KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS MENGGUNAKAN MODEL STAD BERBANTUAN ALAT PERAGA DI SMP ISLAM KARANGPLOSO

Ngganiyatur Rochmah, RR. Ettie Rukmigarsari, Siti Nurul Hasana

Abstract


Pembelajaran matematika merupakan proses interaksi atau komunikasi antara guru dan peserta didik serta lingkungan belajar agar peserta didik memperoleh kompetensi dalam bidang matematika. Kompetensi di bidang matematika yang harus dimiliki oleh peserta didik salah satunya adalah kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan komunikasi matematis, karena pada dasarnya kemampuan tersebut merupakan suatu kemampuan yang penting dan perlu dikuasai oleh peserta didik yang belajar matematika. Khususnya peserta didik sekolah menengah (SM). Metode yang digunanakan dalam penelitian ini adalah mix method research, (metode campuran) dengan jenis sequential explanatory. Desain penelitian kuantitatif menggunakan true experimental. Sedangkan desain penelitian kualitatif menggunakan deskriptif-kualitatif yang digunakan untuk melengkapi penelitian kuantitatif. Pada artikel ini dijelaskan bahwa perlakuan dengan model kooperatif tipe STAD dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat dalam hasil analisis data kuantitatif maupun kualitatif yang menunjukkan adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model kooperatif tipe STAD dengan peserta didik kelas kontrol yang diberi perlakuan dengan model konvensional.

 

Mathematical learning is a process of interaction or communication between teachers and students and the learning environment so that students gain competence in the field of mathematics. One of the competencies in the field of mathematics that must be possessed by students is mathematical problem solving skills and mathematical communication skills, because basically these abilities are an ability that is important and needs to be mastered by students who learn mathematics. Especially middle school students. The method used in this research is a mix method with sequential explanatory methods. Quantitative research design uses true experimental. While the qualitative research design uses descriptive-qualitative research that is used to complement quantitative research. In this article, it is explained that the treatment with the cooperative type STAD model can affect students' mathematical problem solving abilities and mathematical communication skills. This can be seen in the results of quantitative and qualitative data analysis which shows a difference in mathematical problem solving abilities and mathematical communication skills between experimental class students who were treated with the cooperative type STAD model and control class students who were treated with conventional models.


Keywords


model pembelajaran kooperatif tipe STAD, alat peraga, kemampuan pemecahan masalah matematis, kemampuan komunikasi matematis.

Full Text:

PDF

References


Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Depdiknas. (2006). Standarisasi Sekolah Dasar dan Menengah. Permendiknas No. 22.

Field, A. (2009). Discovering Statistics Using SPSS. California: SAGE Publications Inc.

Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2017). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa. Bandung: PT Refika Aditama.

Huda, M. (2013). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hudojo, H. (2005). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang.

Ismunamto. (2011). Ensiklopedia Matematika. Jakarta: PT Lentera Abadi.

Mahanani, G. (2016). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Aljabar Berbasis TIMSS Pada Siswa SMP Kelas VIII. Jurnal Pendidikan Matematika. ISSN, 2528-4630.

Mustangin. (2002). Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika. Malang: FKIP UNISMA.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suyono & Hariyanto. (2011). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Zulkarnain, I. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematika Siswa. Jurnal Formatif. ISSN, 5(1), 42-45.




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jpm.v5i2.3536

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) is Indexed by:

       

 

 


Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License