EFEK PENGGUNAAN MIKROORGANISME LOKAL DALAM PEMBUATAN AMOFER RUMPUT KUME (Sorghum plumosum var. Timorense) TERHADAP KOMPONEN SERAT
DOI:
https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v5i1.19832Keywords:
mikroorganisme lokal, amofer, rumput kume, komponen seratAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan mikroorganisme lokal (MOL) dalam pembuatan amofer rumput kume kering terhadap komponen serat (NDF, ADF, Selulosa, Hemiselulosa dan Lignin). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah penggunaan MOL pada rumput kume sejumlah 1 kg. Perlakuan dimaksud adalah, P0 = Rumput kume amoniasi 1 kg+ tepung putak 5% + gula 5%; P1 = P0+40 ml Mikroorganisme Lokal; P2 = P0+80 ml Mikroorganisme Lokal; P3 = P0+120 ml Mikroorganisme Lokal. Variabel yang diukur adalah NDF(Neutral Detergent Fiber), ADF(Acid Detergent Fiber), selulosa, hemiselulosa dan lignin. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis ANOVA menunjukan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai NDF, ADF, dan selulosa rumput kume amofer. Hasil uji jarak berganda Duncan menunjukan perlakuan menggunakan MOL nyata lebih baik nilai komponen seratnya dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Disimpulkan bahwa penggunaan level MOL pada pembuatan amofer rumput kume dapat menurunkan kandungan NDF, ADF, dan selulosa, dan perlakuan terbaik adalah penggunaan MOL120 ml pada 1 kilogram rumput kume.
References
Aman, L., Stefanus, S., dan Gerson, F. 2022. Pengaruh mikroorganisme lokal (MOL) cairan rumen sapi pada level inokulum yang berbeda terhadap nilai kandungan serat jerami padi terfermentasi. Jurnal of Animal Science. 7 (2): 19-22.
Amini, R. 1998. Pengaruh penggunaan jerami padi fermentasi terhadap performa tenak sapi peranakan ongole. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan. 1 (2): 40-47.
Anggriani, N., Neli D., dan Edwar S. 2022. Efek fermentasi limbah sayur dengan dosis MOL yang berbeda terhadap kandungan (NDF, ADF, hemiselulosa). Jurnal Inspirasi Peternakan. 2 (2): 277-285.
Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Arief, R. 2001. Pengaruh penggunaan jerami padi amoniasi terhadap daya cerna NDF, ADF dan ADL dalam ransum Domba ideal. Jurnal Agroland. 8 (2) : 208-215.
Chilton, S.N., Burton, J.P., and Reid, G. 2015. Inclusion of fermented foods in food guides around the world. Nutrients. 7: 390-404. doi: 10.3390/nu7010390.
Djajanegara, A. 1996. Tinjauan ulang mengenai evaluasi suplemen pada jerami padi. Pros. Seminar Pemanfaatan Limbah Pangan dan Limbah Pertanian untuk Makanan Ternak. LIPI, pp. 192-197.
Djami, T. 2018. Pengaruh penambahan cairan rumen kambing dengan level berbeda terhadap komposisi kimia silase jerami jagung muda. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana: Kupang.
Fardiaz, S. 1992. Mikrobiologi Pangan I. PT. Gramedia Pustaka Umum: Jakarta.
Ghunu, S., Semang, A., Paga, A., dan Emma, W.M.S.M. 2012. peningkatan kandungan nutrient rumput kume (Sorghum Plumosum var. Timorense) kering yang difermentasi dengan probiotik starbio. 20 (1): 98-106.
Hernawati, T., Lamid,M., Hermadi, H.A., dan Warsito, S.H. 2010. Bakteri selulotik untuk meningkatkan kualitas pakan komplit berbasis limbah pertanian. Veterinaria Medika. 3(3):5–8.
Haryanto, B. 2003. Jerami padi fermentasi sebagai ransum dasar ruminansia. Warta Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. 25(3): 1-2.
Hilakore MA, Suryahadi, Wiryawan IKG, dan Mangunwidjaja D. 2013. Peningkatan kadar protein putak melalui fermentasi oleh kapang Trichoderma reesei. J Vateriner. 14 (2): 250-245.
Komar, A. 1984. Teknologi Pengolahan Jerami Sebagai Pakan Ternak. Yayasan Dian Grahita Indonesia: Jakarta.
Lamid, M., Siti Chuzaemi., Tri Puspaningsih., dan Kusmartono. 2006. Inokulasi bakteri Xilanolitik asal rumen sebagai upaya peningkatan nilai nutrisi jerami padi. Jurnal Protein. 14(2): 122-128.
Marjuki. 2012. Peningkatan Kualitas Jerami Padi Melalui Perlakuan Urea Amoniasi. Artikel Ilmiah. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya: Malang.
Melisa, L., Harahap, A.E., dan Elfawati. 2022. Perbedaan level onggok dan lama fermentasi terhadap fraksi serat silase daun ubi kayu. Jurnal Peternakan Nusantara. 8 (1): 57-62.
Murni, R., Suparjo, A., dan Ginting, B. L. 2008. Teknologi Pemanfaatan Limbah untuk Pakan. Laboratorium Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi.
Pratama, J. 2014. Kandungan ADF, NDF dan hemiselulosa pucuk tebu (Saccharumofficinarum L) yang difermentasi dengan kalsium karbonat, urea dan molases. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makasar.
Setiawan, G., Tidi Dhalika., dan Mansyur. 2014. Pengaruh penambahan mikroba lokal (MOL) terhadap kadar neutral detergent fiber dan acid detergent fiber pada ransum lengkap terfermentasi. Students e-journals. 3 (2): 1-11.
Siregar, Magdalena., Maruba A., dan Atsida S. 2020. Kadar NDF, dan ADF limbah ampas tebu difermentasi dengan aras ragi isi rumen yang berbeda. Jurnal Ilmiah Peternakan. 1(1) : 1-7.
Sumarsih, S., Sutrisno, C.I., dan Pangestu, E. 2007. Kualitas nutrisi dan kecernaan daun eceng gondok amoniasi yang difermentasi dengan Trichoderma viride pada berbagai lama pemeraman secara In vitro. J. Indonesian Trop. Anim. Agric. 32(3): 257–261.
Suryana, I. K., Mastika, IM., dan Puger, A.W. 2019. Kecernaan in vitro dan produk fermentasi dari silase jerami padi. Jurnal Peternak Trop. 7: 647-660.
Tanuwidjaja, L. 1987. The Effect of mineral salt on protein enrichment of cassava-solid waste by solid subsrate fermentation. In:M. Soejono, A. Musofie, R. Utomo, N.K. Wardhani dan J. B.Schire (Editor). Proceeding Bioconvertion Project second Workshop on Crop Residues for Feed and Other Purposes, Grati. pp:301-306.
Tillman, A. D., Hartadi, H., Reksohadiprodjo, S., Prawirokusumo, S., dan Lebdosoekadjo, S. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Tomaszewska, Mastika, IM., Djajanegara, A., Gardiner, S., dan Wiradaya, T. P. 1993. Produksi Kambing dan Domba di Indonesia. Sebelas Maret University Press: Surakarta.
Woolford, M.K. 1984. The Silage Fermentation. Marcel Dekker Inc: New York.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dr, Ir. Emma Dyelim Wie Lawa, MP, Servina Nona Erna, Maritje Aleonor Hilakore

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


_-_Copy1.jpg)