhadap kualitas fraksi serat kasar silase limbah pucuk tebu (Saccharum officinarum) yang diinokulasi dengan bakteri asam laktat terseleksi. J. Tek. Ling Vol. 13 No. 1. Hal. 85 – 92.
Fitria, R., Candrasari, D.P. 2019. Kualitas fisik amoniasi fermentasi (AMOFER) janggel jagung dengan penambahan M21 dekomposer pada level yang berbeda. Program studi Peternakan: Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto.
Fitriani, G., Hindratiningrum, N. and Fitria, R. 2022. Kualitas Fisik dan pH Amofer Jerami Jagung Menggunakan M21 Dekomposer Pada Level Yang Berbeda. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan (Stap) IX, 547-554.
Harahap, A. E. 2014. Simulasi bakteri asam laktat yang diisolasi dari silase daun pelepah sawit pada saluran pencernaan ayam. Jurnal Peternakan.11 (2): 43-47.
Ilham, F., Sayuti, M., Ananda, T. dan E. Nugroho. 2018. Peningkatan kualitas jerami padi sebagai pakan sapi potong melalui amoniasi mengunakan urea di desa Timbuolo Tengah Provinsi Gorontalo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 24(2): 717-722.
Jasin, I. dan Sugiyono. 2014. Pengaruh penambahan tepung gaplek dan isolat bakteri asam laktat dari cairan rumen sapi PO terhadap kualitas silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Jurnal Peternakan Indonesia. 16(2):96-103.
Klopfenstein, T. 1987. Chemical treatment of crop residues. J. Anim. Sci. 6:841-848.
Kojo, R. M., Rustandi, T. dan Malalantang. 2015. Pengaruh Penambahan Dedak Padi dan Tepung Jagung Terhadap Kualitas Fisik Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum cv.Hawaii). Fakultas Peternakan. Universitas Sam Ratulangi. Manado.
Komar, A. 1984. Teknologi Pengolahan Jerami Padi Sebagai Makanan Ternak. Yayasan Dian Grahanita: Jakarta.
Kurniawan, D., Erwanto, dan Fathul, F. 2015. Pengaruh penambahan berbagai starter pada pembuatan silase terhadap kualitas fisik dan pH silase ransum berbasis limbah Pertanian. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu .Vol. 3(4): 191-195.
Lado, L. 2007. Evaluasi Kualitas Silase Rumput Sudan (Sorghum sudanense) Pada Penambahan Berbagai Macam Aditif Karbohidrat Mudah Larut. Tesis. Pascasarjana, Program Studi Ilmu Peternakan. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Laksono, J., Ibrahim, W. 2021. Fermentasi alang-alang sebagai pakan ternak kerbau rawa. Program Studi peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Musi Rawas.
Macaulay. A. 2004. Evaluating Silage Quality. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Marjuki, 2013. Peningkatan Kualitas Jerami Padi Melalui Perlakuan Urea Amoniasi. Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya Malang
Mirni, L., Ismudiono,S., Koesnoto, S., Chuniati,N., Hidayati, E., Vina, V.F. 2012. karakteristik pucuk tebu (Saccharum offcinarum Linn) dengan penambahan Lactobacillus plantarum. Agroveteriner 01 (01) : 5-10.
Nugroho, C. 2016. Pengaruh mengonsumsi buah nanas terhadap pH saliva pada santriwati usia 12-16 tahun pesantren perguruan sakahideng kabupaten Tasikmalaya. Jurnal ARSA. Tasikmalaya.
Prabowo, A., Susanti, A. dan Karman. J. 2013. Pengaruh penambahan bakteri asam laktat terhadap pH dan penampilan fisik silase jerami kacang tanah. Seminar Nasional Teknologi Peternakan Veteriner.
Putri, Silmi Aghnia. 2018. Pengaruh Fermentasi Onggok Menggunakan Aspergillus Niger Terhadap Kualitas Fisik, pH, Kandungan Bahan Kering Dan Bahan Organik. Thesis, Universitas Brawijaya.
Rahayu, I.D., Zalizar, L., Widianto, A. dan Yulianto M.I. 2017. Karakteristik dan Kualitas Silase Tebon Jagung (Zea mays) Menggunakan Berbahai Tingkat Penambahan Fermentor yang Mengandung Bakteri Lignochloritik. Procceding Seminar Nasional dan Gelar Produk., Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah. Malang. Hal.730-736.
Ramadhan, D. 2022. Pengaruh Pengolahan Amoniasi, Fermentasi Dan Amofer Menggunakan Aspergillus Niger Pada Klobot Jagung Terhadap Kualitas Fisik, Protein Kasar Dan Serat Kasar. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Reksohadiprodjo, S, 1988. Pakan Ternak Gembala. BPFE: Yogyakarta.
Riswandi, A. I. M., Ali, S., Sandia and Muhakka. 2014. Application of Ammoniation-Fermentation Technology Based on Palm Plantation Waste for Increasing Productivity of Pampangan Buffalo. 4th International Conference on Agriculture and Animal Science (CAAS 2013), APCBEE Procedia 8: 93 – 98.
Riswandi, Sandi, S. dan Sari, I. P. 2017. Amoniasi Fermentasi (Amofer) Serat Sawit dengan Penambahan Urea dan Effectie Microorganism-4 (EM-4) terhadap Kualitas Fisik, Derajat Keasaman (pH), Bahan Kering dan Bahan Organik. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2017, Palembang 19-20 Oktober 2017.
Santi, R.K., Fatmasari, D., Widyawati, S.D. dan Suprayogi. W.P.S. 2012. Kualitas dan nilai kecernaan in vitro silase batang pisang (Musa paradisiaca) dengan penambahan beberapa akselerator. Tropical Animal Husbandry. 1(1):15-23.
Sheikh, G.G., Ganai, A.M., Reshi, P.A., Bilal, S. and Mir, S. 2018. Improved paddy straw as ruminant feed: a review. JOJ Sciences. 1(1): 10-17.
Suningsih, N., Ibrahim, W., Lianrdris, O. dan Yulianti, R. 2019. Kualitas fisik dan nutrisi jerami padi fermentasi pada berbagai penambahan starter. Jurnal Sains Peternakan Indonesia: 191–200.
Tama, Y, R, K., Sandiah, N., Kurniawan, W. 2020. Efek level penggunaan urea terhadap kualitas fisik dan organoleptik jerami amoniasi. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Uleoh. 2 (1): 19-25.
Tomaszewska, M. W., Djajanegara, A., Mastika, IM., Gardiner, S. dan Wiradarya, T.R. 1993. Produksi Kambing dan Domba di Indonesia. Sebelas Maret University Press, Solo.
Utomo, R., Suwignyo, B. 2015. Produktivitas tanaman kaliandra (Calliandra calothyrsus) sebagai hijauan pakan pada umur pemotongan yang berbeda. Buletin Peternakan. 39(2): 103-108.
Widyastuti. Y. 2008. Fermentasi Silase dan Manfaat Probiotik Silase Bagi Ruminansia. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI : Bogor.
Yulianto, P dan Saparinto, C. 2011. Pembesaran Sapi Potong secara Intensif. Cetakan II. Penebar Swadaya: Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Maria Hartati, Edwin J.L. Lazarus, Emma D. Wie Lawa, Maritje A. Hilakore

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


_-_Copy1.jpg)