Sistem Monitoring HVAC Berbasis IoT untuk Kontrol Suhu Heat Exchanger Pemancar Digital Menggunakan Mikrokontroller
DOI:
https://doi.org/10.33474/infotron.v4i2.23018Keywords:
Sistem Monitoring, HVAC, IoT, Heat Exchanger, MikrokontrollerAbstract
Dengan adanya migrasi dari siaran analog ke digital, infrastruktur TV digital di Indonesia terus berkembang untuk meningkatkan kualitas tayangan, namun menghadirkan tantangan dimana perangkat pemancar harus beroperasi 24 jam. Akibatnya, suhu perangkat dapat meningkat hingga mencapai kondisi overheat, dengan suhu tertinggi tercatat 52°C. Penelitian ini bertujuan untutk mengembangkan sistem monitoring suhu HVAC pada ruangan dan kontrol suhu heat exchanger pemancar digital berbasis IoT pada TVRI Jawa Timur, guna meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko kerusakan akibat panas berlebih. Dengan menggunakan metode Research and Development (R&D), sistem ini dirancang menggunakan sensor DHT22 dan mikrokontroler ESP32 yang digunakan untuk pendinginan serta antarmuka berbasis web untuk pemantauan suhu real-time perangkat. Pengujian sistem ini berhasil 100% dengan menunjukkan sebelum pendinginan, suhu pemancar mencapai 52°C dan suhu heat exchanger 48°C. Setelah uji coba sistem, ditemukan penurunan suhu dengan selisih mencapai 2°C hingga 19°C. Suhu terendah yang tercatat adalah 44°C untuk pemancar dan 33°C untuk heat exchanger. Suhu HVAC pada ruangan stabil pada kisaran 17-19°C. Sistem ini mendukung pengoperasian pemancar yang lebih stabil memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi risiko kerusakan perangkat akibat panas berlebih serta memudahkan teknisi dalam pemeliharaan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Moch Surya Ramadhoni Moch Surya Ramadhoni, Edi Prihartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


