Menekan angka putus sekolah dan pernikahan dini

Authors

  • Emy Sudarwati Universitas Brawijaya
  • Bayu Adi Kesuma Universitas Brawijaya
  • Ariani Universitas Brawijaya
  • Frida Unsiah Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i3.20501

Keywords:

putus sekolah, kenakalan remaja, pernikahan dini

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Semenpinggir dan Bakalan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Berdasarkan hasil kajian pendahuluan ditemukan empat permasalahan mendasar yaitu (1) rendahnya kesejahteraan ekonomi masyarakat, (2) tingginya angka putus sekolah, (3) kenakalan remaja, (4) pernikahan dini. Mengacu pada permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya melalui program sinergi bertajuk Program MMD (Mahasiswa Membangun Desa) yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengaplikasikan metode PAR (Participatory Action Research) mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut dengan fokus pada tiga bidang yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Angka putus sekolah, kenakalan remaja, dan pernikahan anak usia dini di Desa Semen Pinggir dan Desa Bakalan Kabupaten Bojonegoro. Manfaat dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sejalan dengan rencana strategis pengembangan kegiatan pengabdian masyarakat di UB tahun 2021-2025 pada poin unggulan no 6 yaitu pelayanan sosial dasar (pendidikan dan kesehatan) dan lead point no 1 (kemasyarakatan), pemberdayaan ekonomi) dan SDGs no 3 dan 4. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini terlihat dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan motivasi belajar, penurunan angka putus sekolah, penurunan angka kenakalan remaja dan pernikahan dini.

References

Adam, A. (2019). Dinamika Pernikahan Dini. Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender Dan Agama Volume, 13(1), 15–24. https://doi.org/10.46339/al-wardah.v13i1.155

Adedokun, O., Adeyemi, O., & Dauda, C. (2016). Child marriage and maternal health risks among young mothers in Gombi, Adamawa state, Nigeria: Implications for mortality, entitlements and freedoms. African Health Sciences, 16(4), 986–999. https://doi.org/10.4314/ahs.v16i4.15

Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, Kadir, N. A., Junaid, S., Nur, S., Parmitasari, R. D. A., Nurdiyanah, Wahid, M., & Wahyudi, J. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Suwendi, A. Basir, & J. Wahyudi (eds.)). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. https://pendispress.kemenag.go.id/index.php/ppress/catalog/book/19

Almasi, A., Mohammadi, M., Azizi, A., Berizi, Z., Shamsi, K., Shahbazi, A., & Mosavi, S. A. (2019). Assessing the knowledge, attitude and practice of the kermanshahi women towards reducing, recycling and reusing of municipal solid waste. Resources, Conservation and Recycling, 141, 329–338. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2018.10.017

Aminudin, & Nurwati. (2019). Pemanfaatah Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Guna Meningkatkan Kreatifitas Warga Sekitar. Stie Ahmad Dahlan Jakarta. Jurnal ABDIMAS BSI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 66–79. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i1.4515

Anwar, K., Yunus, M., & Alfin, R. (2023). Digital marketing solusi pemasaran di era digital untuk meningkatkan omset penjualan UMKM. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(2), 404–414. https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i2.19149

Anwas, O. M. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Di Era Global. Alfabeta.

Badan Pusat Statistik. (2016). Analisis data perkawinan usia anak di Indonesia. KKR Indonesia.

Bahriyah, F., Handayani, S., & Astuti, A. W. (2021). Pengalaman Pernikahan Dini Di Negara Berkembang: Scoping Review. Journal of Midwifery and Reproduction, 4(2), 94–105. https://doi.org/10.35747/jmr.v4i2.709

Bappenas. (2017). No Title. Bappenas.

BKKBN. (2012). Pernikahan dini pada beberapa provinsi di Indonesia: akar masalah dan peran kelembagaan di daerah. BKKBN Nasional.

BKKBN. (2014). Remaja Pelaku Seks Bebas Meningka. BKKBN Nasional.

Cahyaningtyas, D. K., Astuti, A. W., & Hani, U. (2020). Parents involvement and barriers of programme interventions to reduce adolescent pregnancy. Journal of Health Technology Assessment in Midwifery, 3(2), 73–86. https://doi.org/10.31101/jhtam.1312

Desiyanti, I. W. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan Terhadap Pernikahan Dini pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Unsrat, 5(2), 270–280. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jikmu/article/view/7443

Eriksen, M. K., Christiansen, J. D., Daugaard, A. E., & Astrup, T. F. (2019). Closing the loop for PET, PE and PP waste from households: Influence of material properties and product design for plastic recycling. Waste Management, 96(1), 75–85. https://doi.org/10.1016/j.wasman.2019.07.005

Eryanto, H., & Swaramarinda, D. R. (2013). Pengaruh Modal Budaya, Tingkat Pendidikan Orang Tua Dan Tingkat Pendapatan Orang Tua Terhadap Prestasi Akademik Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB), 1(1), 39–61. https://doi.org/10.21009/jpeb.001.1.3

Hadiono, A. F. (2018). Pernikahan Dini Dalam Perspektif Psikologi Komunikasi. Jurnal Darussalam; Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 9(2), 385–397. https://doi.org/10.30739/darussalam.v9i2.237

Hasibuan, R. (2016). Analisis dampak limbah/sampah rumah tangga terhadap lingkungan hidup. Jurnal Ilmiah Advokasi, 4(1), 42–52. https://doi.org/10.36987/jiad.v4i1.354

Ichrom, M., Rofiq, M. K., & Muafiq, M. S. (2023). Peningkatan literasi hukum perkawinan untuk mencegah perkawinan anak. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(2), 320–334. https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i2.19062

Kamal, S. M. M. (2012). Decline in child marriage and changes in its effect on reproductive outcomes in Bangladesh. Journal of Health, Population and Nutrition, 30(3), 317–330. https://doi.org/10.3329/jhpn.v30i3.12296

Kamil, M. (2012). Model Pendidikan dan Pelatihan (Konsep dan Aplikasi). Alfabeta.

Khaerani, S. N. (2019). Faktor Ekonomi Dalam Pernikahan Dini Pada Masyarakat Sasak Lombok. Qawwam, 13(1), 1–13. https://doi.org/10.20414/qawwam.v13i1.1619

Lickona, T. (2004). Character Matters: How to Help Our Children Develop Good Judgment, Integrity, and Other Essential Virtues. Amazon Online Book.

Maudina, L. Di. (2019). Dampak Pernikahan DIni bagi Perempuan. Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender2, 15(2), 89–95. https://doi.org/10.15408/harkat.v15i2.13465

Mirawati, B., Rahmawati, H., Urip, Aminullah, Sa’di, K., Hunaepi, & Juliawati, E. (2023). Pilah Dan Olah Sampah Organik Rumah Tangga Dengan Memodifikasi Menjadi Produk Multi Fungsi. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 5(1), 1–13. https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i1.1068

Mourtada, R., Schlecht, J., & Dejong, J. (2017). A qualitative study exploring child marriage practices among Syrian conflict-affected populations in Lebanon. Conflict and Health, 11(Suppl 1), 53–65. https://doi.org/10.1186/s13031-017-0131-z

Muda, R., Koleangan, R., & Kalangi, J. B. (2019). Pengaruh angka harapan hidup, tingkat pendidikan dan pengeluaran perkapita terhadap pertumbuhan ekonomi di sulawesi utara pada tahun 2003-2017. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 19(1), 44–55. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/view/22368

Musfiroh, M. R. (2014). Pernikahan Dini dan Upaya Perlindungan Anak di Indonesia. De Jure: Jurnal Hukum Dan Syar’iah, 8(2), 64–73. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v6i1.3192

Prawira, S. (2018). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pengangguran Terbuka Di Indonesia. Jurnal Ecogen, 1(1), 162–168. https://doi.org/10.24036/jmpe.v1i1.4735

Salim, M. H. (2013). Pendidikan agama dalam keluarga : revitalisasi peran keluarga dalam membangun generasi bangsa yang berkarakter (R. K. Ratri (ed.)). Arruzz Media.

Sarmo, S., Andilolo, I. R., Mulyadi, & Darwini, S. (2019). Manajemen Pengolahan Sampah di Dusun Perendekan Selatan Desa Giri Sasak. Prosiding PEPADU: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 93–96. https://jurnal.lppm.unram.ac.id/index.php/prosidingpepadu/article/view/16

Sarwono, S. W. (2007). Psikologi Remaja. PT Rajagrafindo Persada.

Setiardi, D., & Mubarok, H. (2017). Keluarga Sebagai Sumber Pendidikan Karakter Bagi Anak. Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 135–146. https://doi.org/10.34001/tarbawi.v14i2.619

Siregar, R. (2017). Sumber daya manusia dalam pembangunan nasional. Prosiding Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, 378–381. http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/30860

Siswati, E., & Hermawati, D. T. (2018). Analisis Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 18(2), 93–114. https://doi.org/10.30742/jisa1822018531

Subri, M. (2003). Ekonomi Sumber Daya Manusia. PT. Rajagafindo Persada.

Sutarti, T. (2018). Pendidikan Karakter Untuk Usia Remaja. CV. Aksara Media Pratama.

Tohani, E. (2020). Hubungan Dialektis Pendidikan dan Pembangunan. UNY Press.

Yanti, Hamidah, & Wiwita. (2018). Analisis Faktor Penyebab dan Dampak Pernikahan Dini di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. Jurnal Ibu Dan Anak, 6(2), 96–103. https://doi.org/10.36929/jia.v6i2.94

Downloads

Published

2023-12-14

How to Cite

Sudarwati, E., Kesuma, B. A., Ariani, & Unsiah, F. (2023). Menekan angka putus sekolah dan pernikahan dini. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(3), 678–689. https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i3.20501