PENGARUH PENGGUNAAN SUMBER KARBOHIDRAT MUDAH LARUT YANG BERBEDA TERHADAP SIFAT FISIK SILASE ISI RUMEN SAPI
DOI:
https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v5i2.20815Keywords:
isi rumen Sapi, karbohidrat mudah larut, sifat fisik, silaseAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sifat fisik silase isi rumen sapi menggunakan sumber karbohidrat yang berbeda yaitu dedak padi, tepung bonggol pisang, pollard, dan tepung putak. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah (P1) 100% isi rumen + 35% dedak padi + 5% gula lontar + 40ml MOL, (P2) 100% isi rumen + 35% tepung bonggol pisang + 5% gula lontar + 40 ml MOL, (P3) 100% isi rumen + 35% pollard + 5% gula lontar + 40 ml MOL, dan (P4) 100% isi rumen + 35% putak + 5% gula lontar + 40 ml MOL. Variabel yang diukur meliputi berat jenis, kadar air, daya serap air dan daya larut air. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukan adanya pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar air, daya serap air dan daya larut air, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap berat jenis. Disimpulkan bahwa penggunaan sumber karbohidrat mudah larut yang berbeda menghasilkan kadar air, daya serap air dan daya larut air yang berbeda, tetapi berat jenis tidak menunjukkan perbedaan. Perlakuan terbaik sifat fisik silase isi rumen ditunjukkan pada penggunaan tepung bonggol pisang.
References
Anonymous. 2023. Form Data Hasil Analisis Proksimat Laboratorium Kimia Pakan. Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.
Association of Official Analytical Chemists (AOAC). 2007. Official Methods Of Analysis Of AOAC International. 18th Edition. AOAC International. Gaithersburg.
Bolsen, K., G. Ashbell, and Z. Weinberg. 1978. Silage fermentation and silage additives. Review. Asian-australasian Journal of Animal Sciences. 9 (5): 483-493.
Definiati N., R. Zurina, dan D. Aprianto. 2019. Pengaruh lama penyimpanan wafer pakan limbah sayuran terhadap kandungan fraksi serat (hemiselulosa, selulosa dan lignin). Jurnal Peternakan Sriwijaya. 8: 9-17.
Deswanto., I W. Suarna, dan N. N. Suryani. 2020. Sifat Fisik dan Kandungan Serat Kasar Silase Batang Pisang Disuplementasi Berbagai Level Hijauan Kembang Telang. Jurnal Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar. Bali.
Direktorat Pakan Ternak. 2009. Silase. Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan. Jakarta.
Djami, T. H., M. A. Hilakore., Jalaludin. 2018. Pengaruh Penambahan Mikroorganisme Lokal (MOL) Cairan Rumen Kambing dengan Level Yang Berbeda Terhadap Komposisi Kimia Silase Jerami Jagung Muda. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana, Kupang.
Feedipedia. 2012. "Rumen contents, cattle, fresh." Animal Feed Resources Information System- INRA, CIRAD, AFZ and FAO. Available from www.Feedipedia.
Gautama, P. 1998. Sifat fisik pakan lokal sumber energi, sumber mineral serta hijaun pada kadar air dan ukuran partikel yang berbeda [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Gomes, K. A. dan A.A. Gomes. 1995. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian. Terjemahan dari Statistical Procedures for Agriculture Research. Penerjemah: Endang Sjamsuddin dan Justika S, Baharsjah, Jakarta: UI Press. 698 Halaman.
Harahap, A. E., A. Ali., T. Adelina., D. A. Mucra, dan D. Ramadani. 2021. Sifat Fisik Wafer Berbahan Silase Limbah Sayur Kol dengan Jenis Kemasan dan Komposisi Konsentrat yang Berbeda. Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian dan Peternakan. UIN. Sultan Syarif Kasim. Riau.
Jennings, J. 1994. Principles of Silage Making. Agriculture and Natural Resources. Division Of Agriculture. Research & Extension. University of Arkansas, United States Department of Agriculture, and County Governments Cooperating.
Jonathan, 2007. Karakteristik Fisikokimia Tepung Bekatul Serta Optimasi Formula Dan Pendugaan Umur Simpan Minuman Campuran Susu Skim Dan Tepung Bekatul. (Skripsi). Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Khalil. 1999. Pengaruh kandungan air dan ukuran partikel terhadap sifat fisik pakan terhadap sifat fisik pakan lokal: kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan dan berat jenis. Media Peternakan. 22 (1):1-11.
Marjuki, dan R. D. Wahyuni. 2013. Kaji-tindak Pengolahan Isi Rumen Limbah Rumah Potong Sapi Sebagai Pakan Ternak Sumber Protein melalui Proses Fortifikasi dan Fermentasi. Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang.
McDonald P., A.R. Henderson, and S.J.E. Heron. 1991. The Biochemistry of Silage. Second Edition, Marlow: Chalcombe.
Nocek, J. E. 1998. In situ and other methods to estimate ruminal protein and energy digestibility. A Review J. Dairy Sci. 71:20-51.
Oladefahan, O. A. 2014 Evaluation of bovine rumen contents as feed for lambs. Trop. Anim.Health Prod.46 (6): 939-945.
Pioner Development Foundation. 1991. Silage Technology A. Trainers Manual. Pioner Development Foundation for Asia and Pacific Inc. 15-24.
Ramanzin, M., L. Bailoni, and Gi. Bittante. 1994. Solubility, water holding capacity, and specific gravity of different concentrates. J. Dairy Sci. 17:774-781.
Riswandi., A. Imsya., S. Sandi, dan A.S.S. Putra. 2017. Evaluasi kualitas fisik biskuit berbahan dasar rumput kumpai minyak dengan level legum rawa (Neptunia oleracea lour) yang berbeda. Jurnal Peternakan Sriwijaya. 6(1): 1-11.
Robertson, J. A. and M. A. Eastwood. 1981. An examination of factors that many affect the water-holding capacity of dietary fiber. Br. J.Nutr. 45;83.
Siregar, S. B. 2008. Penggemukan Sapi. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sudanyana, I W. 1998. Pengaruh kandungan air dan ukuran partikel terhadap perubahan sifat fisik pakan lokal sumber protein. Skripsi. Fakultas Peternakan. IPB.
Suhartati, F. M., W. Suryapratama dan S. Rahayu. 2004. Analisis sifat fisik rumput lokal. Animal Production. 6 (1): 37-42.
Syahrir, S., S. Rasjid., M. Z. Mide dan H. Harfiah. 2014. Perubahan terhadap kadar air, berat segar dan berat kering silase pakan lengkap berbahan dasar jerami padi dan biomassa murbei. Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak. 10(1): 19-24.
Trowell, H., D. Burkitt, and K. Heaton. 1985. Dietary Fiber, Fiber Depleted Food and Disease. Academic Press, London.
Utomo, R., M.L.Y. Umiyasih., U. Aryogi, dan Isnandat. 2007. Pemanfaatan isi rumah potong hewan sebagai pakan alternatif pengganti hijauan. Laporan Penelitian. Universitas Gajah Mada, Bekerjasama dengan Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, DEPTAN.
Utomo, R., C. T. Noviandi, A. Astuti., N. Umami., L.J. M. C. Kale-Lado., A. B. Pratama., N. A. Jamiil, dan N. Sugiyanto. 2016. Penggunaan Aditif pada Kualitas Silase HijauanSorghum vulgare. Dalam: Prosiding Simposium Nasional Penelitiandan Pengembangan Peternakan Tropik Tahun 2016 “Pengembangan Peternakan Berbasis Plasma Nutfah dan Kearifan Lokal Mendukung Agroekologi Berkelanjutan”.Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Yana, S., Zairiful., Y. Priabudiman, dan I. Panjaitan. 2018. Karakteristik Fisik Pakan Wafer berbasis Bungkil Inti Sawit. Program Studi Produksi Ternak. Jurusan Peternakan. Politeknik Negeri Lampung. Lampung.
Yatno. 2011. Fraksinasi dan sifat fisiko-kimia bungkil inti sawit. Agrinak. 1(1): 11-16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Edwin J.L. Lazarus, Jonatan Malo, Maritje Aleonor Hilakore, Emma Dyelim Wie Lawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


_-_Copy1.jpg)