Optimalisasi pengembangan karakter melalui psikoedukasi pergaulan bebas pada remaja
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i1.22509Keywords:
kenakalan remaja, infeksi menular seksual (IMS), psikoedukasiAbstract
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Remaja yang mengalami krisis identitas sangat rentan masuk dalam pergaulan bebas. Di Kabupaten Indramayu, pernikahan dini anak di bawah umur tergolong tinggi. Hal ini dikarenakan banyaknya kasus remaja yang hamil di luar nikah. Pada tahun 2016, perkara dispensasi kawin ke PA Kabupaten Indramayu yang telah dikabulkan hakim sebanyak 173 perkara. Salah satu dampak dari pergaulan bebas yaitu infeksi menular seksual. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam bentuk psikoedukasi, yang bertemakan “Penguatan Pendidikan Karakter pada Siswa: Kenakalan Remaja dan Implikasinya” di MTs N 3 Indramayu. Tujuan dari psikoedukasi untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman peserta psikoedukasi terkait kenakalan remaja, pergaulan bebas, infeksi menular seksual (IMS). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan peserta setelah dilakukan psikoedukasi, yang terlihat dari peningkatan skor sebesar 30%. Tindak lanjut yang dapat dilakukan yaitu memberikan psikoedukasi pada guru dan orang tua siswa, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih komprehensif.
References
Achdiat, P. A., Rowawi, R., Fatmasari, D., & Johan, R. (2019). Tingkat Pengetahuan Penyakit Infeksi Menular Seksual Dan Komplikasinya Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Jatinangor. Dharmakarya, 8(1), 35–38. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i1.19534
Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., Kambau, R. A., Rahman, S. A., Sudirman, M., Jamilah, Kadir, N. A., Junaid, S., Nur, S., Parmitasari, R. D. A., Nurdiyanah, Wahid, M., & Wahyudi, J. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Suwendi, A. Basir, & J. Wahyudi (eds.)). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. https://pendispress.kemenag.go.id/index.php/ppress/catalog/book/19
Az’har, D. H., Muthmainah, N., Skripsiana, N. S., Heriyani, F., & Zaitun, N. (2022). Pengaruh Edukasi Tentang Penyakit Menular Seksual (PMS) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pelajar SMAN 3 Banjarmasin. Homeostasis, 5(3), 485–493. https://doi.org/10.20527/ht.v5i3.7720
Elvira, E., Hastono, S. P., & Misytah, S. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja. Citra Delima : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung, 3(1), 15–24. https://doi.org/10.33862/citradelima.v3i1.52
Erikson, E. H. (1994). Identitas dan siklus hidup manusia (A. Cremers (ed.)). Gramedia.
Mustar, M., Hasnidar, H., & Safitri, N. N. (2023). Efektifitas Video Sebagai Media Edukasi Kesehatan Terhadap Sikap Remaja Mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) ada Remaja. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 6(2), 179–189. https://doi.org/10.33096/woh.v6i2.808
Nuraeni, T. (2020). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Niatan Siswa Untuk Mencegah Perilaku Seks Bebas di SMK Negeri 1 Indramayu. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 3(1), 78–83. https://doi.org/10.56338/mppki.v3i2.1075
Qibtiyah, M. (2014). Faktor yang Mempengaruhi Perkawinan Muda Perempuan. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 3(1), 50–58. http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-biometrik289f6d5a6dfull.pdf
Robards, F., & Bennett, D. L. (2013). What is adolescence and who are adolescents? In M. Kang, S. R. Skinner, L. A. Sanci, & S. M. Sawyer (Eds.), Youth Health and Adolescent Medicine.
Saputro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–32. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i1.1362
Sirupa, T. A., Wantania, J. J. E., & Suparman, E. (2016). Pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi. E-CliniC, 4(2). https://doi.org/10.35790/ecl.4.2.2016.14370
Sobh, Z. M. (2020). Identity Among Adolescent Arab-Americans in Dearborn, Michigan: An Eriksonian Perspective.
Tsagem, S. Y. (2022). The Adolescence Stage. In Developmental Psychology: A Lifespan Approach. Brightways Publishers.
Wati, Y. S. (2017). Faktor Perilaku Seks Bebas pada Remaja. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan), 8(1), 79–90. https://doi.org/10.37859/jp.v8i01.534
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nafisah Itsna Hasni, Evi Supriatun, Hasim Asyari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






