PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG DENGAN TEPUNG SORGUM DALAM RANSUM TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIS DAGING AYAM KUB

Authors

  • Oktovianus Bilaut Universitas Nusa Cendana
  • Gemini E. M. Malelak Universitas Nusa Cendana
  • Jonas F. Theedens Universitas Nusa Cendana
  • N. G. A. Mulyantini Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v7i1.22285

Keywords:

Ayam KUB, daging, subtitusi, jagung, sorgum

Abstract

Sorgum mulai giat ditanam di Nusa Tenggara Timur dan harganya bersaing dengan harga jagung.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggantian tepung jagung dengan tepung sorgum dalam ransum terhadap pengaruh karakteristik sensoris daging ayam KUB. karakteristik sensoris terdiri (warna, aroma, rasa dan keempukan). Daging yang dipakai dalam penelitian ini yaitu daging diambil dari bagian dada. Metode  penelitian  ini menggunakan percobaan dengan rancangan  acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 5 ulangan. Setiap ulangan  terdiri dari 4 ekor ayam fase grower.  Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini adalah ransum 0% tepung sorgum (R0); kemudian perlakuan lainnya substitusi 10% sorgum(R1); 20% tepung sorgum (R2); 30% tepung sorgum (R3); 40%  tepung sorgum (R4). Data yang di peroleh dianalisis menggunana nilai modus dan uji non parametrik Kruskal-Wallis.  Rata-rata nilai modus untuk warna adalah 5 (cerah khas daging ayam), dengan nilai modus aroma 3 (agak amis), dengan nilai modus rasa 3 (agak gurih), dengan nilai modus keempukan 4 (empuk).  Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap rasa dan keempukan, tapi tidak  berpengaruh (P>0.05) terhadap warna dan aroma daging. Disimpulkan bahwa penggunaan tepung sorgum sebagai pengganti jagung 10-40%  menghasilkan daging yang berwarna cerah khas daging ayam (skor 5), dengan aroma agak amis (skor 3), rasa agak gurih (skor 3), dan  empuk (skor 4).  Namun penggunaan tepung sorgum sebagai pengganti tepung jagung menyebabkan penurunan skor rasa dan keempukan, tapi tidak merubah warna dan aroma daging.

References

Asmi, N. N. 2014. Pengaruh perbedaan bagian kulit dan pH larutan perendam jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap kuantitas dan kualitas kerupuk kulit kerbau. Skripsi Program Studi Teknologi Hasil Ternak Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Bratzler, LJ. 1971. Palabiliy Faktorand Evaluation In: The Science of Meat and Meat Products 2nd ed. Price JF. and Schweigert BS, Eds. Freeman WH and Company. San Fransisco.

Mangan, JL. 1988. Nutritional Effects of Tannins in Animal Feeds. Nutrition Research Reviews, 1: 209-231.

Marzo. 2002. Urdaneta, FE. Santidrian, S. Liver proteolytic activity in tannic acid-fed birds. Poultry Sci. 81:92-94.

NRC. 1994. Nutrien Requirements of Rabbits. Rev Ed. National Academy Press. Wasington DC.

Prayitno, AH. 2009. Miskiyah, F. Rachmawati AV, dan Baghaskoro, TM. Karakteristik sosis dengan fortifikasi β-caroten dari labu kuning (Cucurbita moschata). Buletin Peternakan Vol, 33(2), 111-118

Ramadhani, GA. Izzati. M, dan Parman, S. 2012. Analisis proximat, antioksidan dan kesukaan sereal makanan dari bahan dasar tepung jagung (Zea mays L.) dan tepung labu kuning (Cucurbita moschata Durch). ANATOMI dan FISIOLOGI, 20(2), 32-39.

Redondo, LM. Chacana, PA. Dominguez JE, and Miyakawa, MEF. 2014. Perspectives in the use of tannins as alternative to antimicrobial growth promoter factors in poultry. Frontier in Microbiology 5(118): 1-7. doi: 10.3389/fmicb.2014.00118

Rosyidah, AZ. Ismawati, R. 2016. Studi tentang tingkat kesukaan responden tehadap penganekaragaman lauk pauk dari daun kelor (Moringa oleivera). Jurnal Tata Boga, 5(1)

Rumambi, A. 2013. Karakteristik pertumbuhan sorgum dengan pemupukan urea berbeda sebagai sumber nitrogen. Jurnal Agrosistem, 10(1), 1–12.

Scott, ML. Neisheim MC, dan Young, RJ. 1982. Nutrition of Chiken. Published ML Scott and Associates: Ithaca. New York.

Smulikowska, SB. Pastuszewska, E. Switch, A. Ochtabinska, A. Mieczkowska, V. Nguyen C, and Buraczewska, L. 2001. Tannin content affects negatively nutritive value of pea for monogastrics. Anim, J. Feed. Sci. 10: 511-523.

Soeparno. 1998. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Steel, RGD, dan Torrie, JH. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 748.

Stone H, dan Joel, L. 2004. Sensory Evaluation Practices, Edisi Ketiga. Elsevier Academic Press, California, USA

Winarso, D. 2003. Perubahan karakteristik fisik akibat perbedaan umur, macam otot, waktu dan temperatur perebusan pada daging ayam kampung. J. Indon. Trop. Anim. Agric, 28(3), 119-132.

Downloads

Published

2025-12-08

How to Cite

Bilaut, O., Malelak, G. E. M., Theedens, J. F., & Mulyantini, N. G. A. (2025). PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG DENGAN TEPUNG SORGUM DALAM RANSUM TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIS DAGING AYAM KUB. REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan, 7(1), 40–49. https://doi.org/10.33474/rekasatwa.v7i1.22285