Peningkatan pengembangan kognitif dan pembentukan karakter anak melalui permainan dan kegiatan berbasis local genius
DOI:
https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i1.22576Keywords:
digitalisasi, arsip dinamis, kearsipan desaAbstract
Program pengabdian masyarakat di SDN 1 Kucur bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif dan pembentukan karakter siswa melalui permainan tradisional berbasis kearifan lokal, seperti Congklak, Lompat Tali, dan Engklek. Permainan ini dipilih karena mengandung nilai edukatif yang mendukung perkembangan mental, fisik, dan sosial. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada siswa kelas 3, 4, dan 5, dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang melibatkan partisipasi aktif komunitas. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada siswa kelas 3 dan 4, khususnya pada aspek P4, P5, dan P10, yang mengindikasikan keberhasilan program dalam mengembangkan pemahaman terkait permainan tradisional dan karakter. Siswa kelas 5 menunjukkan peningkatan yang lebih stabil dengan perubahan kecil di hampir semua aspek. Namun, aspek P9, yang mengukur pemahaman manfaat permainan, masih rendah di semua kelas, baik sebelum maupun sesudah intervensi. Untuk memperbaiki hal ini, disarankan untuk menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek dan inquiry-based learning yang mendorong eksplorasi lebih dalam manfaat permainan tradisional. Refleksi kolaboratif setelah sesi permainan juga dapat membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam permainan.
References
Anggri, N., & Wathon, A. (2022). Penerapan Metode Bermain Melalui Permainan Ular Tangga dalam Mengembangkan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Sistem Informasi Manajemen, 5(1), 29–50. https://oj.lapamu.com/index.php/sim/article/view/132
Atmaja, T. S. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 171–179. https://doi.org/10.31571/jpkn.v8i1.7380
Dora, N., Susanti, E., & Wandini, R. R. (2021). Peran Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal dalam Membentuk Karakter Siswa di MIS Al-Afkary Batang Kuis. AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 121–132. https://doi.org/10.29240/jpd.v5i1.2692
Dwi, A. (2023). Pendekatan Pembelajaran Kolaboratif: Meningkatkan Keterlibatan dan Pemahaman Siswa. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan UMSU. https://fkip.umsu.ac.id/pendekatan-pembelajaran-kolaboratif-meningkatkan-keterlibatan-dan-pemahaman-siswa/
Febrianti, B. T., Ismail, M., Basariah, B., & Mustari, M. (2022). Penerapan Pembelajaran Inquiry Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Kelas VIII-D di SMPN 2 Mataram. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3c), 1791–1796. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i3c.837
Green, M., Moore, H., & O’Brien, J. (2006). When People Care Enough To Act ABCD in action (J. McKnight (ed.)). Inclusion Press.
Haryani, S., & Sari, V. M. (2021). Efektifitas Penggunaan Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun di Masa Pembelajaran Jarak Jauh. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 4365–4572. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1563
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. ACTA Publications.
Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From clients to citizens: Asset-based Community Development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 13(5), 474–486. https://doi.org/10.1080/0961452032000125857
Nolan, A., & Paatsch, L. (2018). Re)affirming identities: Implementing a play-based approach to learning in the early years of schooling. International Journal of Early Years Education, 26(1), 42–55. https://doi.org/10.1080/09669760.2017.1369397
Pertiwi, D. A., Fitroh, S. F., & Mayangsari, D. (2018). Pengaruh Permainan Tradisional Engklek Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(2), 86–100. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v5i2.4883
Prayitno, H. J., Rahmawati, F. N., Intani, K. I. N., & Pradana, F. G. (2022). Pembentukan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar melalui Permainan Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.46843/jmp.v1i1.261
Priatna, D. (2014). Meningkatkan Kapasitas Belajar Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Interaktif Kreatif dan Edukatif. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 90–97. https://doi.org/10.17509/cd.v5i2.10502
Rahiem, M. D. H. (2024). Early childhood education contingencies for sustaining learning during school closures: Lessons from preschool remote education home visits in Indonesia during the COVID-19 pandemic. Children and Youth Services Review, 166. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2024.107955
Santrock, J. W. (2013). Child development. McGraw-Hill Education.
Susanti, A., Darmansyah, A., & Aulia, N. (2022). Permainan Tradisional: Upaya Pewarisan Budaya dan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(1), 40–51. https://doi.org/10.37366/jpgsd.v3i01.1063
Wibowo, A., & Gunawan. (2015). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah : konsep, strategi, dan implementasi. Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Rispa Ngindana, Asti Amelia Novita, I Gede Eko Putra Sri Sentanu, Endry Putra, Muhammad Afkarul Hidayat, Ara Farhana Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.






