Penguatan ketahanan pangan: Strategi integratif dalam paradoks darurat stunting di desa agraris pada masa post-pandemic

Authors

  • Armaidy Armawi Universitas Gadjah Mada
  • Syafiq Effendhy Universitas Gadjah Mada
  • Subejo Universitas Gadjah Mada
  • Kiki Apriliyanti Universitas Gadjah Mada
  • Shinta Dewi Novitasari Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i2.21590

Keywords:

ketahanan pangan, strategi integratif, stunting, post-pandemic

Abstract

Stunting menjadi salah satu permasalahan yang mendapatkan perhatian dari pemerintah. Kecamatan Ngluwar saat ini mengalami darurat stunting dengan ditemukannya 163 kasus. Sebuah paradoks di mana kawasan dengan banyak lahan pertanian menjadi kawasan dengan jumlah kasus tertinggi. Desa Pakunden sebagai desa terdampak pun mengalami permasalahan lain berupa pengurangan lahan pertanian akibat pembangunan Tol Bawen Magelang. Hal ini berdampak terhadap jumlah panen yang dihasilkan oleh desa. Sebuah tantangan di saat gizi dibutuhkan pada penanganan stunting. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji strategi integratif ketahanan pangan dalam penanganan stunting dengan memanfaatkan kearifan lokal yang dimiliki oleh Desa Pakunden, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer didapat dari wawancara dengan Kepala Desa Pakunden, kelompok tani, BUMDes dan Kader Pembangunan Masyarakat. Observasi dan studi dokumen dilaksanakan pula di kantor Desa Pakunden. Hasil dari penelitian ini adalah strategi integratif dalam pendampingan pemanfaatan potensi kearifan lokal Desa Pakunden sebagai desa agraris menjadi salah satu solusi di tengah permasalahan pengurangan lahan dan penurunan hasil panen. Hasil dari pemanfaatan pekarangan pun semakin mempermudah akses akan mankanan-makanan bergizi dan organik. Kebutuhan gizi anak maupun dewasa akan tercukupi. Sebuah strategi bukan hanya memperkuat desa namun juga memperkuat ketahanan pangan di keluarga.

References

Ariani, M., & Ashari, N. (2016). Arah, Kendala dan Pentingnya Diversifikasi Konsumsi Pangan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 21(2), 99. https://doi.org/10.21082/fae.v21n2.2003.99-112

Ariningsih, E., & Rachman, H. P. S. (2016). Strategi Peningkatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Rawan Pangan. Analisis Kebijakan Pertanian., 6(3), 239–255. https://doi.org/10.21082/akp.v6n3.2008.239-255

Athief, F. H. N., Rizki, D., Priyadika, B. S. W., & Aulia, S. L. (2023). Strategy of BMT Makmur Mandiri Sukoharjo in Maintaining Liquidity During the Pandemic. Jambura Science of Management, 5(1), 13–23. https://doi.org/10.37479/jsm.v5i1.15526

Boucot, A., & Poinar Jr., G. (2010). Stunting. Fossil Behavior Compendium, 5, 243–243. https://doi.org/10.1201/9781439810590-c34

BPS Kabupaten Magelang. (2020). Kecamatan Ngluwar Dalam Angka.

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang. (2022). Pembuatan Pupuk Organik dan Molase.

DPUPR Kabupaten Magelang. (2021). Peta Jalan Kabupaten Magelang.

Hadi, S. (2020). Pengurangan Risiko Pandemi Covid-19 Secara Partisipatif: Suatu Tinjauan Ketahanan Nasional terhadap Bencana. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 4(2), 177–190. https://doi.org/10.36574/jpp.v4i2.109

Hanani, N. (2012). Strategi Pencapaian Ketahanan Pangan Keluarga. E-Journal Ekonomi Pertanian, 1(1), 1–10.

Hanif, F., Athief, N., Rizki, D., & Ambarini, A. (2021). Islamic Micro Finance Institution Policy For Clients Affected By Covid-19. Proceeding of Jakarta Economic Sustainability International Conference Agenda, 162–178.

Ife, J. (1995). Community Development: Creating Community Alternatives, Vision, Analysis and Practice. Longman.

Kementerian PUPR RI. (2021). Aplikasi Kebutuhan Rumah.

Kurniawan, A. (2018). Mol Production (Local Microorganisms) With Organic Ingredients Utilization Around Produksi Mol (Mikroorganisme Lokal) Dengan Pemanfaatan. Jurnal Hexagro, 2(2), 36–44. https://doi.org/10.36423/hexagro.v2i2.130

Laksono, P., Maulana, R. A., & Khairunnisa, R. (2021). Strategi Penanganan Pandemi Covid-19 melalui Optimalisasi Teknologi Informasi di Kabupaten Garut. Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP Dan KP), 3(2), 60–67. https://doi.org/10.33701/jpkp.v3i1.2023

Maesaroh, & Widowati, N. (2021). Efektivitas Program Jogo Tonggo di Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari Kota Semarang. Dialogue: Jurnal Administrasi Publik, 3(2), 108–121. https://doi.org/10.14710/jekk.v%25vi%25i.13055

Marjiko, Marpaung, A. L., & Satria, I. (2020). Implementasi Pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Jurnal Pranata Hukum, 15(2), 199–211. https://doi.org/10.36448/pranatahukum.v15i2.230

Mugianto. (2022). Ketahanan Pangan Kelengkeng Kateki.

Oerbawati, E. B., Rusdjijati, R., Fatimah, Y. A., Raliby, O., Aji, A. S., Saepudin, D., Ardjono, D., Pandiangan, A., Arizal, & Setyowidodo, A. (2021). Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Menghadapi Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol Bawen-Yogyakarta dan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Jurnal Jendela Inovasi Daerah, 4(2), 48–65. https://doi.org/10.56354/jendelainovasi.v4i2.106

Oktalita, F., & Rizki, D. (2021). Analysis of MUI Fatwa Number 17 of 2020 Regarding Kaifiat Prayer Guidelines for Health Workers Who Wear Personal Protection Equipment (PPE) When Treating and Handling Covid-19 Patients. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 6(2), 247–270.

Pawar, M. (2020). The Global Impact of and Responses to the COVID-19 Pandemic. The International Journal of Community and Social Development, 2(2), 111–120. https://doi.org/10.1177/2516602620938542

Pemerintah Desa Pakunden. (2023). Profil Desa Pakunden.

PKK Desa Pakunden. (2021). Catatan Data dan Kegiatan Warga TP PKK Desa Pakunden.

Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 225–229. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.253

Rhofita, E. I. (2022). Optimalisasi Sumber Daya Pertanian Indonesia untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Energi Nasional. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(1), 82–100. https://doi.org/10.22146/jkn.71642

Saraswati, D., Gustaman, R. A., & Hoeriyah, Y. A. (2021). Hubungan Status Ketahanan Pangan Rumah Tangga Dan Pola Asuh Terhadap Kejadian Stunting Pada Baduta (Studi Pada Baduta Usia 6-24 Bulan Di Kelurahan Karanganyar Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya). Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada : Health Sciences Journal, 12(2), 226–237. https://doi.org/10.34305/jikbh.v12i2.344

Satgas Stunting Desa Pakunden. (2022). Kasus Stunting 2019-2022.

Simatupang, D. I. S. (2018). Peranan Kelompok Tani Dalam Mendukung Ketahan Pangan. Jurnal Ilmiah Skylandsea, 2(2), 64–67.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (23rd ed.). CV. Alfabeta.

Suharyanto, H. (2011). Ketahanan Pangan. Sosial Humaniora, 4(2), 186–194.

Sumodiningrat, G. (2011). Membangun Perekonomian Rakyat. Pustaka Pelajar.

Supriyati, N. (2015). Metode Penelitian Gabungan (Mixed Methods). BDK Surabaya, 1, 1–24.

Wardani, D. W. S. R., Wulandari, M., & Suharmanto, S. (2020). Hubungan Faktor Sosial Ekonomi dan Ketahanan Pangan terhadap Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Kesehatan, 11(2), 287–293. https://doi.org/10.26630/jk.v11i2.2230

WHO. (2022). Tracking SARS-CoV-2 variants.

Downloads

Published

2024-03-31

How to Cite

Armawi, A., Effendhy, S., Subejo, Apriliyanti, K., & Novitasari, S. D. (2024). Penguatan ketahanan pangan: Strategi integratif dalam paradoks darurat stunting di desa agraris pada masa post-pandemic. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(2), 283–304. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i2.21590