PENGGUNAAN KARBOHIDRAT MUDAH LARUT DALAM PEMBUATAN SILASE ISI RUMEN SAPI TERHADAP BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN KECERNAAN IN VITRO

Authors

  • Samsiah Universitas Nusa Cendana
  • Maritje Aleonor Hilakore Universitas Nusa Cendana
  • Edwin J.L. Lazarus Universitas Nusa Cendana
  • Emma Dyelim Wie Lawa Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v5i2.20807

Keywords:

isi rumen sapi, karbohidrat mudah larut, kecernaan, silase

Abstract

Karbohidrat mudah larut merupakan aditif yang dapat digunakan dalam pembuatan silase. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan karbohidrat mudah larut dalam pembuatan silase isi rumen sapi terhadap kandungan bahan kering, bahan organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik secara in vitro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu  P1= Isi rumen sapi 100% + dedak padi 35% + gula lontar 5% + mikroorganisme lokal 40 ml; P2= Isi rumen sapi 100% + tepung bonggol pisang 35% + gula lontar 5% + mikroorganisme lokal 40 ml; P3= Isi rumen sapi 100% + pollard 35% + gula lontar 5% + mikroorganisme lokal 40 ml; P4= Isi rumen sapi 100% + tepung putak 35% + gula lontar 5% + mikroorganisme lokal 40 ml. Mikroorganisme lokal merupakan mikroorgansime yang diperoleh dari cairan rumen sapi Bali. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan bahan kering, kandungan bahan organik dan kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro. Disimpulkan bahwa penggunaan sumber karbohidrat mudah larut yang berbeda menyebabkan adanya perbedaan dalam kandungan bahan kering dan bahan organic silase isi rumen dan penggunaan pollard memberikan nilai kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro tertinggi.

References

Andayani, J. 2010. Evaluasi kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, protein kasar pengguna kulit buah jagung amoniasi dalam ransum ternak sapi. Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Peternakan. XIII (5): 252-259.

AOAC. 1990. Official Methods of Analisis. Association of Official Analytical Chemists. AOAC. Washington DC. USA.

Coblentz, W. 2003. Principles of Silage Making. University of Arkansas. Payetteville.

Despal, I.G.P., T. Toharmat, dan D.E. Amirroennas. 2017. Silase Pakan Sapi Perah. IPB Press, Bogor, Indonesia.

Djami, T.H., M.A. Hilakore, dan Jalaludin. 2018. Pengaruh penambahan Mikroorganisme Lokal (MOL) cairan rumen kambing dengan level yang berbeda terhadap komposisi kimia silase Jerami jagung muda. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Firsoni, J., Sulistyo., A. S. Tjakradiraja, dan Suharyono. 2008. Uji Fermentasi In Vitro terhadap Pengaruh Suplemen Pakan dalam Pakan Komplit. Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi BATAN. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Hal: 233- 240.

Anonymous, 2023. Form Data Hasil Analisis Proksimat Laboratorium Kimia Pakan. Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Gomes, K. A. dan A.A. Gomes. 1995. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian. Terjemahan dari Statistical Procedures for Agriculture Research. Penerjemah: Endang Sjamsuddin dan Justika S, Baharsjah, Jakarta: UI Press. 698 Halaman.

Ismail, R. 2011. Kecernaan In Vitro, http://rismanismail2.wordpress.com/ 2011/05/22/nilai-kecernaan-part-4/#more-310.

Isnandar. 2011. Silase Isi rumen sebagai pengganti hijauan jagung terhadap produksi susu sapi perah Peranakan Friesian Holstein. Disertasi. Program Pascasarjana. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Komar, A. 1984. Teknologi Pengolahan Jerami sebagai Makanan Ternak. Yayasan Dian Grahita. Jakarta.

Kuncoro, D.C., Muhtarudin, dan F. Fathul. 2015. Pengaruh penambahan berbagai starter pada silase ransum berbasis limbah pertanian terhadap protein kasar, bahan kering, bahan organik, dan kadar abu. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu (JIPT). 3 (4): 234-238.

Kurnianingtyas, I. B., P.R. Pandansari., I. Astuti., S.D. Widyawati., dan W.P.S. Suprayogi. 2012. Pengaruh Macam Akselerator Terhadap Kualitas Fisik, Kimiawi, dan Biologis Silase Rumput Kolonjono. Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Lazarus, E.J.L. 2017. Penggunaan Produk Urea Lepas Lambat Berbasis Isi Batang Pohon Gebang (Corypha utan Lamk.) Sebagai Komponen Pakan Konsentrat dan Pengaruhnya terhadap Metabolisme N Sapi Bali. Disertasi. Fakultas Peternakan, Program Doktor Ilmu Ternak, Universitas Brawijaya, Malang.

Nurjanah, I., Mashudi, dan H. Sudarwati. 2016. Produksi gas, degradasi bahan kering dan bahan organik secara in vitro silase pakan lengkap berbasis pucuk tebu (Saccharum officinarum) dan jenis leguminosa berbeda. 1-14.

Prawirokusumo, S. 1994. Ilmu Gizi Komparatif. BPFE, Jogjakarta.

Riswandi, M., dan M. Lehan. 2015. Evaluasi nilai kecernaan serat secara in vitro ransum ternak sapi bali yang disuplementasi dengan probiotik bioplus. Jurnal Peternakan Sriwijaya. 4(1): 35-46.

Santoso, B. B., T.J. Hariadi., H. Manik, dan H. Abubakar. 2009. Kualitas Rumput Unggul Tropika Hasil Ensilase dengan Aditif Bakteri Asam Laktat dari Ekstrak Rumput Terfermentasi. Media Peternakan. 32(2): 138 – 145.

Schneider, B. H., and W. P. Flatt. 1975. The evaluation of Feeds Through Digestibility Experiment. New York: The University of Georgia Press.

Simanihuruk, K., Junjungan, dan S.P. Ginting. 2008. Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Sebagai Pakan Basal Kambing Kacang Fase Pertumbuhan. Proseding Seminar Nasional Teknologi Perernakan dan Veteriner 2008. Hal 446-455.

Suprapto, H., F.M. Suhartati, dan T. Widiyastuti. 2013. Kecernaan Serat Kasar dan Lemak Kasar Complete Feed Limbah Jerami dengan Sumber Protein Berbeda pada Kambing Peranakan Etawa. Jurnal Ilmiah Peternakan. 1(3): 938-946.

Tilley, J. M. A. and R. A. Terry. 1963. A Two-Stage Technique for the In vitro Digestion of Forage Crops. Journal of British Grassland. 18: 104-111.

Utomo, R., M.L.Y. Umiyasih., U. Aryogi, dan Isnandat. 2007. Pemanfaatan isi rumah potong hewan sebagai pakan alternatif pengganti hijauan. Laporan Penelitian. Universitas Gajah Mada, Bekerjasama dengan Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, DEPTAN.

Utomo, R. 2013. Konservasi Hijauan Pakan dan Peningkatan Kualitas Bahan Pakan Berserat Tinggi. In Press.

Downloads

Published

2023-12-16

How to Cite

Samsiah, Hilakore, M. A., Lazarus, E. J., & Wie Lawa, E. D. (2023). PENGGUNAAN KARBOHIDRAT MUDAH LARUT DALAM PEMBUATAN SILASE ISI RUMEN SAPI TERHADAP BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN KECERNAAN IN VITRO. REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan, 5(2), 52–59. https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v5i2.20807