PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY BERDASARKAN TEORI BEBAN KOGNITIF

Isbadar Nursit

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika menggunakan metode Discovery berdasarkan teori beban kognitif. Menurut teori beban kognitif, beban kognitif peserta didik terdiri dari beban kognitif intrinsic, extraneous, dan beban kognitif germane. Dengan mengelola beban kognitif intrinsic, mengurangi beban kognitif extraneous, dan meningkatkan beban kognitif germane pada peserta didik, proses pengolahan informasi pada peserta didik dapat menjadi lebih efektif. Penelitian mengkaji tahapan-tahapan dalam metode discovery berdasarkan teori beban kognitif. Dari setiap tahapan tersebut diperlihatkan beban kognitif apa saja yang mucul dan efektifitasnya dalam pembelajran. Hasil penelitian adalah munculnya beban kognitifintrinsic, extraneous,dan germane peserta didik dalam pembelajaran matematika menggunakan metode didscovery, dan karakteristik beban kognitif yaitu intrinsic, extraneous, dan germane peserta didik dalam setiap tahapan metode discovery.

Keywords


Pembelajaran Matematika, Toeri Beban Kognitif, Metode Discovery

Full Text:

PDF

References


Artino, A.R., Jr. 2008. Cognitive Load Theory and the Role of Learnerexperience: An Abbreviated Review for Educational Practitioners. AACE Journal, 16(4), 425-439.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 2006. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Matematika SMP/ MTs. Jakarta: BSNP.

Chandra, F. H. 2009. Pengaruh Kadar Beban Kognitif dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Multimedia.Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Cooper, G. 1998. Research into Cognitive Load Theory and InstructionalDesign at UNSW, (http://www.arts.unsw.edu.au/education/CLT_NET_Aug_97.HTML.diakses 5 Agustus 2011).

Depdiknas. 2003. Pengembangan Kurikulum dan Model Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas

Depdiknas. 2013. Model Pembelajaran Penemuan(Discovery Learning). Jakarta: Depdiknas

Hudojo, H. 2005. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika.Malang: UM Press.

Bruner, J. 1960. The Process of Education. Cambridge, MA: Harvard University Press

Moreno, R. & Park, B. 2010. Cognitive Load Theory: Historical Development and Relation to Other Theories. New York: Cambridge University Press.

Mulyasa, E. 2005. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nana. 2013. Karakteristik Umum Perkembangan Peserta Didik. (http://nanashe08.blogspot.com/2013/10/karakteristik-umum-perkembangan-peserta.html diakses 10 Februari 2015).

Rohani, Ahmad. 2004. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Suryosubroto. 2002. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Sweller, J. 1994.Cognitive Load Theory, Learning Difficulty, and İnstructional Design. Learning and Instruction, 4, 293-312

Sweller, J., & Chandler, P. 1994. Why Some Material is Difficult to Learn?.Cognition and Instuction, 12(3), 185-233.

Sweller, J., 2010. Cognitive Load Theory: Recent Theoretical Advances. New York: Cambridge University Press.

Syah, Muhibbin. 2004. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung:Remaja Rosdakarya

Tahir, Suhaidah. 2006. Pemahaman Konsep Pecahan dalam tiga kelompok pelajar secara keratan lintang. Tesis. Universiti Teknologi Malaysia




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jpm.v1i1.403

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) is Indexed by:

    

 

 

 


Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License