Pengembangan instrumen supervisi akademik dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi

Nunuk Hariyati, Karwanto Karwanto, Amrozi Khamidi, Ainur Rifqi

Abstract


Kebijakan Merdeka Belajar digulirkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai wujud transformasi pengelolaan pendidikan yang menempatkan well-being peserta didik sebagai orientasi utama dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran berdiferensiasi menjadi alternatif model pembelajaran yang mampu mewujudkan well-being bagi peserta didik. Sebagai seorang supervisor, Kepala Sekolah berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kegiatan supervisi akademik. Pengembangan instrumen supervisi akademik yang mengarah pada pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu upaya penting yang dapat mewujudkan well-being peserta didik sekaligus mendukung Kebijakan Merdeka Belajar. Analisis situasi di Kabupaten Nganjuk menghasilkan informasi: (1) pembelajaran berdiferensiasi belum diketahui secara detail oleh guru, (2) instrumen supervisi akademik dalam pembelajaran berdiferensiasi belum dikembangkan oleh kepala sekolah. Sehingga tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan instrumen supervisi dalam pembelajaran berdiferensiasi. Metode pelatihan yaitu melalui pendekatan ekspositori, pembimbingan, penugasan dan FGD (Focus Group Discussion) yang diikuti 54 Kepala Sekolah yang tergabung dalam MKKS.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata pro-test terhadap pre-test yaitu sebesar 20%. Selain itu penugasan terhadap kepala sekolah menjadi sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan menyusun instrumen supervisi akademik dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi

Keywords


pengembangan instrumen; supervisi akademik; pembelajaran berdiferensiasi

Full Text:

PDF | SIMILARITY CHECK

References


Ali, J. H. (2019). Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Guru Mata Pelajaran IPA Pada SDN Roja 1 Ende. Jurnal Dinamika Sains, 3(1), 50–56. https://e-journal.uniflor.ac.id/index.php/optika/article/view/114

Amin. (2009). Pembelajaran Berdiferensiasi: Alternatif Pendekatan Pembelajaran Bagi Anak Berbakat. Jurnal Edukasi, 1(1), 57–67.

Bisjoe, A. R. (2018). Menjaring Data dan Informasi Penelitian Melalui FGD ( Focus Group Discussion ): Belajar Dari Praktik Lapang. Info Teknis EBONI, 15(1), 17–28. https://doi.org/10.20886/buleboni.2018.v15.pp17-27

Day, C., Gu, Q., & Sammons, P. (2016). The Impact of Leadership on Student Oytcomes: How Succesful School Leaders Use Transformational and Instructional Strategies to Make a Difference. Educational Administration Quarterly, 1–38. https://doi.org/10.1177/0013161X15616863

Fraillon, J. (2004). Measuring student well-being in the context of Australian schooling: discussion paper. The Australian Council for Educational Research, December.

Glickman, C. D. (1985). Supervision of instruction: A developmental approach. Allyn & Bacon.

Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Gordon, J. M. R. (2013). The Basic Guide to Supervision and Instructional Leadership. Pearson Education Inc.

Gordon, S. (2019). Educational Supervision: Reflections on Its Past, Present, and Future. Journal of Educational Supervision, 2(2), 27–52. https://doi.org/https://doi.org/10.31045/jes.2.2.3

Hariyati, N. (2020). Metamorfosis Supervisi Pendidikan Di Masa Pandemi Covid-19. In Belajar dari Covid-19: Perspektif Sosiologi, Budaya, Hukum Kebijakan & Pendidikan (pp. 145–154). Yayasan Kita Menulis. https://kitamenulis.id/2020/07/05/belajar-dari-covid-19-perspektif-sosiologi-budaya-hukum-kebijakan-dan-pendidikan/

Hartanto, S., & Purwanto, S. (2019). Supervisi dan penilaian kinerja guru. Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Guru Dan Tenaga Kependidikan.

Hidayah, N., Pali, M., Ramli, M., & Hanurawan, F. (2016). Students’ Well-Being Assessment at School. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 5(1), 62–71. https://doi.org/10.12928/jehcp.v5i1.6257

Karyani, U., Prihartanti, N., Dinar, W., Lestari, R., Hertinjung, W. S., Prasetyaningrum, J., & Yuwono, Y. (2015). The dimensions of student well-being. Seminar Psikologi & Kemanusiaan. Psychology Forum UMM.

Kemdikbud RI. (2019). Supervisi dan Pengawasan Pendidikan.

Kemendikbud. (2021). Program Sekolah Penggerak. In Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Killen, R. (1998). Effective Teaching Strategies : Lesson from Reserch and practice (2th Eds). Social Science Press.

Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School Leadership and Management, 40(1), 5–22. https://doi.org/10.1080/13632434.2019.1596077

Marlina, M. (2019). Panduan Pelaksanaan Model Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Inklusif.

Muhammad, F., & Rosiana, D. (2019). Student Well-Being pada Siswa MTs X Cimahi.

Nelson, M. D., Tarabochia, D. W., & Koltz, R. L. (2015). PACES: A Model of Student Well-Being. Journal of School Counseling, 13(19).

Safriadi. (2017). Prosedur Pelaksanaan Strategi Pembelajaran. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 7(1), 47–65. https://doi.org/10.22373/jm.v7i1.1908

Sergiovanni. (1987). Educational Governance and Administration. Prentice Hall Inc.

Sergiovanni, T. J. (1982). Supervision of Teaching. Alexandria: Association for Supervision and Curriculum Development.

Siregar, N. Y., & Safitri, T. A. (2019). Pengaruh Pengungkapan Enterprise Risk Management, Intellectual Capital, Corporate Social Responsibility, dan Sustainability. Jurnal Bisnis Darmajaya, 5(2), 53–79. https://jurnal.darmajaya.ac.id/index.php/JurnalBisnis/article/view/1589

Soutter, A. K., O’Steen, B., & Gilmore, A. (2014). The student well-being model: A conceptual framework for the development of student well-being indicators. International Journal of Adolescence and Youth, 19(4), 496–520. https://doi.org/10.1080/02673843.2012.754362

Tomlinson, C. A. (2001). Differentiate Instruction IN Mixed-Ability Classrooms Differentiate Instruction. Association for Supervision and Curriculum Development




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jipemas.v5i1.13605

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Nunuk Hariyati, Karwanto Karwanto, Amrozi Khamidi, Ainur Rifqi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) is indexed by:

         

Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) also registered in ICI (Index Copernicus International) as N/I Journal

 

Creative Commons License
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) ISSN 2621-783X (online), ISSN 2654-282X (print) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.